10 Tips Menjaga Kesehatan Jiwa


10 Tips Menjaga Kesehatan Jiwa

Tubuh yang sehat memerlukan jiwa yang sehat dan juga sebaliknya. Banyaknya stresor dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami berbagai gangguan kejiwaan. Hidup perlu harmonis dan dikelola dengan baik agar kita sehat jasmani rohani.
Menurut WHO, kesehatan jiwa bukan hanya suatu keadaan tidak adanya gangguan jiwa melainkan mengandung berbagai karakteristik yang bersifat positif yang menggambarkan keselarasan dan keseimbangan kejiwaan yang mencerminkan kedewasaan kepribadian yang bersangkutan.
Berikut tips menjaga kesehatan jiwa:
1. Berolah raga. Penelitian menunjukkan bahwa olah raga lebih efektif dalam mencegah dan mengobati depresi daripada obat-obatan. Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Univeritas Arizona menemukan fakta bahwa cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Olahraga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, ketahanan otak, dan mempengaruhi hormon endogenous opioids salah satunya ialah beta-endorphin, yang dapat mengurangi perasaan nyeri, menambah daya ingat, menormalkan selera, seks, tekanan darah dan ventilasi. Saat berolahraga, kelenjar pitutiari menambah produk beta-endorphin; dan sebagai hasilnya konsentrasi beta-endorphin naik di dalam darah yang dialirkan juga ke otak, sehingga mengurangi nyeri, cemas, depresi dan perasaan letih. Olahraga juga meingkatkan gelombang alfa, dan dapat memperlancarkan brain neurotransmitter dengan menaikkan tingkat norepinephrine, dopamine, dan serotonin di dalam otak, dimana akan mengurangi depresi. Telah terbukti bahwa penyalur saraf otak seperti norepinephrine (NE) dan serotonin (5 – HT) terlibat dalam depresi dan schizophrenia.
2. Ekspresikan cinta. Mencurahkan cinta kasih adalah kunci kebahagiaan mencurahkan cinta perlu dilakukan dengan tepat baik waktu, tempat dan orang yang dituju seperti pasangan, anak, dan keluarga. Membantu orang lain membuat hidup kita lebih bermakna dan ketika kehadiran kita diharapkan akan menumbuhkan perasaan bahagia. Dengan mengekspresikan perasaan cinta maka terjadi ventilasi yang akan mendatangkan perasaan diterima dan bahagia.
3. Kurangi Menonton Televisi, Video/Online dan Game. Menonton televisi, film atau bermain game berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental. Kekerasan dalam tayangan berita, film laga, dan game dapat mengurangi keseimbangan emosional, memicu depresi dan mempengaruhi respon emosi kita. Setelah melihat begitu banyak kekerasan, kita bisa tidak lagi mengenalinya sebagai kekerasan dan menganggap kekerasan atau ketidakseimbangan adalah hal yang wajar tanpa kita sadari. Kilasan iklan televisi juga dapat menyebabkan indera dan otak kita overload dan kelelahan. Jika menonton film, pilihlah yang menghibur dan positif.
4. Miliki Hobi yang positif. Setelah bekerja rutin seseorang perlu hobi untuk membangun kegembiraan dengan cara yang positif. Misalnya memelihara ayam, burung, ikan, mengurus bunga atau tanaman, melukis, memasak, bermain musik dan lain sebagainya. Bahkan mendengarkan musik saja, terutama yang lembut dan menyejukkan dapat menyeimbangkan proses kimiawi di otak kita.
5. Mendekatkan diri pada Tuhan. Berdoa secara rutin dapat memenuhi kebutuhan rohani yang merupakan komponen vital dalam kesejahteraan jiwa. Mengabaikan kebutuhan spiritual membuat jiwa kita gelisah dan tidak tenang. Berdoa merupakan sarana yang efektif dalam mencegah dan memerangi masalah-masalah kesehatan mental.
6. Rekreasi di luar rumah. Perlu mencari suasana baru yang berbeda dan di luar rutinitas dengan menghabiskan waktu di alam. “Terapi hijau” dengan melihat pemandangan sawah, gunung, danau dan sebagainya bisa menjadi salah satu cara efektif untuk menemukan kesejukan dan menenangkan pikiran dan membebaskan dari pikiran negatif.
7. Miliki Teman. Teman adalah tempat terbaik untuk berbagi. Menjadi bagian dari komunitas yang saling memberikan dukungan merupakan hal yang dibutuhkan. Pilihlah teman yang dapat dipercaya sehingga persahabatan mendatangkan kebahagiaan.
8. Keseimbangan makanan. Menjaga makanan yang sehat dan mulai mengatur makanan dengan memperbanyak buah dan sayuran. Makanan yang keliru dapat memperburuk gejala berbagai penyakit termasuk autisme, skizofrenia, depresi, kecemasan dan serangan panik. Makanan yang dibutuhkan untuk kesehatan mental yang baik adalah buah dan sayuran dan makanan yang mengandung asam lemak esensial, seperti ikan belida, tongkol, labu dan kacang-kacangan. Susu dan coklat juga dipercaya menimbulkan efek menenangkan pikiran.
9. Hindari pornografi. Rangsangan seksual pornografi dapat berkontribusi pada tumbuhnya kekosongan emosional yang dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta kesehatan mental lainnya. Hanya hubungan seksual dengan pasangan yang sah dan saling mengasihilah yang dapat mengisi kebutuhan fisik dan emosional kita.
10. Membaca dan membaca. Salah satu cara menjaga pikiran agar selalu aktif adalah dengan membaca. Membaca bisa menjadi kegiatan penguatan mental, terutama jika kita fokus pada bacaan yang positif. Membaca buku biografi, kisah-kisah inspiratif, novel dan puisi dapat bermanfaat bagi kesehatan mental Anda.

Diolah, dari berbagai sumber.

Kunjungan Mr. Hashimoto-Kobe University Japan


photo(2)Senin 13 Oktober 2014 Mr Masayoshi Hashimoto dari Family Medicine Department and Community Medicine, Fakultas Kedokteran Universitas Kobe Jepang beserta staf mengadakan kunjungan ke Puskesmas Mojoagung. Kunjungan Mr. Hashimoto dimaksudkan khusus untuk melihat pelaksanaan Community Medicine (CM) yang dilaksanakan Puskesmas Mojoagung termasuk bagaimana Puskesmas Mojoagung melaksanakan UKP dan UKM nya.
Mr Hashimoto bersama Tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Biro Kesehatan Masyarakat melihat pelaksanaan Posyandu. Kemudian para tamu berkunjung melihat pelayanan di Poli rawat jalan, Rawat Inap, Poli gizi khususnya TFC (Therapeutic Feeding Centre), Poli Sanitasi dan Poli Akupuntur. Khusus saat di rawat inap Mr Hashimoto berbincang mengenai penderita TB karena ternyata menurut Mr. Hashimoto, Jepang pun belum bebas dari TB. Lalu Mr Hashimoto menanyakan apa saja peran CM pada pasien TB serta keterlibatan mahasiswa FK yang sedang praktek lapangan di Puskesmas Mojoagung.
Dalam Community Medicine khususnya kerjasama FK Unair-Dinkes Kab. Jombang, mahasiswa co-ass yang berada di Puskesmas Mojoagung juga praktek lapangan dengan melakukan home visit pd pasien TB bersama petugas Puskesmas, dan saat home visit juga diberikan penyuluhan pada pasien&keluarga terutama memotivasi PMO (pengawas minum obat).
Mr. Hashimoto juga tertarik pada poli akupuntur yg merupakan salah satu keunikan Puskesmas Mojoagung karena dapat mengembangan poli khusus berbasis pengetahuan komplementer. Mr Hashimoto dan tim juga terkesan tentang TFC dimana pada pasien rawat inap, kebutuhan gizi yang diberikan dilakukan khusus, yakni disesuaikan dengan penyakit yang diderita sehingga membantu pemulihan kesehatannya.
Terimakasi atas kunjungannya, selamat jalan Mr. Hashimoto.

PERSIAPAN MUDIK LEBARAN 2013


Hari Raya Idul Fitri sudah dekat. Seperti tahun-tahun sebelumnya sebagian besar masyarakat Indonesia melaksanakan tradisi Mudik lebaran untuk dapat bersilahturahmi dengan sanak saudara di kampung halaman. Menurut Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono,  jumlah pemudik tahun 2013 diperkirakan 24 juta orang. Sekitar 55 persen menggunakan kendaraan pribadi, 45 persen menggunakan angkutan umum. Dari 24 juta itu sekitar 82,5 persen menggunakan moda berbasis jalan atau road base. Dengan Jumlah Pemudik yang begitu besar maka kemungkinan resiko kecelakaan juga meningkat. pada mudik lebaran periode tahun 2012 terdapat 5.233 kasus Kecelakaan. Bagaimana agar Tradisi Mudik anda dapat berjalan dengan nyaman dan aman sehingga dapat berkumpul dengan saudara untuk menyambut lebaran? berikut beberapa tips Mudik aman untuk anda :

Untuk para pengemudi :

- Siapkan fisik yang prima. Jangan paksakan diri kalau dalam kondisi tubuh  kurang fit. Caranya periksa kesehatan sebelum  mengemudi

- Hindari penggunaan obat keras dan alkohol ataupun obat penambah energi tidak disarankan.

- Jangan berkendara terlalu lama. Idealnya pengemudi beristirahat setiap empat  jam perjalanan.

- Siapkan obat-obatan P3K dalam kendaraan. Bila merasa sakit segera  manfaatkan Pos Kesehatan yang ada.

- Hati-hati mengemudi  saat cuaca buruk dan tetap disiplin dalam mengemudi dan patuhi rambu lalu lintas.

Untuk para penumpang :

- Persiapkan fisik yang prima, caranya dengan pemeriksaan  kesehatan sebelum perjalanan,

- Bawa makanan dan minuman yang cukup untuk pejalanan juga siapkan obat-obat pribadi.
– Istirahat  cukup dalam perjalanan. Bila sakit,  manfaatkan pos kesehatan

- Cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan jangan buang sampah sembarangan

- Waspadai tindak kejahatan  pembiusan dan tolak  pemberian makanan dan minuman  orang tak dikenal.

Selain itu untuk mengurangi resiko di jalan raya selama mudik lebaran, maka para pemudik disarankan untuk menggunakan kendaraan umum dan menghindari mudik dengan motor.

Semoga perjalanan mudik anda menyenangkan dan selamat sampai tujuan sehingga dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Selamat Idul Fitri 1434 H Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Lebaran 2

Kegiatan POSBINDU-PTM di Puskesmas Mojoagung


GambarGambar

Dalam rangka memantau kesehatan Karyawan menjelang Hari Raya dan demi menyukseskan program pemerintah untuk menekan perkembangan Penyakit Tidak Menular (PTM), maka pada Hari Jumat Tanggal 2 Agustus 2013 Puskesmas Mojoagung menyelengarakan kegiatan POSBINDU-PTM. Kegiatan POSBINDU-PTM di Puskesmas Mojoagung antara lain :

A. Mengisi Biodata dan Riwayat Penyakit di KMS POSBINDU-PTM

Gambar

Gambar Gambar

B. Pengukuran Indeks Massa Tubuh ( BB, TB, & Lingkar Perut)

Gambar

C. Pengukuran Tekanan Darah

Gambar

D. Pengambilan Sampel Darah untuk Uji Lab

Gambar

E. Pencatatan Hasil Pemerikasaan ke Dalam KMS POSBIDU-PTM

Gambar

Semua Karyawan sangat antusias mengikuti kegiatan ini walaupun ada beberapa yang takut dengan jarum suntik hahahaha :D

Gambar  Gambar

Semoga acara ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan agar dapat menjadi contoh bagi satuan kerja yang lain untuk melakukan kegiatan POSBINDU-PTM di tempatnya masing-masing sehingga dapat menekan angka Penyakit Tidak Menular dan dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Upload oleh : Arief Firman W. S.KM

SOSIALISASI POSBINDU PTM DI KECAMATAN MOJOAGUNG


GambarGambar

Pada acara Lintas sektor yang diadakan di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.M.Kes, selaku Kepala UPTD Puskesmas Mojoagung,  menyampaiakan masalah Penyakit Tidak Menular serta  pencegahannya melalui kegiatan Posbindu PTM. Penyakit Tidak Menular atau disebut dengan PTM merupakan penyakit kronis yang tidak ditularkan orang ke orang. 90% kematian akibat penyakit tidak menular terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia serta Lebih dari  70% penderita penyakit tidak menular tidak tahu kalau dirinya sakit dan 30%nya tidak berobat secara teratur. Menurut WHO terdapat 4 (empat) jenis penyakit tidak menular antara lain, penyakit Kardiovaskular (serangan jantung atau stroke), Kanker, Penyakit Pernapasan kronis (seperti penyakit obstruksi paru kronis dan asma) serta Diabetes.

Posbindu PTM adalah Pos Pembinaan Terpadu untuk monitoring (tekanan darah, obesitas, merokok, diet) dan konseling faktor risiko PTM yang dilakukan oleh dan untuk masyarakat secara rutin dan periodik . Posbindu PTM merupakan UKBM untuk mawas diri terhadap faktor risiko PTM pada populasi sehat (mengingat sebagian besar Faktor Resiko PTM tidak memberikan gejala), kemudian Kasus faktor risiko PTM yang ditemukan tetapi tidak dapat dikendalikan melalui konseling akan dirujuk ke fasilitas pelayanan dasar di masyarakat (Puskesmas, Klinik swasta, dan dokter keluarga).

Gambar

Adapun Tujuan & Manfaat Penyelenggaraan Kegiatan Posbindu PTM (5M) antara lain:

  1. Membudayakan Gaya Hidup Sehat  (berperilaku CERDIK) dalam lingkungan yg kondusif di rutinitas kehidupannya
  2. Mawas Diri sehingga Faktor risiko PTM yang kurang menimbulkan gejala secara bersamaan dapat terdeteksi & terkendali secara dini
  3. Metodologis & Bermakna secara klinis
  •  Kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara medis  
  •  Dilaksanakan oleh kader khusus dan bertanggung jawab yang telah mengikuti pelatihan metode deteksi dini atau edukator PPTM

   4. Mudah Dijangkau yaitu Diselenggarakan di lingkungan tempat tinggal masyarakat/ lingkungan tempat kerja dengan jadual waktu yang disepakati

   5. Murah sehingga Dilakukan oleh masyarakat secara kolektif dengan biaya yang disepakati/sesuai kemampuan masyarakat

Dalam pelaksanaannya Posbindu juga menggunakan sistem 5 meja seperti dalam posyandu yang terdiri atas,

Gambar

Saat ini di Indonesia terdapat 1.114 Posbindu PTM yang tersebar di 29 Propinsi. Diharapkan di semua Kelurahan dapat menyelenggarakan kegiatan Posbindu PTM sebagai bentuk mawas diri dari masyarakat terhadap faktor risiko PTM serta di fasilitas umum seperti hotel, apotik, mall, perkantoran, terminal, pelabuhan dll Diharapkan dapat tersedia fasilitas penyelenggaraan kegiatan Posbindu PTM Sehingga masyarakat dapat selalu mawas diri terhadap faktor risiko PTM.

upload dan Foto : Arief Firman W. S.KM

 

 

Kunjungan Boromarajonani College of Nursing, Buddhachinaraj THAILAND


Gambar

Sawadee Kha…. Begitulah sapaan dalam bahasa Thailand…

pada hari Rabu tanggal 22 April 2013 Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan dari mahasiswi dan dosen dari Boromarajonani College of Nursing, Buddhachinaraj THAILAND. Dalam kesempatan ini mereka ingin mengetahui tentang Puskesmas dan pengelolaan puskesmas sebagai pelayanan kesehatan strata pertama di Indonesia. Presentasi dibawakan oleh kepala Puskesmas Mojoagung, dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad. M.Kes., menggunakan bahasa inggris yang lancar. Peserta  sangat antusias saat mengikuti presentasi ini. Bahkan saat slide menampilkan gambar gajah, peserta mau ketika diminta menyanyikan lagu Chang (artinya : Gajah) menggunakan gerakan yang lucu. Acara dilanjutkan dengan melihat kegiatan senam ibu hamil dan melihat proses pelayanan di Puskesmas Mojoagung.  Ketika mau pulang mereka menyempatkan diri untuk berfoto bersama. Bahkan tukang becak yang mangkal di depan Puskesmas pun tak luput dari sasaran jepretan kamera mereka… berikut foto-fotonya :

Gambar GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar

PENGHARGAAN INSTITUSI KESEHATAN BERPRESTASI TAHUN 2012


Satu lagi prestasi yang diraih oleh Puskesmas Mojoagung! Pada tanggal 12 November 2012 Puskesmas Mojoagung mendapatkan penghargaan sebagai Institusi Kesehatan Berprestasi dalam hal Upaya Promotif dan Preventif terbaik Tahun 2012. Penyerahan Piala dan Piagam  Penghargaan dilakukan langsung oleh Ibu Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A.,MPH kepada Puskesmas Mojoagung yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Puskesmas Mojoagung ibu dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes.  pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke – 48 yang berlangsung di Hotel Kartika Candra Jl. Gatot Subroto Jakarta. Penghargaan ini merupakan hasil dari Penilaian Puskesmas Berprestasi yang dilakukan Tim Penilai dari Kementerian Kesehatan yang diketuai oleh ibu Kartini Rustandi pada tanggal 8 Oktober 2012. Semoga dengan adanya penghargaan ini dapat memberikan semangat Puskesmas Mojoagung untuk dapat meningkatkan mutu layanannya baik dalam bidang UKP maupun UKM.

Upload : Arief Firman Wicaksono, S.KM

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE- 48 TAHUN 2012 KELUARGA BESAR KARYAWAN PUSKESMAS MOJOAGUNG


GambarHari Kesehatan Nasional adalah hari yang diperingati oleh insan kesehatan di seluruh Indonesia setiap tahun pada tanggal 12 November. Tema peringatan HKN Ke-48 Tahun 2012 adalah Indonesia Cinta Sehat “Ibu Selamat Anak Sehat”. Melalui tema ini diharapkan dapat meningkatkan semangat, kepedulian, komitmen dan gerakan nyata pembangunan kesehatan yang harus terus diperjuangkan oleh seluruh komponen bangsa.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung meramperingati hari Kesehatan Nasional 2012 ini sebagai hari yang sangat bermakna dalam menunjang tugas dan fungsinya. sebagai salah satu institusi kesehatan pemerintah di Kecamatan Mojoagung, oleh sebab itu Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung pada Peringatan HKN ke 48 Tahun 2012 ini mengambil sub tema yaitu “Satukan Tekad Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat Yang Mandiri”. Kegiatan HKN ini difokuskan untuk masyarakat Mojoagung tanpa mengesampingkan partisipasi masyarakat lain yang ingin berkolaborasi merayakan Hari Kesehatan Nasional 2012 dengan mempertimbangkan kemampuan sumberdaya pada Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung.

Kegiatan ini diketuai oleh dr. Agustina Mufidah dan wakilnya dr. Diani Arishandi serta dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes selaku Ketua Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan oleh Keluarga besar Karyawan Puskesmas Mojoagung untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ini, antara lain :

1. Donor Darah

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2012 bekerjasama dengan PMI Kabupaten Jombang dan diikuti oleh Karyawan Puskesmas Mojoagung, Pegawai Instansi di Kecamatan Mojoagung, Siswa Siswi SMU, serta masyarakat umum yang ingin mendonorkan darahnya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial masyarakat kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

2. Lomba Senam Paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM)

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2012 dan diikuti oleh anggota Paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM). Adapun kriteria penilaiannya antara lain, kesesuaian gerakan dan semangat saat melakukan gerakan senam. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan para penderita diabetes Mellitus.

3. Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras)

Gambar

Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras) ini dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan lomba ini ibu-ibu kader diminta untuk mengkreasikan dan mengolah bahan pangan selain beras yang ada di sekitar mereka menjadi menu makanan yang sehat bagi keluarga.

4. Ibu Hamil Sehat

Gambar

Sesuai dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke – 48 tahun 2012 ini yaitu “Ibu Selamat Anak Sehat” maka acara ini diharapkan dapat mengasah dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil seputar masalah kehamilan serta bagaimana cara merawat serta menyusui bayi dengan benar.kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 November 2012 dan diikuti ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung. Lomba ini dimulai dengan mengisi lembar pertanyaan tertulis, praktek merawat bayi, praktek menyusui dengan benar, senam hamil, dan diakhiri dengan sosialisasi ASI Eksklusif oleh dr. Agustina Mufidah.

5. Lomba Desa Siaga

Penilaian Desa Siaga dilakukan oleh Tim dari Puskesmas Mojoagung pada bulan Oktober 2012 untuk semua desa di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung. Dalam kegiatan ini Tim penilai melakukan penilaian kepada masing-masing Desa berdasarkan strata dan Tingkat keaktifan Desa Siaga tersebut.

6. Jalan Sehat

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 November 2012 dan diikuti oleh Karyawan Puskesmas Mojoagung, Kader, Lintas Sektor, serta masyarakat sekitar Puskesmas Mojoagung. Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WIB dengan start dan finish di Halaman Puskesmas Mojoagung.  Setelah mencapai finish, para peserta mendapatkan kue dan air mineral. Acara selanjutnya adalah pengumuman Juara lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan rincian sebagai berikut,

Lomba Senam Paguyuban Kencing Manis (PSKM)

Juara I diraih oleh Bapak Mustakim

Juara II diraih oleh Bapak Sukri

Juara III diraih oleh Bapak Sapari

Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras)

Juara I diraih oleh Desa Kedunglumpang

Juara II diraih oleh Desa Dukuhdimoro

Juara III diraih oleh Desa Karangwinongan

Lomba Desa Siaga

Juara I diraih oleh Desa Mojotrisno

Juara II diraih oleh Desa Kademangan

Juara III diraih oleh Desa Murukan

Setelah acara pengumuman pemenang lomba usai, kemudian dilanjutkan dengan acara yang sudah ditunggu-tunggu oleh peserta yaitu pengundian DOOR PRIZE! Keluarga besar karyawan Puskesmas Mojoagung menyediakan banyak door prize untuk acara jalan sehat ini diantaranya yaitu sepeda mini, kipas angin serta berbagai hadiah yang lain.

7. Operasi Katarak Gratis

Gambar

Mata merupakan organ yang penting bagi manusia, karena tanpa mata maka seseorang tidak bisa melakukan kegiatannya secara mandiri. Hal ini dapat berdampak pada penurunan derajat kesehatan orang tersebut. Oleh karena itu selain kegiatan dan lomba-lomba diatas, Keluarga Besar Puskesmas Mojoagung juga menyelenggarakan kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 November 2012. Sebelum dilakukan operasi katarak, petugas melakukan screening awal kepada pasien yang datang. Dari proses screening tersebut didapatkan  30 orang pasien yang memenuhi kriteria untuk mengikuti program operasi katarak gratis. Proses operasi dilakukan oleh dr. Erry Dewanto, Sp.M dari Klinik Mata Mojoagung.

Semoga pada Hari Kesehatan Nasional ke – 48 ini kita selalu diberikan kekuatan oleh Tuhan YME untuk dapat melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan sehingga dapat tercipta Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Sejahtera. Amin…..!

UPLOAD BY : ARIEF FIRMAN WICAKSONO, S.KM

TIPS MUDIK SEHAT DAN AMAN


Puskesmas Mojoagung

Puskesmas Mojoagung

Untuk Pengemudi :

  1. Agar menyiapkan fisik yang prima dan memeriksa kesehatan sebelum mengemudi ;
  2. Menghindari penggunaan obat keras dan minuman beralkohol; bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan ;
  3. Serta menyiapkan obat-obatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Untuk Penumpang :

  1. Selain menyiapkan fisik yang prima, di himbau untuk memeriksa kesehatan sebelum berangkat ;
  2. Membawa makanan dan minuman yang cukup ;
  3. Hati-hati dan menghindari makanan dan minuman pemberian orang tidak dikenal ;
  4. Menyiapkan obat-obatan pribadi ;
  5. Istirahat yang cukup dalam perjalanan ;
  6. Bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan dan jangan membuang sampah sembarangan.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung, mengucapkan :

“ Semoga anda selamat sampai tujuan. Selamat Idul Fitri 1433 H, mohon maaf lahir dan bathin ”

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release

Upload :  Aziz

Sehat Berpuasa Ramadhan dengan 12 Tips Sehat


GambarMotivasi yang kuat untuk berpuasa menyebabkan fisik kita siap untuk menghadapi sesuatu yang diakibatkan oleh puasa tersebut. Diketahui bahwa kadar asam lambung orang yang niat puasa lebih rendah dari orang yang kelaparan. Hal ini karena niat(motivasi) puasa menyebabkan penekanan pusat lapar di otak sehingga kita siap menahan lapar sampai waktu berbuka.

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.

  1. Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
  2. Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.
  3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
  5. Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.
  6. Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubianyang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
  7. Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.
  8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  9. Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.
  10. Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.
  11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.
  12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

Semoga bermanfaat, Amin

Upload : Aziz

Puskesmas Mojoagung terpilih Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi Tahun 2012


PDGI

PDGI

Setelah sekian lamanya akhirnya Puskesmas Mojoagung

PERSAGI

PERSAGI JOMBANG

menunjukkan eksistensinya terpilih dengan double category yaitu


 Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi Tahun 2012. Dengan berbagai ujian dan kompetisi yang a lot akhirnya Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi

Apel Pagi

semula yang terpilih seleksi yaitu :

1. drg. Hj. Diana Roossumantri, M.Kes.

2. Umaysaroh, S.ST.

3. Nur Farida Handayani, AMd.Gizi.

Akhirnya melalui seleksi antar Nakes se-Kabupaten Jombang, untuk Puskesmas Mojoagung terpilih Nakes :Kabupaten Jombang Tahun 2012 di usung keduanya oleh Puskesmas Mojoagung. Untuk Nakes Teladan

1. drg. Hj. Diana Roossumantri, M.Kes.

2. Nur Farida Handayani, AMd.Gizi.

Puskesmas Mojoagung

Kadinkes melihat persiapan

Dengan berbagai macam persiapan dilakukan oleh Puskesmas Mojoagung serta kerjasama oleh dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad. (Kepala Puskesmas Mojoagung) yang lebih akrabnya di panggil Bu. Lani dengan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang (dr. Heri Wibowo, M.Kes.) dalam rangka menuju seleksi tingkat Propinsi Jawa Timur, 

serta tidak tanggung2 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang (dr. Heri Wibowo, M.Kes.) terjun langsung ke Puskesmas Mojoagung untuk mengetahui sejauh mana persiapan Puskesmas Mojoagung dalam rangka Penilaian besok oleh Tim Penilai Propinsi Jawa Timur. Semua ini tidak lepas juga peran Bpk. Syamsul Ma’arif, AMd. Kep. selaku ketua panitia persiapan Nakes Teladan Puskesmas Mojoagung yang tekun dalam menata apik persiapan oleh Puskesmas Mojoagung.

Puskesmas Mojoagung

drg. Diana R (kanan) bersama Tim Penilai Nakes Teladan

Akhirnya pada Hari Jum’at Tanggal 11 Mei 2012 Tim Penilai Propinsi Jawa Timur memberikan penilaian langsung baik dari Nakesnya serta Puskesmas yang bersangkutan.

Puskesmas Mojoagung

Bu. Nur Farida H. AMd.Gizi presentasi Nakes Teladan

Tahapan seleksi yang harus dilalui para calonpun terbilang ketat. “Selain harus menjalani ujian tertulis, calon teladan akan ditinjau tim juri di lapangan dimana mereka bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat.
Prestasi yang membanggakan yang diraih Nakes Teladan Puskesmas Mojoagung, akhirnya menuju seleksi Tingkat Propinsi Jawa Timur
SELAMAT kepada nakes teladan, semoga dapat berlanjut di Istana Negara Jakarta, Amin.

Upload : Aziz

Fun Outbond Puskesmas Mojoagung


Fun Outbond Puskesmas Mojoagung

Saya melihat dan mengingat dengan detil setiap kejadian yang saya anggap menarik dan enak dikenang saat kantor saya mengadakan kegiatan Outbond hari Sabtu lalu, di daerah Wonosalam, Jombang (tepatnya di guardian ”bagi kaum peselancar dunia maya searching aja di http://www.guardianjungle.com). Supaya nanti saya atau siapapun bisa mengingatnya kembali saat saya atau siapapun nanti tidak lagi menjadi salah satu bagian di kantor ini.

Puskesmas MojoagungAssalamualaikum kawan2 dan apa kabarnya semua?? (khususnya buat kawan2 sekantor saya, maka postingan ini saya buatkan untuk kalian semua hehehehe..) gimana rasanya outbond kemaren?? buat kawan2 yang laen mungkin yang sudah pernah merasakan outbond taulahhh gimana rasanya kan,ya capek ya seru, seingat saya, saya pernah juga dulu ikutan acara kayak gini outbond tp itu duluuu.. 2006 dulu, dan sebetulnya waktu kecil juga sering outbond..haha keren kan (maksudnya maen di kebon) ? (boleh disebut outbond gak ya kalo misalkan berkelahi sampai bergulat ma kawan gara2 rebutan layangan wkwkwkwkwk)

* Puskesmas MojoagungDalam Outbond kemaren semuanya berangkat naek mini bus (Elf), kecuali saudara Bayu Suwarno Putra karena sudah tahu rute atau kepentingan lain mungkin, jadinya lebih memilih naek sepeda motor matic sendiri, saya juga mau sebetulnya naek kendaraan sendiri tapi laen rasanya sensasinya itu kalau dalam acara yang rombongan gini tapi berangkatnya sendiri, lagipula gak ada alasan buat berangkat sendiri.. karena semua akomodasi ditanggung penuh dari kantor.

Puskesmas Mojoagung

Welcom To Guardian The Junggle

semuanya ada 4 (empat) mini bus (Elf), isinya masing2 mini bus (Elf) 16-17 personil, so pas naek mini bus (Elf), tapi untungnya orang2 ya di mini bus (Elf) saya, rame, seru dan suka becanda jadinya gak bosan di dalam mini bus (Elf) itu (terutama Dokter Diani…). ah tapi dasar sayanya yang malasan, di mini bus (Elf) malah ketiduran, sudah mau sampai baru bangun.. hahaha… menjelang sampai di lokasi, areal masuknya adalah sebuah hutan belantara yang asri dan rapi, gak taunya beberapa menit lepas dr situ…. “WELCOME TO THE GUARDIAN JUNGLE”.

mini bus (Elf) rombongan kami persis seperti masuk ke wilayah twilight zone dimana batas antara dua hal yang kontras sangat berdekatan, tapi semakin kedalam suasana alaminya makin kentara, jalanan sempit yang hanya bisa dilalui dua kendaraan kecil, pemudi-pemudi yang belum tersentuh gaya metroplolitan.
dari situ kami pun tiba di kompleks GUARDIAN JUNGLE, dannnnnnnnnnn acara outbond pun dimulaiii!!!!
Pertama dengan hiburan oleh pembina / instruktur, yaitu semacam tarian tapi juga konyol….juga butuh konsentrasi tingkat tinggi…. so ada yang terkena hukuman gara2 kurangnya konsentrasi, Game berikutnya adalah proses membentuk sebuah kelompok yang nantinya dibuat menjadi kelompok sebuah petualangan seru….disini oleh pembina disuruh untuk berhitung sampai dengan 8 kemudian siapa yang terhitung / menempati urutan nomor tersebut mengelompok sesuai nomor urutan tadi. So ….seruuuuuuuuuuuu

Puskesmas Mojoagung

Puskesmas Mojoagung

untuk game awalnya setelah game2 pemanasan, 60-an personil semua kami dibagi menjadi 4 kelompok, masing2 punya nama, hahahaha kl kata Shakespeare what is it in a name? jadinya kelompoknya saya pun asal jadi saja, nama kelompoknya bernama Kelompok Singa (Hrrr haauuu) !! kenapa Singa? karena Singa merupakan raja hutan kayak lokasi GUARDIAN JUNGLE, setelah sepakat buat Yel-Yel, semua maju bersamaan, teriaklah kami.. hahahaha (teringat waktu sekalah TK dulu…pada suka tertawa satu sama lain)
(4 kelompok : Singa, Garuda, Cemara, Cibika-Cibiku…. apalah kira2 seperti itu)

Game dilanjutkan……ber-petualang dengan masing2 kelompok yg sudah terbentuk tadi….

Flying Fox (Guardian Junggle)

Flying Fox…pertamanya sih, hukhhhhhh keluar keringat dingin tapi…….akhirnya ya enak juga….setelah terbang uhuiiiiiiiiiiiiiii, tetapi sesuatu yang menarik ada di pundak Bu Suparmi….pokoknya rasa takut, gemetar, keringat dingin seketika sudah terlihat hal2 yg hubungannya terbang…..

 

Masih seputaran kompetisi antar kelompok kemudian adalah permainan kecepatan untuk mengusung bola dengan beberapa seutas tali (lupa nama aslinya) kemudian diletakkan ± 10 meteran ke depan……. lagi2 hmmmm game yg menguras emosi dan konsentrasi….tapi akhirnya juga terselesaikan juga

Bambu Gila

Game ketiga, Bambu gilaaaaaaaaaaaa…. kita semua memang sudah dibuat gila hanya sebuah tongkat kecil…sekecil jari kelingking kita…..tapiiiiiiii juga membutuhkan sebuah kerjasama dan kekompokan antar personil, bagaimana tidak karena semakin kita mengikuti ego… semakin keras bambu itu melawan…he…he he…he he…he, wah da bambu ini da hantunya (sulut pak ketua….)

Game keempat adalah mengusung ban dengan alat tongkat kemudian bersama2 memindahkannya di lain tempat dengan jarak ± 10 meter kemudian hasilnya hahaha ternyata kelompok saya yang paling bagus… wkwkwkkwkwkkwk..

Sungai Buaya

Terakhir game nya adalah sungai buaya so….semua personil harus melintas sungai dengan alat papan seadanya dengan hanya ber-ijak papan yang pas dengan kedua kaki, sulittttttttt pa lagi dengan batasan waktu 20 menit harus nyampe’ semuanya….. hmmmm

Tali Asih Purna Tugas (Bpk. Suroto & Bu. Sri Sulastri)

Begitu selesai game semuanya, akhirnya masuk jam sholat, makan siang dan acara santai, acara santainya nya ya kesan-pesan, pengumuman pemenang kelompok, dan dooooorprizeeeeeee…. untuk kelompok terbaik dalam hal kecepatan, kekompakan, kesabaran….dll adalah kelompok GARUDA…(koor. Bpk. Zainul) hiks.. hiks.. hiks.. semua punya bakat terpendam rupanya, ada yang jiwa mudanya tak tenggelam usia, ada juga yang berbakat humoris.. selama seling jeda ada tali kasih buat Bpk. Suroto Ali Purwoko dan Bu. Sri Sulastri sebagai rasa terima kasih selama ini atas bhakti terbaiknya beliau… hiks.. hiks.. hiks..(yachhhhh daripada terngiang lebih baik yukkkk makan siang)
Inilah daftar moment terbaik buat…….

Group Singa

Ya.. begitulah kira2, acara Fun Outbond 2012 di Guardian Jungle-Wonosalam-Jombang, semoga bermanfaat bagi kita semua, membawa kesegaran dalam lingkungan kerja, mempererat hubungan silaturahim antara sesama kita, serta menjadi kenangan dalam bentuk gambar dan cerita, karena kelak belasan tahun kemudian, a Picture speaks more than words… dan KBK Puskesmas Mojoagung semoga semakin maju memberikan yang terbaik bagi masyarakat.. ….Amin

Diposkan oleh : Aziz

Wassalamualaikum

BERGERILYA MEMBUDAYAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)


dr. Lani, sedang memberikan penyuluhan

Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara untuk hidup sehat yang paling sederhana dan murah tetapi sayang belum membudaya. Padahal bila dilakukan dengan baik dapat mencegah berbagai penyakit menular seperti diare bahkan tipus. Hanya dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) kita bisa mencegah penyakit diare 80-90% dan penyakit -penyakit lain (misal: ISPA, Influensa , bahkan Virus H5N1) sebesar 45 %.

Pak Usman bersama anak sekolah mempraktekkan CTPS

Selain itu Cuci tangan pakai sabun juga merupakan salah satu pilar STBM/StoPS yaitu:

  1. Buang Air Besar ke Jamban sehat
  2. Cuci tangan pakai sabun
  3. Penyediaan air bersih
  4. Pengelolaan sampah rumah tangga
  5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga

Berdasarkan Hasil survei Health service Program tahun 2006 didapatkan  hanya 12 dari 100 orang Indonesia yang melakukan cuci tangan pakai sabun setelah buang air besar. Tidak mengherankan jika banyak penduduk Indonesia yang masih menderita penyakit seperti diare karena kebiasaan hidup yang tidak bersih.

Ember (tong) sederhana & murah untuk mencuci tangan, kreasi Tim CTPS Puskesmas Mojoagung

Oleh karena itu Puskesmas Mojoagung mengawali tahun 2012 ini dengan ”bergerilya” untuk membudayakan cuci tangan pakai sabun pada Murid TK dan SD kelas satu yang berada di wilayah kerjanya. Kenapa dipilih siswa TK dan SD kelas satu? Karena anak-anak cenderung memiliki ingatan yang kuat sehingga apabila Perilaku cuci tangan pakai sabun ini sudah dibiasakan dari kecil diharapkan perilaku ini akan terus terbawa sampai dia dewasa nanti.

Adapun Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan cuci tangan pakai sabun sebagai berikut:

NO

Nama Sekolah

Murid Kls I

Tanggal Pelaksanaan

1

SD Dukuhmojo I

39

09 Januari 2012

2

MI Gedangan

27

09 Januari 2012

3

MI Dukuhmojo

21

10 Januari 2012

4

SD Kedunglumpang

32

10 Januari 2012

5

SD Karangwinongan I

19

11 Januari 2012

6

SD Karangwinongan II

20

11 Januari 2012

7

MI Dukuhdimoro

15

12 Januari 2012

8

SD Dukuhdimoro

38

12 Januari 2012

9

SD Mojotrisno

42

13 Januari 2012

10

SD Mojotrisno

41

13 Januari 2012

11

SD Murukan

38

14 Januari 2012

12

MI Murukan

29

14 Januari 2012

13

SD Kademangan I

30

16 Januari 2012

14

SD Kademangan II

35

16 Januari 2012

15

SD Tanggalrejo

43

17 Januari 2012

16

MI Jonggrong

18

17 Januari 2012

17

MI Babussalam

60

18 Januari 2012

18

MI Sunan Kalijogo

28

18 Januari 2012

19

SD Beth’el

8

19 Januari 2012

20

SD Wijana

10

19 Januari 2012

21

SD Dukuhmojo II

35

19 Januari 2012

22

SD Miagan

40

20 Januari 2012

23

SD Seketi

23

20 Januari 2012

NO

Nama Sekolah

Jumlah

 Murid

Pelaksanaan

1

TK Babussalam Kademangan

61

21Januari 2012

2

TK AT Taubah Kademangan

90

21Januari 2012

3

RA Kusuma Mulia Jonggrong

29

24Januari 2012

4

RA Muawanah Dukuhdimoro

102

24Januari 2012

5

TK Darma Wanita Dukuhmojo

72

25Januari 2012

6

RA Dukuhmojo

135

25Januari 2012

7

RA Mambaul Ulum Murukan

26

26Januari 2012

8

TK Muslimat NU Murukan

73

26Januari 2012

9

TK Babussalam Kalibening

124

27Januari 2012

10

TK Ahlul Quro Kemodo

50

27Januari 2012

11

TK Perwanida Semen

77

28Januari 2012

12

TK Mojoranu Tanggalrejo

35

28Januari 2012

13

TK Tunas Harapan Pandean

72

30Januari 2012

14

TK Bustanul Ulum Seketi

19

30Januari 2012

15

TK Kartika Mojotrisno

56

31Januari 2012

16

TK Darma Wanita Pekunden

50

31Januari 2012

17

RA Roudlotul Hikmah Juwet

24

6 Februari 2012

18

TK Dewi Sartika Dukuhdimoro

47

6 Februari 2012

19

TK Beth’el Mojotrisno

30

7 Februari 2012

20

TK Wijana Kademangan

17

7 Februari 2012

7 Langkah Mencuci Tangan

Banyak pengalaman menarik yang kami dapatkan dari kegiatan ini, salah satunya adalah banyak  anak-anak yang menangis karena  mengira akan disuntik akhirnya setelah dijelaskan bahwa kita akan bermain dan belajar bagaimana cara mencuci tangan dan benar mereka diam dan antusias saat kami memberikan penyuluhan. Selain itu ternyata para orang tua dan guru juga masih belum mengetahui cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar dengan 7 Langkah yaitu :

  1. Basuh tangan dengan air bersih dan mengalir kemudian gunakan sabun
  2. Gosok punggung tangan serta sela-sela jari kanan  dan sebaliknya
  3. Gosok telapak tangansela-sela jari
  4. Gosok sisi dalam jari-jari dengan kedua tangan mengunci
  5. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya
  6. Gosok dengan memutar ujung-ujung jari tangan kanan dan sebaliknya
  7. Gosok Pergelangan tangan kiri dan sebaliknya lalu basuh dengan air bersih yang mengalir kemudian keringkan dengan lap bersih sampai kering

Semoga dengan adanya kegiatan ini beberapa tahun mendatang penyakit yang diakibatkan oleh perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat akan menurun. Amin!

Tim CTPS Puskesmas Mojoagung :

  1. dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes.
  2. drg. Diana Roossumantri, M.Kes.
  3. M. Usman Effendi, ST
  4. Muji Wahyanto, S.Sos
  5. Zainul Arifin, S.Kep
  6. Syamsul Ma’arif, Amd.Kep.
  7. Neny Nur azizah, Amd.Kep.
  8. Purwati Qori’ah, Amd.Kep.
  9. Nur Farida Handayani, Amd.Gizi
  10. Ahmad Jayin, Amd.Kep.
  11. Mas’adah, Amd.gigi
  12. Arief Firman Wicaksono, S.KM

Narasi Oleh : M. Usman Effendi, ST & Arief Firman Wicaksono, S.KM

Upload oleh : Abdul Aziz

KARYAWANKU (MANAJEMEN SHIFT REFLEXION 4)


Sungguh sulit untuk menemukan karyawan teladan di Puskesmas Mojoagung. Mengapa? 80% Karyawan Puskesmas Mojoagung pada tahun 2011 TIDAK DISIPLIN

Bagaimana tidak,  mereka memang datang tidak selalu tepat pukul 7 pagi danpulang tidak selalu pukul 14 siang. Di antara mereka seringkali masih tenang di ruangannya sampai pukul 14.30 atau lebih.
”Mengapa belum pulang bu?”
”Bentar bu Lani, masih menyelesaikan catatan di buku register kurang sedikit”
”Mengapa tidak pulang mas?”
”Iya bu Lani, tanggung, kalau besok baru memasukkan stok obat kuatir ada yang kelupaan.”
”Kenapa tidak di titipkan yang dinas sore?” tanya saya pada petugas lainnya
”Lha ini pekerjaan saya kok dititipkan yang lain.”
Tidak jarang, setelah rapat program bersama dinas kesehatan di kota kami masih kembali ke puskesmas walau sudah pukul 12 lewat, karena ada tugas yang lebih baik diselesaikan hari itu daripada ditunda. Metode CLEAN DESK in one day.

PUSKESMAS MOJOAGUNG bersertifikat ISO 9001:2008

Suatu hari, kami sedang ada auditor ISO dari Surabaya melakukan surveylence audit yang ke sekian, tiba tiba muncul bidan saya yang baru 5 hari melahirkan secata cesar. Sungguh membuatku berlinang …..Demikain pula karyawan lain bersedia hadir ketika ada tamu atau tugas penting walau masih dalam rangka cuti (dokter, bidan, perawat, petugas rumah tangga atau lainnya).
Sama seperti saya kalau begitu. Bahkan ada yang sengaja mengambil cuti agar bisa menyelesaikan pembukuan di rumah dengan tenang.

Cerita yang lain, masih banyak karyawan yang pulang dengan membawa tugas sampai melibatkan suami, istri, anak, menantu, keponakan….. membantu menyelesaikan pekerjaan kantor. Ini adalah peran KBK (Keluarga Besar Karyawan) Puskesmas Mojoagung.
Dokter dan perawat serta bidan yang harus siap siaga 24 jam walau secara bergilir walau tidak harus hadir secara fisik. Petugas promkes (promosi kesehatan), petugas kesehatan lingkungan, petugas siaga bencana dan surveylence ….
” Hallo pak, bisa minta tolong ke lokasi memantau banjir malam ini?”
”Dimana buk”  …. Lalu saya memberikan lokasi tempat yang perlu ditinjau dengan perbekalan yang harus disiapkan…. dialog lewat tilpon itu sekitar jam 00.03. Sementara saya siap di rumah sewaktu diperlukan juga harus berangkat.

dr. Lani, persiapan Pameran Pelayanan Publik (tengah malam)

Suatu malam, tetangga mungkin sempat heran, ada mobil ambulans mampir ke rumah menjemput saya. Setelah itu kami menuju arena pameran penilaian pelayanan publik untuk kabupaten dan pekerjaan memasang display tentang puskesmas Mojoagung akhirnya selesai sekitar pukul 00.30. Hmmm……. esok pagi pukul tujuh sudah harus siap juga di tenda pamer tersebut karena ada wakil dari Kemenpan yang akan menilai, tentu saja bapak Bupati dan para pembesar lainnya.
Hasilnya cukup fantastis, membuat puskesmas lain sempat kecil hati dan ”menggugat” teman di dinkes, mengapa mereka tidak diberi arahan.

Pameran Pelayanan Publik

Tapi ini sungguh innovasi kami beserta karyawan……… Satu langkah ke depan bukan harus menunggu petunjuk atasan, sejauh ini tidak melanggar tata tertib dan aturan.

Maka, sungguh sulit menemukan karyawan teladan diantara puluhan karyawan teladan yang ada. Manajamen seperti ini adalah upaya membangun disiplin dan tanggung jawab TIDAK bernormakan aturan, tata tertib dan  hukuman tetapi menjaring hati nurani insan kesehatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab profesi.
Manajemen yang berdasarkan CFC = Concern, Focus and Commitment
Dengan demikian kinerja bukan lagi sesuatu yang dipaksakan tetapi sesuatu yang melekat dalam setiap detak jantung hati dan setiap langkah sehat insan puskesmas Mojoagung dalam bekerja , berinteraksi dan mengolah rejeki.

Akhirnya, berhasil juga mendapatkan kriteria untuk menjaring yang terbaik diantara terbaik lainnya dengan kriteria sebagai berikut :
1.    Ketanggapan terhadap kebutuhan organisasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
2.    Kecepatan dan ketepatan dalam melakukan tindakan
3.    Inovasi tanpa biaya tinggi
4.    Memuaskan baik untuk diri sendiri, rekan kerja dan pimpinan unit kerja
5.    Tidak melanggar aturan yang berlaku.

Akhir dari semua reflaksi akhir tahun dan untuk menjadi semangat di tahun 2012 kami sampaikan SELAMAT atas prestasi sebagai KARYAWAN TELADAN 2011 kepada :

1. Bpk. Samsul Maarif. AMd.Kep, dan

Bpk. Syamsul Ma'arif, AMd.Kep.

2. Bpk. Marimun.

Bpk. Marimun (persiapan Pameran Pelayanan Publik)

Mari kita terus berprestasi dalam doa dan karya dengan CFC = Concern, Focus and Commitment. Sukses……

Salam dari saya,

dr. Lani.

Upload by : Aziz

AUDIT EKSTERNAL ISO 9001:2008 OLEH TIM AUDIT DARI WQA SURABAYA


Opening Meeting

Tanggal 16 Nopember 2011 Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan Tim dari WQA untuk mengaudit ISO 9001:2008 yang sudah dijalankan di Puskesmas Mojoagung . Tim ini terdiri atas dua orang yaitu dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi selaku ketua Tim Audit dan Arifudin, AMD sebagai anggota.
Audit ISO 9001: 2008 ini di bagi menjadi beberapa sesi yaitu Opening Meeting, Proses audit ISO 9001:2008, diskusi Tim Audit ISO 9001:2008, dan Closing Meeting.

Proses Audit di Ruang Perawatan

Proses audit dilakukan pada top manajer, manajer representative, dan pemegang program. Selain itu para auditor juga melakukan observasi pada fasilitas yang ada di Puskesmas Mojoagung mulai dari loket pendaftaran sampai bagian kebersihan. Selanjutnya hasil temuan yang didapatkan didiskusikan dan disusun sebagai bahan penilaian.

Proses Audit di Bagian Loket Pendaftaran Pasien Rawat Jalan

Dalam proses audit sendiri di bagi 2 kelompok, yaitu : pertama QMR activities selaku Auditor Bpk. Arifudin, AMD yang didampingi oleh Bpk. Muji Wahyanto (pemegang program Promkes) dan Ibu Susmajaningtyas TW (Ko. AMI), kedua Providing Health Service & Community Health Activities selaku Auditor Bpk. Dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, M.Si yang didampingi oleh Bpk. Zainul Arifin (kepala Pelayanan Rawat Jalan) dan Bu. Mutoliatul Afidah (kepala Perawatan). Masing-masing proses audit memang sebagian besar banyak temuan di semua pelayanan di administrasi dan sasaran mutu, akan tetapi semua bagian pelayanan bisa di pertanggungjawabkan dengan baik sesuai protap yang ada. Untuk Audit Eksternal kali ini adalah yang ke-5 terhitung sejak Nopember 2007 dan berhasil terus menerus dengan sertifikasi ISO 9001:2000 dan ISO 9001:2008.

Tim ISO Puskesmas Mojoagung...Solid Abisssssss

Hasil temuan yang telah disusun tersebut kemudian dipaparkan dalam closing meeting yang dihadiri oleh dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes selaku Top Manager, ibu Umaysaroh, S.ST selaku Manager Representative, drg. Diana Roossumantri, M.Kes selaku ISO secretary dan para pemegang program. Dalam pemaparannya dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi dan Arifudin, AMD mengemukakan enam hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar mutu pelayanan di Puskesmas Mojoagung tetap terjaga. Namun secara umum Puskesmas Mojoagung masih layak menyandang predikat ISO 9001:2008.

Clossing Meeting ISO 9001:2008

Dalam kesempatan ini juga dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi menyatakan salut atas kekompakan dan semangat karyawan Puskesmas Mojoagung dalam menjalani proses audit. Hal ini dibuktikan dari antusiasme dan keramahan karyawan pada saat proses audit walaupun proses audit dimulai dari pukul 07.00-19.30 WIB.

Upload & Editor by : Abdul Aziz
Narasi : Arif Firman Wicaksono

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.