Sungguh sulit untuk menemukan karyawan teladan di Puskesmas Mojoagung. Mengapa? 80% Karyawan Puskesmas Mojoagung pada tahun 2011 TIDAK DISIPLIN

Bagaimana tidak,  mereka memang datang tidak selalu tepat pukul 7 pagi danpulang tidak selalu pukul 14 siang. Di antara mereka seringkali masih tenang di ruangannya sampai pukul 14.30 atau lebih.
”Mengapa belum pulang bu?”
”Bentar bu Lani, masih menyelesaikan catatan di buku register kurang sedikit”
”Mengapa tidak pulang mas?”
”Iya bu Lani, tanggung, kalau besok baru memasukkan stok obat kuatir ada yang kelupaan.”
”Kenapa tidak di titipkan yang dinas sore?” tanya saya pada petugas lainnya
”Lha ini pekerjaan saya kok dititipkan yang lain.”
Tidak jarang, setelah rapat program bersama dinas kesehatan di kota kami masih kembali ke puskesmas walau sudah pukul 12 lewat, karena ada tugas yang lebih baik diselesaikan hari itu daripada ditunda. Metode CLEAN DESK in one day.

PUSKESMAS MOJOAGUNG bersertifikat ISO 9001:2008

Suatu hari, kami sedang ada auditor ISO dari Surabaya melakukan surveylence audit yang ke sekian, tiba tiba muncul bidan saya yang baru 5 hari melahirkan secata cesar. Sungguh membuatku berlinang …..Demikain pula karyawan lain bersedia hadir ketika ada tamu atau tugas penting walau masih dalam rangka cuti (dokter, bidan, perawat, petugas rumah tangga atau lainnya).
Sama seperti saya kalau begitu. Bahkan ada yang sengaja mengambil cuti agar bisa menyelesaikan pembukuan di rumah dengan tenang.

Cerita yang lain, masih banyak karyawan yang pulang dengan membawa tugas sampai melibatkan suami, istri, anak, menantu, keponakan….. membantu menyelesaikan pekerjaan kantor. Ini adalah peran KBK (Keluarga Besar Karyawan) Puskesmas Mojoagung.
Dokter dan perawat serta bidan yang harus siap siaga 24 jam walau secara bergilir walau tidak harus hadir secara fisik. Petugas promkes (promosi kesehatan), petugas kesehatan lingkungan, petugas siaga bencana dan surveylence ….
” Hallo pak, bisa minta tolong ke lokasi memantau banjir malam ini?”
”Dimana buk”  …. Lalu saya memberikan lokasi tempat yang perlu ditinjau dengan perbekalan yang harus disiapkan…. dialog lewat tilpon itu sekitar jam 00.03. Sementara saya siap di rumah sewaktu diperlukan juga harus berangkat.

dr. Lani, persiapan Pameran Pelayanan Publik (tengah malam)

Suatu malam, tetangga mungkin sempat heran, ada mobil ambulans mampir ke rumah menjemput saya. Setelah itu kami menuju arena pameran penilaian pelayanan publik untuk kabupaten dan pekerjaan memasang display tentang puskesmas Mojoagung akhirnya selesai sekitar pukul 00.30. Hmmm……. esok pagi pukul tujuh sudah harus siap juga di tenda pamer tersebut karena ada wakil dari Kemenpan yang akan menilai, tentu saja bapak Bupati dan para pembesar lainnya.
Hasilnya cukup fantastis, membuat puskesmas lain sempat kecil hati dan ”menggugat” teman di dinkes, mengapa mereka tidak diberi arahan.

Pameran Pelayanan Publik

Tapi ini sungguh innovasi kami beserta karyawan……… Satu langkah ke depan bukan harus menunggu petunjuk atasan, sejauh ini tidak melanggar tata tertib dan aturan.

Maka, sungguh sulit menemukan karyawan teladan diantara puluhan karyawan teladan yang ada. Manajamen seperti ini adalah upaya membangun disiplin dan tanggung jawab TIDAK bernormakan aturan, tata tertib dan  hukuman tetapi menjaring hati nurani insan kesehatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab profesi.
Manajemen yang berdasarkan CFC = Concern, Focus and Commitment
Dengan demikian kinerja bukan lagi sesuatu yang dipaksakan tetapi sesuatu yang melekat dalam setiap detak jantung hati dan setiap langkah sehat insan puskesmas Mojoagung dalam bekerja , berinteraksi dan mengolah rejeki.

Akhirnya, berhasil juga mendapatkan kriteria untuk menjaring yang terbaik diantara terbaik lainnya dengan kriteria sebagai berikut :
1.    Ketanggapan terhadap kebutuhan organisasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
2.    Kecepatan dan ketepatan dalam melakukan tindakan
3.    Inovasi tanpa biaya tinggi
4.    Memuaskan baik untuk diri sendiri, rekan kerja dan pimpinan unit kerja
5.    Tidak melanggar aturan yang berlaku.

Akhir dari semua reflaksi akhir tahun dan untuk menjadi semangat di tahun 2012 kami sampaikan SELAMAT atas prestasi sebagai KARYAWAN TELADAN 2011 kepada :

1. Bpk. Samsul Maarif. AMd.Kep, dan

Bpk. Syamsul Ma'arif, AMd.Kep.

2. Bpk. Marimun.

Bpk. Marimun (persiapan Pameran Pelayanan Publik)

Mari kita terus berprestasi dalam doa dan karya dengan CFC = Concern, Focus and Commitment. Sukses……

Salam dari saya,

dr. Lani.

Upload by : Aziz

About these ads