Hari Menanam Pohon Indonesia


https://i0.wp.com/www.dw.de/image/0,,2444302_4,00.jpg

Hari Menanam Pohon Indonesia jatuh pada setiap tanggal 28 November. Hari Menanam Pohon ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, bersamaan dengan penetapan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional.
Berikut adalah beberapa manfaat pohon:
1. Menghasilkan Oksigen dan Mengurangi Karbondioksida melalui fotosintesis. O2 diperlukan mahluk hidup untuk bernafas sementara CO2 adalah gas yang sangat beracun. Bila dalam jumlah yang berlebihan, akan menimbulkan efek rumah kaca. Berdasarkan penelitian, pohon menghasilkan O2 sebanyak 1/2 Kg/Hari/Pohon; dan setiap 1 hektar hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2.
2. Menahan Laju Air dan Erosi. Menurut penelitian, hutan mampu membuat lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah 60-80 persen. Dengan kemampuan ini, keberadaan pohon dapat meningkatkan cadangan air tanah. Selain dapat menahan laju air, akar pohon berfungsi erosi tanah. Tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai dan menyebabkan terjadinya endapan.
3. Menjaga Kesuburan Tanah. Air hujan yang langsung jatuh ke tanah dapat menyebabkan lapisan tanah bagian atas yang berhumus dan subur menjadi tergerus sehingga mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah. Bila permukaan tanah banyak ditanami pohon, saat hujan turun, butir-butir airnya tidak langsung menimpa permukaan tanah, tetapi ditahan oleh daun, ranting, dan batang pohon, sehingga mengurangi gaya gerus air terhadap tanah.
4. Lingkungan Menjadi Nyaman. Lingkungan yang rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan. Hal tersebut akibat proses evapotranspirasi pada tanaman dapat menyebabkan suhu di sekitarnya menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.
5. Mengurangi Zat Pencemar Udara. Kegiatan pabrik, pembakaran mesin dll menghasilkan banyak asap yang mengandung CO2, sulfur dioksida dan asam sulfat, yang apabila bercampur dengan air hujan akan menghasilkan hujan asam yang membahayakan kesehatan kulit serta menimbulkan korosi.
6. Tempat tinggal berbagai jenis satwa, tempat satwa mencari makan, tempat satwa bermain, dan tempat satwa berkembang biak.

Menanam pohon perlu diajarkan sejak dini melalui sekolah maupun di rumah. Kebiasaan menanam pohon merupakan salah satu perwujudan sikap cinta lingkungan. Menanam pohon dapat mencegah banjir, mencegah tanah longsor dan memperindah lingkungan serta meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan hasil penanaman baik berupa kayu maupun non kayu.

Mari selamatkan bumi dengan menanam pohon.

@diolah, dari berbagai sumber

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s