Sosialisasi Flu Babi di Kecamatan Mojoagung


dr. Lani, SpR, Ibu Camat Mojoagung dan Ibu-ibu PKK

Pada pertemuan PKK di Kantor Kecamatan Mojoagung, dr. Sriwulani Sp.R (Kepala Puskesmas Mojoagung) telah mengadakan sosialisasi mengenai Flu Babi atau nama kerennya Swine Flu. Acara sosialisasi dilakukan tanggal 19 Mei 2009 dihadapan sekitar 50 orang ibu-ibu PKK se-Kecamatan Mojoagung. Isu mengenai Flu babi memang telah merambah ke seluruh dunia hingga dari pihak Dinas Kesehatan Jombang telah mengistruksikan tentang sosialisasi pencegahan penyebaran Flu Babi ini kemasyarakat. Meskipun Indonesia belum berjatuhan korban sebanyak di Amerika dan Mexico, tetapi kewaspadaan untuk menjaga diri tetap diperlukan.

dr. Lani, SpR menjelaskan tentang flu babi
dr. Lani, SpR menjelaskan tentang flu babi

Sedikit informasi tentang Flu babi dari DEPKES :

30 Apr 2009 Flu Babi (Swine Flu) yang disebabkan virus H1N1, saat ini telah menelan 149 korban meninggal dunia di Meksiko dan menyerang 1.600 orang lainnya. Sedikitnya 40 kasus dilaporkan di Amerika Serikat, enam di Kanada, dua di Skotlandia dan satu kasus di Spanyol.

Walaupun belum ditemukan di Indonesia, Departemen Kesehatan telah melakukan antisipasi agar penyakit mematikan tersebut tidak masuk ke Indonesia. Langkah yang dilakukan adalah memasang 10 thermal scanner untuk mendetektsi suhu badan di terminal kedatangan bandara internasional dan sarana karantina di bandara. Mengaktifkan kembali sekitar 100 sentinel untuk surveillance terhadap penyakit serupa influenza atau Influenza Like Ilness (ILI) dan pneumonia baik dalam bentuk klinik maupun virologi, ujar Menkes.

Ibu-ibu PKK Mojoagung menyimak penjelasan flu babi
Ibu-ibu PKK Mojoagung menyimak penjelasan flu babi

Menkes menambahkan, Depkes juga menyiapkan obat-obatan untuk penanggulangan Flu Babi yang pada dasarnya adalah Oseltamivir/tamiflu di Puskesmas dan rumah sakit. Selain itu, Depkes juga menyiagakan 100 RS rujukan Flu Burung yang sudah ada untuk menangani kasus Flu Babi. Menyiapkan laboratorium untuk pemeriksaan virus H1N1 di berbagai Laboratorium Flu Burung yang sudah ada serta menyebarluaskan informasi ke masyarakat luas dan lintas sektor terkait, ujar Menkes. Sedangkan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat, pemerintah dan lintas sektor terkait, dalam menghadapi kemungkinan pandemi influenza telah melakukan dua kali simulasi. Simulasi Penanggulangan Pandemi Influenza pertama dilakukan tanggal 25-27 April 2008 dan yang kedua di Makassar tanggal 25-26 April 2009. Hal ini adalah merupakan upaya nyata persiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan KLB/PHEIC = Public Health Emergency International Concern seperti Flu Babi. Gejala flu babi mirip dengan flu burung, yaitu demam, batuk pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, napas cepat atau sesak napas, mungkin disertai mual, muntah dan diare. Cara penularannya melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita dengan masa inkubasinya 3 sampai 5 hari. Karena itu, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai flu babi dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu. Bagi masyarakat yang telah melakukan perjalanan ke negara terjangkit flu babi, disarankan memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan terdekat, imbuh Menkes. Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-52907416-9 dan 52921669, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.

sumber klik disini

Iklan

3 tanggapan untuk “Sosialisasi Flu Babi di Kecamatan Mojoagung

  1. Assalamualaikum Wr Wb
    Bagaimana kabarnya Ibu2 PKK Kec. Mojoagung, pasti SEHAT LUAR BIASA!!!, Amin.
    Oh iya bagaimana belajar internetnya bu. Camat dah lancar?
    Wassalamualaikum Wr Wb

  2. Terima kasih saya ucapkan kepada Puskesmas Mojoagung yang telah mensosialisasikan penyakit flu babi untuk Ibu-ibu PKK di wilayah Kecamatan Mojoagung, semoga saja penyakit flu babi tidak masuk ke Jombang khsususnya Kecamatan Mojoagung. Maju terus Puskesmas Mojoagung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s