WAKIL PUSKESMAS MOJOAGUNG MASUK NOMINATOR NAKES TELADAN KAB. JOMBANG


Posyandu biasanya terdiri dari 5 meja, apa jadinya bila Posyandu ini dikembangkan menjadi 8 meja ????

bu-endang-dengan-para-kader
bu-endang-dengan-para-kader

“Peran tenaga kesehatan dan para kader dalam memaksimalkan posyandu “model 8 meja” di posyandu Tapak Dara Desa mojotrisno Kecamatan Mojoagung

Kabupaten Jombang” adalah judul karya tulis yang dilontarkan oleh Endang Purwaningsih, Amd Keb waktu mengikuti seleksi NAKES (Tenaga Kesehatan) Teladan tingkat Kabupaten Jombang. Sebelumnya beliau lolos di10 orang nominator, kemudian setelah presentasi di hadapan Kadinkes dan tim dari Dinkes Jombang yang lain Endang Purwaningsih lolos masuk menjadi 3 orang nominator Nakes Teladan kategori Bidan untuk tingkat Kabupaten Jombang. Dalam minggu ini akan dilakukan peninjauan ke lokasi kerja oleh tim penilai dari Dinkes Jombang, rencananya yang akan dikunjungi adalah Puskesmas, Polindes, Masyarakat, Rumah tinggal bidan tersebut untuk melihat secara langsung peran aktif Nakes ini pada kenyataannya. Penilaian dari kunjungan inilah yang akan menentukan terpilihnya Nakes untuk mewakili Kabupaten Jombang diajang serupa di tingkat Provinsi Jawa Timur.

bu-endang-bu-muji-dan-kader-desa-ngemplak-selatan
bu-endang-bu-muji-dan-kader-desa-ngemplak-selatan

Bidan Endang ini mengambil tema diatas karena mengingat peningkatan peranan posyandu di masyarakat bukan hanya sekedar sebagai tempat timbang bayi. Kegiatan posyandu saat ini meliputi pelayanan kesehatan ( KIA, Gizi, Imunisasi, Diare, pelayanan kesehatan dasar lainnya), KB dan Konseling, pelayanan ketahanan keluarga (BKB, PADU / PAUD, KRR) , pelayanan pemberdayaan ekonomi ( simpan pinjam , penyuluhan dan pelatihan ketrampilan usaha, penyuluhan – penyuluhan lainnya). Karena pelayanan posyandu cukup banyak sehingga perlu ditambahkan nakes/kader beserta meja tambahan untuk memberikan pelayanan ini.

Desa Mojotrisno tempat kerja bidan Endang ini mempunyai 8 buah posyandu yang pada tahun 2008 telah menjadi Strata Mandiri semua. Saat ini posyandu model 8 meja ini sudah diterapkan sebagai percontohan di Posyandu Tapak Dara Dusun Sanan Selatan. Adapun masalah yang dihadapi dalam menjalankan posyandu dengan 8 meja ini adalah keterbatasan jumlah Nakes dan kader, karena saat ini di setiap dusun hanya memiliki 5 orang kader kesehatan.

Keberhasilan suatu Posyandu menunjukkan kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s