Tag


ULTAH bu LANI

Hari Senin, 18 April 2011 merupakan hari yang paling indah dan renungan bagi yang merayakan Ulang Tahun. Terutama yang spesial untuk Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes) yang telah merayakan Hari Kelahiran (Ulang Tahun). Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan Bu Lani insan yang mulia, semakin disayang Tuhan, Keluarga dan Teman sekitar serta menyayangi semuanya, semakin umurnya berkah, pahalanya bertambah, segala urusan dimudahkan oleh NYA ……, Amin.

Sebuah cerita/omongan/pandangan atau yang lain sajalah…. yang penting hanyalah cerita yang mungkin tidak begitu penting bagi banyak orang, tapi ….. juga mungkin juga penting bagi sedikit orang.

Singkat cerita ……
Setiap kali saya datang ke sebuah pesta ulang tahun, saya selalu terpesona dengan suasananya.
Ada banyak orang yang berpakaian bagus-bagus. Dekorasi yang meriah dan kelap-kelip. Banyak balon dan bunga. Banyak makanan dan minuman. Musik. Hadiah. Dan tawa pada raut-raut bahagia.

Kejutan dari Teman2 KBK Puskesmas Mojoagung

Setiap kali saya mempersiapkan diri untuk menghadiri sebuah undangan perayaan ulang tahun, saya selalu berkata pada diri saya sendiri, “Jangan datang dengan membawa otak filsufmu. Tinggalkan saja sebentar dirumah, dan bersenang-senanglah!”
Kemudian saya menjelma menjadi tamu yang turut berbahagia untuk si tuan rumah, dan membaur dengan undangan lainnya.

Kemudian, saatnya tiba waktu untuk pulang ke rumah, saya kembali menjelma menjadi seorang pemikir yang menyebalkan dan iritating.

Saya berpikir, mengapa? Mengapa ungkapan Happy Birthday yang seharusnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Selamat Hari Lahir berubah menjadi Selamat Ulang Tahun? Mengapa harus Ulang Tahun? Mengulang tahun yang sudah berlalu? Bisakah?

Apa esensinya untuk turut berbahagia di pesta ulang tahun? Berbahagia karena sebenarnya kita merayakan berkurangnya umur si tuan rumah? Berbahagia karena sesungguhnya waktu kita bersama si tuan rumah semakin sedikit di dunia ini?
Apa yang membuat kita tertawa? Apa yang sebenarnya dirayakan?

dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes. merayakan ULTAH

Hari lahir memang hanya bisa diperingati setahun sekali. Kecuali yang lahir pada tahun kabisat yang dirayakan setiap empat tahun sekali. Ngomong-ngomong, hitungan umurnya bagaimana ya? Setiap empat tahun bertambah satu atau bertambah empat? Lalu apakah diluar tahun kabisat hari lahir mereka dirayakan di tanggal 1 Maret atau bagaimana?

Oh, kembali ke peringatan setahun sekali itu. Ataukah yang dirayakan sebenarnya adalah ternyata, kita masih diberi kesempatan untuk menjalani hari lahir kita di tahun ini, yang juga berarti sebenarnya kita telah berhasil melalui satu tahun dari ulang tahun kita yang telah lalu dengan selamat dan baik-baik saja. Yakinkah?

Wah, dari satu ungkapan yang terdiri dari tiga kata bisa mempertanyakan banyak hal.
Semua ini hanya saya dan pertanyaan yang berputar di kepala saya saja.

Sekali lagi saya dan teman-teman KBK Puskesmas Mojoagung, menghaturkan spesial buat …. Bu Lani

5 Jangan !!!

Selamat karena telah berhasil merayakan satu kali lagi hari kelahirannya. Dan jangan lupa, waktu kita di dunia semakin berkurang. Maka isilah setiap waktu yang kita miliki dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

Upload by : Aziz

About these ads