PELATIHAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DI PUSKESMAS MOJOAGUNG


Pemateri Pelatihan Kepribadian
Pemateri Pelatihan Kepribadian

Seluruh staf dan Karyawan di Puskesmas Mojoagung mendapat pelatihan Pengembangan Kepribadian. Acara yang diadakan di Ruang pertemuan lt.2 Puskesmas ini sangat menarik sehingga semua antusias untuk mengikuti. Apalagi pada pelatihan ini diajarkan juga mengenai Attitude misalnya cara duduk, cara berdiri sekaligus dengan peragaan.

Yang paling heboh saat bapak Muji Wahyanto (staf bagian PKM) menjadi peraga sesi wiraga, beliau menjadi peraga sikap untuk Laki-laki. Sementara peraga yang lain adalah ibu Mas’adah (perawat gigi) mewakili sikap untuk wanita yang berbadan subur dan mbak Rina (perawat) mewakili sikap untuk wanita yang berbadan langsing.

Model dari Puskesmas Mojoagung
Model dari Puskesmas Mojoagung

Sesi Pertama diisi dengan Materi Pengembangan Kepribadian oleh Wahyuni Pancaratna, S.Psi dilanjutkan sesi Kedua dengan Wiraga dan diakhiri sesi ketiga dengan praktek merias wajah untuk bekerja.

Berikut ini adalah beberapa materi yang kita dapatkan dari Pelatihan P

LAPORAN HASIL KEGIATAN

PELATIHAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

SENIN, 16 PEBRUARI 2009

OLEH PT TRITUNGGAL SINAR JAYA

Perawat pun bisa bergaya

Tempat : R.Pertemuan Puskesmas Mojoagung Lt.2

Waktu : 12.00 – 15.00 WIB

Peserta : Seluruh staf dan Karyawan Puskesmas Mojoagung

MATERI 1 :

PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN,

OLEH WAHYUNI PANCARATNA, SPsi

Terdapat dua karakter/watak :

  1. Agresif, yaitu: marah, cerewet, ngeyel

Cara mengatasinya dengan cara nonverbal (tidak banyak kata-kata, bahasa tubuh tenang, senyum)

  1. Melankolis, yaitu: manja, cengeng, mengeluh

Cara mengatasinya dengan diberikan perhatian dan sentuhan.

Karakteristik “Sifat” :

  • merupakan bawaan,
  • tidak bisa hilang
  • bisa ditekan
  • dipengaruhi ego

Karakteristik “Karakter”:

  • Merupakan watak
  • Bisa dirubah
  • Dipengaruhi lingkungan/ kondisi saat itu

Agar Inner Beauty keluar, selalu mengucapkan :

  • Sabar
  • Senyum, 2 cm kekiri dan 2 cm kekanan
  • Maaf
  • Tolong
  • Terima Kasih

Etika Komunikasi:

  • Bahasa sederhana dan jelas
  • Kontak mata
  • Pujian yang tulus
  • Terima pujian dengan senang hati
  • Bicara hal umum pada orang yang dikenal
  • Hindari pembicaraan yang defensive
  • Hindari gossip
  • Hindari pembicaraan yang SARA

Etika Menerima Telepon

  • Salam
  • Sebutkan Instansi tempat bekerja
  • Darimana, mau bicara dengan siapa?

Kalau menerima extension:

  • Sebutkan Salam
  • Sebutkan Nama
  • Sebutkan lokasi tempat menerima telpon

Etika menunjuk Tempat:

  • Jangan menggunakan telunjuk/jempol. Telunjuk/jempol bias digunakan di resepsi atau dirumah kita.
  • Gunakan lima jari yang dirapatkan
  • Jangan mengyebutkan arah mata angina, karena akan membingungkan
  • Gunakan kata kana/kiri
  • Tangan yang dirapatkan diarahkan tidak melebihi bahu
  • Sangat2 dianjurkan diantar sampai ke tempat tujuan

Etika membawa tas

  • Tas dicangklong di bahu kiri
  • Jika duduk, letakkan tas disebelah kiri bawah kita.
Peragaan Merias Wajah Untuk Wanita Karir
Peragaan Merias Wajah Untuk Wanita Karir

MATERI II

WIRAGA,

OLEH B.MUHAYATI

UNTUK LELAKI

  1. Berdiri :
    • Kaki dibuka sejajar bahu
    • Tangan didepan, jangan terlalu keatas/kebawah
    • Tangan kiri memegang tangan kanan
  2. Duduk:

· Jangan bersandar

· Dada dibusungkan

· Tangan diletakkan di lutut

  1. Menumpangkan kaki (untuk acara santai):

· Tangan memegang kaos kaki, tangan satunya memegang lutut.

· Telapak kaki jangan menghadap ke lawan bicara

  1. Berdiri dan memasukkan tangan di saku:

· Jempol dikeluarkan, jangan memasukkan kedua tangan.

· Kalau berjalan, tangan dikeluarkan dulu baru melangkah

UNTUK WANITA

  1. Berdiri :
    • Kaki menunjukkan jam 12.10 atau 11.50
    • Kaki depan ditekuk, kaki belakang tegak
    • Tangan kanan diatas tangan kiri, tepat di pusar (berbentuk seperti salaman, atau seperti meremas, atau seperti mangkuk).
    • Kalau capek, kaki yang didepan dilangkahkan mundur.
    • Dada dibidangkan.
    • Kalau ingin duduk, jangan menoleh ke kursi yang ada dibelakang. Langkahkan kaki sampai keduanya menyentuh bibir kursi.
  2. Duduk:

· Duduklah separuh kursi dulu (kalau acara tidak teralalu lama).

· Tangan menyilang diatas paha

· Kaki lurus ke depan, dirapatkan, serong kiri/kanan/disilangkan juga boleh.

· Kalau duduk lama dan ingin mundur, kedua tangan dikepalkan ke samping untuk menyangga tubuh. Kalau gemuk, tangan dikepalkan di belakang tubuh.

· Untuk yang gemuk, paha rapat, kaki serong kiri/kanan.


7 thoughts on “PELATIHAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DI PUSKESMAS MOJOAGUNG

  1. to: Limpo50
    Tujuannya pelatihan Kepribadiannya ini untuk meningkatkan pelayanan prima ke customer, minimal dari etika atau attitude. Yang diajarkan terutama sikap menghadapi konsumen (pasien) dan menghadapi atasan, hehehe…kali aja Bu MENKES mau mampir ke Puskesmas Mojoagung😀
    Kalau saya pribadi (dr.Intan) seh setuju sama pak Limpo kalau itu lebih cenderung ke pelatihan etiket, tapi ya diterima sajalah wong ya gak bayar alias gratis tis aja kok….:D
    Ini sebenarnya promosi dari suatu produk kecantikan kok, ya di terima aja, lumayan kan

  2. haha.. pak Syahrir, yang nulis itu bu dokter, masak dipanggil mas😀.
    wah sebelum bu Menkes rawuh, saya mau main dulu ke Mojoagung, sapa tau langsung dapat sambutan yang sip..

    Bu Intan saya kalau kasih pelatihan Simpus gratis mau ??😉

    pelatihannya yang gratis…

  3. Pelatihan semacam ini sangat perlu dan selalu dilakukan. Karena keperibadiaan sangat menentukan keberhasilan dalam segala hal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s