AGENDA KEPALA PUSKESMAS
(dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes.)
Perjalanan 2 hari ‘menghilang’ dari Puskesmas ternyata membuahkan hasil yang menggembirakan bagi Puskesmas Mojoagung dan wilayah kerjanya
Pada tanggal 30 nopember 2009 ka Puskesmas Mojoagung diundang untuk mempresentasikan pembentukan ‘TFC’ di Jombang. Pada pertemuan pelacakan kejadian luar biasa (skd-klb) gizi buruk di sidoarjo / hotel utami.
TFC adalah singkatan dari Theurapeutic Feeding Centre
yaitu bagian dari pelayanan kesehatan puskesmas perawatan yang dilakukan secara khusus dengan penyiapan kamar perawatan khusus untuk gizi buruk dan tidak dijadikan satu dengan perawatan pasien berpenyakit lain.
TFC adalah sarana pemulihan gizi buruk dengan perawatan serta pemberian makanan secara intensif sesuai umur dan kondisi anak.
Perawatan TFC dilaksanakan dengan 3 aspek yaitu: asuhan medis, asuhan nutrisi dan asuhan keperawatan.
Bersama ini kami sampaikan beberapa ponters kepala dinas kesehatan propinsi dalam pertemuan tersebut:
1. Gizi buruk merupakan masalah gizi yang harus mendapat penanganan secara serius karena menyangkut kelangsungan hidup anak.
2. Dalam rangka rpjmd 2010 – 2014 penanganan balita gizi buruk merupakan salah satu program prioritas di jawa timur oleh karena sampai bulan november 2009 ada 1449 kasus baru dari 5324 kasus gizi buruk.
3. Berdasarkan pengalaman penanggulangan gizi buruk selama ini masih banyak kendala manajemen tatalaksana anak gizi buruk dalam hal:
proses penemuan dan rujukan kasus
keterbatasan sdm
4.mulai tahun 2010 direktorat gizi depkes ri mengharapakan dikembangkan kegiatan unggulan dalam pelaksanaan program gizi di setiap kabupaten kota terutama adanya ‘TFC’ di beberapa daerah dalam rangka penurunan kasus gizi buruk
5. Beberapa kegiatan unggulan di jawa timur :
‘GENTAZIBU’ di kabupaten Nganjuk
‘GEMAS’ di kota Surabaya
‘BERTABUR BINTANG’ di kabupaten jombang dan ‘TFC’ di
Puskesmas Mojoagung
6.pertemuan ini diharapkan dapat:
a. Meningkatkan advokasi kepada pimpinan daerah, DPRD
dan instansi terkait untuk mendapat dukungan dalam
penanggulangan gizi buruk
b. Meningkatkan pelacakan dalam rangka penemuan gizi
buruk
c. Membuat kegiatan unggulan sebagai terobosan
d. Mengembangkan TFC mninimal satu di setiap kabupaten/
kota
Koordinasi kesehatan tradisional
di propinsi Jawa Timur
NARASUMBER:
1. Direktorat Bina Kesehatan Komunitas, Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat DepKes RI
2. Puslitbang Biomedik dan Farmasi, Badan Litbangkes.
3. Balai Besar POM
4. Badan Kesehatan Kota Surabaya
5. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Versi Materi Presentasi : klik dibawah ini
Terima kasih bu Intan atas revisinya.
Ralat untuk penyunting berita:
Yang benar TFC bukan TLC
Trims.