TIM GADAR PUSKESMAS MOJOAGUNG SIAGA MENGAMANKAN PASIEN PONARI


Hari Minggu, tanggal 8 Februari 2009.

Meskipun hari ini Ponari tidak buka praktek, pasien yang ingin mendapatkan pengobatan dari Ponari Si Dukun Cilik dari tetap saja membeludak. Antrian pasien tetap banyak sehingga tim Kesehatan dari berbagai Puskesmas di Kab. Jombang digilir untuk mengamankan lokasi pengobatan dukun cilik ini. Antrian sangat panjang dan lama sehingga banyak yang tidak kuat antri kemudian pingsan atau pusing mau pingsan. Tim Gadar Puskesmas Mojoagung sempat mengevakuasi 3 pasien dari antrian karena hendak pingsan.

Berikut foto-foto nya :

ANTRIAN PANJANG MENUJU RUMAH PONARI
ANTRIAN PANJANG MENUJU RUMAH PONARI
EVAKUASI PASIEN HENDAK PINGSAN
EVAKUASI PASIEN HENDAK PINGSAN
TIM PKM PETERONGAN SEDANG ISTIRAHAT
TIM PKM PETERONGAN SEDANG ISTIRAHAT
EVAKUASI PASIEN
EVAKUASI PASIEN
Iklan

7 tanggapan untuk “TIM GADAR PUSKESMAS MOJOAGUNG SIAGA MENGAMANKAN PASIEN PONARI

  1. mbAk, kalo si dewi bgm ? dapet pengamanan pisan nggak? denger 2 banyak kloning ponari di jombang.
    Bgm perkembangan pelayanan kesehata disana? laku apa kalah saing ama dukun cilik?

  2. To : Raharjo dan diana

    Adanya si Dewi dan Ponari itu tambah membuat terkenal Kab. Jombang. Meskipun sudah banyak tokoh besar yang terlahir disini misalnya Cak Nun, Gus Dur, dan lainnya , Dewi dan Ponari ini semakin membuat orang Jombang jadi terkenal. Percaya atau nggak sampai hari Senin kemaren (tgl 16 Feb 2009) Bupati Suyanto dan KaDINKES Suparyanto diundang talk show di TV One dengan berbicang bersama dengan Ibu MenKEs Siti Fadilah Supari mengenai kesehatan dan fenomena di Jombang ini. (Ada yang nonton ???).
    Pelayanan kesehatan di Jombang sudah baik, bahkan programnya ini beberapa puskesmas akan dikembangkan menjadi Rumah Sakit tipe D. Untuk puskesmas Mojoagung sendiri sudah pernah diulas oleh Majalah Tempo tentang pelayanannya yang baik (Baca : https://puskesmasmojoagung.wordpress.com/2008/12/30/puskesmas-mojoagung-masuk-berita-majalah-tempo-behind-the-scene-versi-puskesmas-mojoagung/
    begitu juga puskesmas yang lain di wilayah Jombang. Pengembangan rumah sakit umum juga sudah sangat baik sehingga RSUD Jombang memberikan pelayanan yang baik.
    YAng menjadi muncul fenomena ini karena kepercayaan masyarakat tentang hal yang “ajaib” itu masih ada, dan masyarakat maunya yang “instan” , misalnya sakit stroke tidak bisa jalan trus dengan pengobatan alternatif itu ada yang bisa langsung jalan padahal dengan pengobatan medis butuh biaya dan waktu yang lama.
    Dan kepercayaan terhadap hal-hal yang seperti itu bukan hanya dialami oleh orang Jombang tetapi banyak juga dari daerah lain, bahkan pasien Ponari ada yang dari luar negeri (Malaysia, Singapore)

  3. Waduh, gak nyangka kalau pengunjungnya membludak kayak gitue????

    Cukup gak tenaga kesehatan yang dikerahkan????

    Kalau masih gak cukup….biar saya dan mas jojok akan langsung turun tangan dan akan menuju ke TKP segera…. he…. 😀

  4. Salut buat Dinkes Jombang dan Puskesmas Mojoagung yang sangat responsif dan memberikan bantuan kepada para pengunjung. Beberapa waktu yang lalu saya diskusi dengan mahasiswa berkaitan dengan fenomena Ponari. Waktu itu topiknya mengenai akses, cakupan dan responsiveness sistem kesehatan. Ketika di sesi diskusi saya mengusulkan bahwa salah satu bukti bahwa sistem kesehatan responsif terhadap fenomena Ponari adalah mengirimkan tim P3K atau surveilans sindromik (http://bashaumein.wordpress.com/2009/02/24/antara-dokter-simkes-dan-ponari/#comment-21).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s