TEKNIK SCALP AKUPUNTUR
oleh : Sumantri Amd. Akp (KLINIK AKUPUNTUR PUSKESMAS MOJOAGUNG)
1. Seleksi jarum yang akan digunakan (Jarum filiform 1-3 cun nomer 26-32)
2. Letak atau posisi pasien : duduk atau berbaring
3. Cara penusukan. Pilih area penusukan dan sterilisasi
- Tusukkan jarum sedalam subdermis. Bisa menggunakan 2 jarum sekaligus pada saat satu kali penusukan
- Putar jarum 200/ permenit untuk 1-2 menit atau menggunakan mesin elektrik lebih dari 200 putaran (untuk sebuah stimulasi penguatan
- Cabut jarum setelah 5 menit
- Gunakan jarum ekstra karena Scalp relative banyak pembuluh darah dan mudah terjadi perdarahan
- Pada kasus perdarahan serebral dilakukan hanya pada keadaan pasien sudah stabil dan tekanan darah yang normal.
- Pada kasus thrombosis serebral dilakukan secepatnya setelah serangan agar pengobatan lebih efektif dan memperpendek waktu perawatan
- Pada kasus demam tinggi, infeksi akut atau gangguan jantung harus berhati-hati
4. Cara memasukkan jarum
- Metode dengan satu tangan
- Metode dengan dua tangan
5. Manipulasi Jarum
- Rotational Method
- Needle Retention
- Embedding Needle
- Withdrawl of Needle
6. Metode stimulasi lain pada akupuntur kepala
- Mengetuk-ngetuk
- Moksibasi
- Massage
7. Perjalanan terapi
Untuk pasien paralisa kronis, terapi dilakukan secara teratur. Disusun 10-12 kali setiap paket, interval antara 3-5 hari antara 2 kali kunjugan
8. Observasi rasa nyeri setelah penusukan scalp
Rasa Awal Penusukan Tekanan jarum Gerakan Pencabutan
- Tidak sakit 91% 47% 76% 90%
- Sedikit sakit 9% 98% 24% 10%
- Sangat sakit – 3% - -
9. Observasi respon pada stimulasi jarum Scalp
- Rasa panas, kesemutan dan spastic daerah otot sasaran
- Konduksi dan gerakan otot sasaran
- Gerakan ekstremitas sasaran saat rangsangan secara tidak sadar
- Berkeringat pada muka dan ekstremitas
(SELESAI)









[...] Bersambung ke Bag 3 [...]