TIM GADAR PUSKESMAS MOJOAGUNG (LAGI-LAGI) MENJADI NARASUMBER


Praktek Kegawatdaruratan
Praktek Kegawatdaruratan

Safe community adalah keadaan masyarakat sehat dan aman melalui peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan dan mitigasi maupun pelayanan respon cepat serta rehabilitasi yang dilakukan oleh masyarakat dari dan untuk masyarakat didukung pemerintah.

Salah satu fungsi yang sangat mendasar dari keberadaan puskesmas adalah memberikan pelayanan kesehatan bagi setiap penderita dari segala lapisan masyarakat, khususnya untuk Puskesmas daerah Specifik yang rawan bencana. Dalam keadaan sehari-hari, keadaan sehat dan aman seolah-olah merupakan keadaan biasa-biasa saja, namun bila terjadi kegawatdaruratan dan bencana yang merupakan peristiwa tragis kemanusiaan, barulah masyarakat tersentak dan cenderung tidak siap dalam mengatasi masalah secara optimal.

Bu Lani menjadi pemateri Gadar
Bu Lani menjadi pemateri Gadar

Untuk dapat mengoptimalisasikan bentuk pelayanan kesehatan di daerah specific, khususnya daerah yang rawan bencana, tentu puskesmas perlu membuat kerangka pelayanan secara specific dan lebih menyentuh pada tuntutan pelayanan yang diinginkan oleh pasien.

Seluruh potensi komunikasi, transportasi, pelayanan kesehatan dan non kesehatan, termasuk tenaga non medis – non paramedis yang ada di puskesmas akan bersinergi dalam upaya Safe Community.

Menyikapi pentingnya pengetahuan petugas puskesmas yang mendasar tentang bagaimana puskesmas daerah specific perlu mengembagkan dan mengoptimalisasikan pelayanan kegawatdaruratan agar dapat mencegah kematian, kecacatan dan mempercepat proses penyembuhan penderita, maka untuk itu perlu dilaksanakan Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas Wilayaah Specifik.

pak Zainul dan Bu Lani memperagakan materi kegawatdaruratan
pak Zainul dan Bu Lani memperagakan materi kegawatdaruratan

Diatas adalah latar belakang diadakannya Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas Wilayaah Specifik yang diadakan oleh DINKES Provinsi Jawa timur pada tanggal 18-19 Juni 2009 di Country Heritage Resort hotel Surabaya. Pada kesempatan kali ini Tim Gadar Puskesmas Mojoagung dipercaya untuk memberikan materi. Dihadapan perwakilan staf non medis – non paramedic puskesmas se Provinsi Jawa Timur, Tim Gadar Puskesmas Mojoagung menyampaikan materi antara lain adaah system kegawatdaruratan di Puskesmas, Penilaian Penderita Gawat Darurat, Kegawatdaruratan A-B-C, bebat bidai, transportasi dalam Gawat darurat, Penanggulangan Gawat darurat sehari-hari. Pada kesempatan ini tim Gadar Puskesmas Mojoagung diwakili oleh seperti biasanya bapak Zainul Arifin, Amd.Kep (Korlap tim Gadar), dr. Sriwulani S, Sp.rad, dr.Yeni Kusumawati, dan Ahmad Jayin.

Melalui Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas di Wilayah Specifik ini diharapkan petugas mampu mengatasi permasalahan kegawatdaruratan dan meningkatkan mutu pelayanan Safe community di Puskesmasnya.

Safe community adalah keadaan masyarakat sehat dan aman melalui peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan dan mitigasi maupun pelayanan respon cepat serta rehabilitasi yang dilakukan oleh masyarakat dari dan untuk masyarakat didukung pemerintah.

Salah satu fungsi yang sangat mendasar dari keberadaan puskesmas adalah memberikan pelayanan kesehatan bagi setiap penderita dari segala lapisan masyarakat, khususnya untuk Puskesmas daerah Specifik yang rawan bencana. Dalam keadaan sehari-hari, keadaan sehat dan aman seolah-olah merupakan keadaan biasa-biasa saja, namun bila terjadi kegawatdaruratan dan bencana yang merupakan peristiwa tragis kemanusiaan, barulah masyarakat tersentak dan cenderung tidak siap dalam mengatasi masalah secara optimal.

Untuk dapat mengoptimalisasikan bentuk pelayanan kesehatan di daerah specific, khususnya daerah yang rawan bencana, tentu puskesmas perlu membuat kerangka pelayanan secara specific dan lebih menyentuh pada tuntutan pelayanan yang diinginkan oleh pasien.

Seluruh potensi komunikasi, transportasi, pelayanan kesehatan dan non kesehatan, termasuk tenaga non medis – non paramedis yang ada di puskesmas akan bersinergi dalam upaya Safe Community.

Menyikapi pentingnya pengetahuan petugas puskesmas yang mendasar tentang bagaimana puskesmas daerah specific perlu mengembagkan dan mengoptimalisasikan pelayanan kegawatdaruratan agar dapat mencegah kematian, kecacatan dan mempercepat proses penyembuhan penderita, maka untuk itu perlu dilaksanakan Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas Wilayaah Specifik.

Diatas adalah latar belakang diadakannya Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas Wilayaah Specifik yang diadakan oleh DINKES Provinsi Jawa timur pada tanggal 18-19 Juni 2009 di Country Heritage Resort hotel Surabaya. Pada kesempatan kali ini Tim Gadar Puskesmas Mojoagung dipercaya untuk memberikan materi. Dihadapan perwakilan staf non medis – non paramedic puskesmas se Provinsi Jawa Timur, Tim Gadar Puskesmas Mojoagung menyampaikan materi antara lain adaah system kegawatdaruratan di Puskesmas, Penilaian Penderita Gawat Darurat, Kegawatdaruratan A-B-C, bebat bidai, transportasi dalam Gawat darurat, Penanggulangan Gawat darurat sehari-hari. Pada kesempatan ini tim Gadar Puskesmas Mojoagung diwakili oleh seperti biasanya bapak Zainul Arifin, Amd.Kep (Korlap tim Gadar), dr. Sriwulani S, Sp.rad, dr.Yeni Kusumawati, dan Ahmad Jayin.

Melalui Pertemuan Pelaksanaan Safe Community Bagi Puskesmas di Wilayah Specifik ini diharapkan petugas mampu mengatasi permasalahan kegawatdaruratan dan meningkatkan mutu pelayanan Safe community di Puskesmasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s