PENGHARGAAN INSTITUSI KESEHATAN BERPRESTASI TAHUN 2012


Satu lagi prestasi yang diraih oleh Puskesmas Mojoagung! Pada tanggal 12 November 2012 Puskesmas Mojoagung mendapatkan penghargaan sebagai Institusi Kesehatan Berprestasi dalam hal Upaya Promotif dan Preventif terbaik Tahun 2012. Penyerahan Piala dan Piagam  Penghargaan dilakukan langsung oleh Ibu Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp.A.,MPH kepada Puskesmas Mojoagung yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Puskesmas Mojoagung ibu dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes.  pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke – 48 yang berlangsung di Hotel Kartika Candra Jl. Gatot Subroto Jakarta. Penghargaan ini merupakan hasil dari Penilaian Puskesmas Berprestasi yang dilakukan Tim Penilai dari Kementerian Kesehatan yang diketuai oleh ibu Kartini Rustandi pada tanggal 8 Oktober 2012. Semoga dengan adanya penghargaan ini dapat memberikan semangat Puskesmas Mojoagung untuk dapat meningkatkan mutu layanannya baik dalam bidang UKP maupun UKM.

Upload : Arief Firman Wicaksono, S.KM

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE- 48 TAHUN 2012 KELUARGA BESAR KARYAWAN PUSKESMAS MOJOAGUNG


GambarHari Kesehatan Nasional adalah hari yang diperingati oleh insan kesehatan di seluruh Indonesia setiap tahun pada tanggal 12 November. Tema peringatan HKN Ke-48 Tahun 2012 adalah Indonesia Cinta Sehat “Ibu Selamat Anak Sehat”. Melalui tema ini diharapkan dapat meningkatkan semangat, kepedulian, komitmen dan gerakan nyata pembangunan kesehatan yang harus terus diperjuangkan oleh seluruh komponen bangsa.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung meramperingati hari Kesehatan Nasional 2012 ini sebagai hari yang sangat bermakna dalam menunjang tugas dan fungsinya. sebagai salah satu institusi kesehatan pemerintah di Kecamatan Mojoagung, oleh sebab itu Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung pada Peringatan HKN ke 48 Tahun 2012 ini mengambil sub tema yaitu “Satukan Tekad Untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat Yang Mandiri”. Kegiatan HKN ini difokuskan untuk masyarakat Mojoagung tanpa mengesampingkan partisipasi masyarakat lain yang ingin berkolaborasi merayakan Hari Kesehatan Nasional 2012 dengan mempertimbangkan kemampuan sumberdaya pada Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung.

Kegiatan ini diketuai oleh dr. Agustina Mufidah dan wakilnya dr. Diani Arishandi serta dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes selaku Ketua Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan oleh Keluarga besar Karyawan Puskesmas Mojoagung untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional ini, antara lain :

1. Donor Darah

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2012 bekerjasama dengan PMI Kabupaten Jombang dan diikuti oleh Karyawan Puskesmas Mojoagung, Pegawai Instansi di Kecamatan Mojoagung, Siswa Siswi SMU, serta masyarakat umum yang ingin mendonorkan darahnya. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial masyarakat kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

2. Lomba Senam Paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM)

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2012 dan diikuti oleh anggota Paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM). Adapun kriteria penilaiannya antara lain, kesesuaian gerakan dan semangat saat melakukan gerakan senam. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan para penderita diabetes Mellitus.

3. Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras)

Gambar

Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras) ini dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan lomba ini ibu-ibu kader diminta untuk mengkreasikan dan mengolah bahan pangan selain beras yang ada di sekitar mereka menjadi menu makanan yang sehat bagi keluarga.

4. Ibu Hamil Sehat

Gambar

Sesuai dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke – 48 tahun 2012 ini yaitu “Ibu Selamat Anak Sehat” maka acara ini diharapkan dapat mengasah dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil seputar masalah kehamilan serta bagaimana cara merawat serta menyusui bayi dengan benar.kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2 November 2012 dan diikuti ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung. Lomba ini dimulai dengan mengisi lembar pertanyaan tertulis, praktek merawat bayi, praktek menyusui dengan benar, senam hamil, dan diakhiri dengan sosialisasi ASI Eksklusif oleh dr. Agustina Mufidah.

5. Lomba Desa Siaga

Penilaian Desa Siaga dilakukan oleh Tim dari Puskesmas Mojoagung pada bulan Oktober 2012 untuk semua desa di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung. Dalam kegiatan ini Tim penilai melakukan penilaian kepada masing-masing Desa berdasarkan strata dan Tingkat keaktifan Desa Siaga tersebut.

6. Jalan Sehat

Gambar

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 November 2012 dan diikuti oleh Karyawan Puskesmas Mojoagung, Kader, Lintas Sektor, serta masyarakat sekitar Puskesmas Mojoagung. Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WIB dengan start dan finish di Halaman Puskesmas Mojoagung.  Setelah mencapai finish, para peserta mendapatkan kue dan air mineral. Acara selanjutnya adalah pengumuman Juara lomba yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan rincian sebagai berikut,

Lomba Senam Paguyuban Kencing Manis (PSKM)

Juara I diraih oleh Bapak Mustakim

Juara II diraih oleh Bapak Sukri

Juara III diraih oleh Bapak Sapari

Lomba Cipta Menu Sehat Keluarga “Selaras” (Selain Beras)

Juara I diraih oleh Desa Kedunglumpang

Juara II diraih oleh Desa Dukuhdimoro

Juara III diraih oleh Desa Karangwinongan

Lomba Desa Siaga

Juara I diraih oleh Desa Mojotrisno

Juara II diraih oleh Desa Kademangan

Juara III diraih oleh Desa Murukan

Setelah acara pengumuman pemenang lomba usai, kemudian dilanjutkan dengan acara yang sudah ditunggu-tunggu oleh peserta yaitu pengundian DOOR PRIZE! Keluarga besar karyawan Puskesmas Mojoagung menyediakan banyak door prize untuk acara jalan sehat ini diantaranya yaitu sepeda mini, kipas angin serta berbagai hadiah yang lain.

7. Operasi Katarak Gratis

Gambar

Mata merupakan organ yang penting bagi manusia, karena tanpa mata maka seseorang tidak bisa melakukan kegiatannya secara mandiri. Hal ini dapat berdampak pada penurunan derajat kesehatan orang tersebut. Oleh karena itu selain kegiatan dan lomba-lomba diatas, Keluarga Besar Puskesmas Mojoagung juga menyelenggarakan kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 November 2012. Sebelum dilakukan operasi katarak, petugas melakukan screening awal kepada pasien yang datang. Dari proses screening tersebut didapatkan  30 orang pasien yang memenuhi kriteria untuk mengikuti program operasi katarak gratis. Proses operasi dilakukan oleh dr. Erry Dewanto, Sp.M dari Klinik Mata Mojoagung.

Semoga pada Hari Kesehatan Nasional ke – 48 ini kita selalu diberikan kekuatan oleh Tuhan YME untuk dapat melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan sehingga dapat tercipta Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Sejahtera. Amin…..!

UPLOAD BY : ARIEF FIRMAN WICAKSONO, S.KM

TIPS MUDIK SEHAT DAN AMAN


Puskesmas Mojoagung

Puskesmas Mojoagung

Untuk Pengemudi :

  1. Agar menyiapkan fisik yang prima dan memeriksa kesehatan sebelum mengemudi ;
  2. Menghindari penggunaan obat keras dan minuman beralkohol; bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan ;
  3. Serta menyiapkan obat-obatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Untuk Penumpang :

  1. Selain menyiapkan fisik yang prima, di himbau untuk memeriksa kesehatan sebelum berangkat ;
  2. Membawa makanan dan minuman yang cukup ;
  3. Hati-hati dan menghindari makanan dan minuman pemberian orang tidak dikenal ;
  4. Menyiapkan obat-obatan pribadi ;
  5. Istirahat yang cukup dalam perjalanan ;
  6. Bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan dan jangan membuang sampah sembarangan.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung, mengucapkan :

“ Semoga anda selamat sampai tujuan. Selamat Idul Fitri 1433 H, mohon maaf lahir dan bathin ”

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release

Upload :  Aziz

Sehat Berpuasa Ramadhan dengan 12 Tips Sehat


GambarMotivasi yang kuat untuk berpuasa menyebabkan fisik kita siap untuk menghadapi sesuatu yang diakibatkan oleh puasa tersebut. Diketahui bahwa kadar asam lambung orang yang niat puasa lebih rendah dari orang yang kelaparan. Hal ini karena niat(motivasi) puasa menyebabkan penekanan pusat lapar di otak sehingga kita siap menahan lapar sampai waktu berbuka.

Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.

  1. Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
  2. Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.
  3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
  5. Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.
  6. Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubianyang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
  7. Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.
  8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  9. Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.
  10. Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.
  11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.
  12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.

Semoga bermanfaat, Amin

Upload : Aziz

Puskesmas Mojoagung terpilih Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi Tahun 2012


PDGI

PDGI

Setelah sekian lamanya akhirnya Puskesmas Mojoagung

PERSAGI

PERSAGI JOMBANG

menunjukkan eksistensinya terpilih dengan double category yaitu


 Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi Tahun 2012. Dengan berbagai ujian dan kompetisi yang a lot akhirnya Tenaga Kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi

Apel Pagi

semula yang terpilih seleksi yaitu :

1. drg. Hj. Diana Roossumantri, M.Kes.

2. Umaysaroh, S.ST.

3. Nur Farida Handayani, AMd.Gizi.

Akhirnya melalui seleksi antar Nakes se-Kabupaten Jombang, untuk Puskesmas Mojoagung terpilih Nakes :Kabupaten Jombang Tahun 2012 di usung keduanya oleh Puskesmas Mojoagung. Untuk Nakes Teladan

1. drg. Hj. Diana Roossumantri, M.Kes.

2. Nur Farida Handayani, AMd.Gizi.

Puskesmas Mojoagung

Kadinkes melihat persiapan

Dengan berbagai macam persiapan dilakukan oleh Puskesmas Mojoagung serta kerjasama oleh dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad. (Kepala Puskesmas Mojoagung) yang lebih akrabnya di panggil Bu. Lani dengan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jombang (dr. Heri Wibowo, M.Kes.) dalam rangka menuju seleksi tingkat Propinsi Jawa Timur, 

serta tidak tanggung2 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang (dr. Heri Wibowo, M.Kes.) terjun langsung ke Puskesmas Mojoagung untuk mengetahui sejauh mana persiapan Puskesmas Mojoagung dalam rangka Penilaian besok oleh Tim Penilai Propinsi Jawa Timur. Semua ini tidak lepas juga peran Bpk. Syamsul Ma’arif, AMd. Kep. selaku ketua panitia persiapan Nakes Teladan Puskesmas Mojoagung yang tekun dalam menata apik persiapan oleh Puskesmas Mojoagung.

Puskesmas Mojoagung

drg. Diana R (kanan) bersama Tim Penilai Nakes Teladan

Akhirnya pada Hari Jum’at Tanggal 11 Mei 2012 Tim Penilai Propinsi Jawa Timur memberikan penilaian langsung baik dari Nakesnya serta Puskesmas yang bersangkutan.

Puskesmas Mojoagung

Bu. Nur Farida H. AMd.Gizi presentasi Nakes Teladan

Tahapan seleksi yang harus dilalui para calonpun terbilang ketat. “Selain harus menjalani ujian tertulis, calon teladan akan ditinjau tim juri di lapangan dimana mereka bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat.
Prestasi yang membanggakan yang diraih Nakes Teladan Puskesmas Mojoagung, akhirnya menuju seleksi Tingkat Propinsi Jawa Timur
SELAMAT kepada nakes teladan, semoga dapat berlanjut di Istana Negara Jakarta, Amin.

Upload : Aziz

Fun Outbond Puskesmas Mojoagung


Fun Outbond Puskesmas Mojoagung

Saya melihat dan mengingat dengan detil setiap kejadian yang saya anggap menarik dan enak dikenang saat kantor saya mengadakan kegiatan Outbond hari Sabtu lalu, di daerah Wonosalam, Jombang (tepatnya di guardian ”bagi kaum peselancar dunia maya searching aja di http://www.guardianjungle.com). Supaya nanti saya atau siapapun bisa mengingatnya kembali saat saya atau siapapun nanti tidak lagi menjadi salah satu bagian di kantor ini.

Puskesmas MojoagungAssalamualaikum kawan2 dan apa kabarnya semua?? (khususnya buat kawan2 sekantor saya, maka postingan ini saya buatkan untuk kalian semua hehehehe..) gimana rasanya outbond kemaren?? buat kawan2 yang laen mungkin yang sudah pernah merasakan outbond taulahhh gimana rasanya kan,ya capek ya seru, seingat saya, saya pernah juga dulu ikutan acara kayak gini outbond tp itu duluuu.. 2006 dulu, dan sebetulnya waktu kecil juga sering outbond..haha keren kan (maksudnya maen di kebon) ? (boleh disebut outbond gak ya kalo misalkan berkelahi sampai bergulat ma kawan gara2 rebutan layangan wkwkwkwkwk)

* Puskesmas MojoagungDalam Outbond kemaren semuanya berangkat naek mini bus (Elf), kecuali saudara Bayu Suwarno Putra karena sudah tahu rute atau kepentingan lain mungkin, jadinya lebih memilih naek sepeda motor matic sendiri, saya juga mau sebetulnya naek kendaraan sendiri tapi laen rasanya sensasinya itu kalau dalam acara yang rombongan gini tapi berangkatnya sendiri, lagipula gak ada alasan buat berangkat sendiri.. karena semua akomodasi ditanggung penuh dari kantor.

Puskesmas Mojoagung

Welcom To Guardian The Junggle

semuanya ada 4 (empat) mini bus (Elf), isinya masing2 mini bus (Elf) 16-17 personil, so pas naek mini bus (Elf), tapi untungnya orang2 ya di mini bus (Elf) saya, rame, seru dan suka becanda jadinya gak bosan di dalam mini bus (Elf) itu (terutama Dokter Diani…). ah tapi dasar sayanya yang malasan, di mini bus (Elf) malah ketiduran, sudah mau sampai baru bangun.. hahaha… menjelang sampai di lokasi, areal masuknya adalah sebuah hutan belantara yang asri dan rapi, gak taunya beberapa menit lepas dr situ…. “WELCOME TO THE GUARDIAN JUNGLE”.

mini bus (Elf) rombongan kami persis seperti masuk ke wilayah twilight zone dimana batas antara dua hal yang kontras sangat berdekatan, tapi semakin kedalam suasana alaminya makin kentara, jalanan sempit yang hanya bisa dilalui dua kendaraan kecil, pemudi-pemudi yang belum tersentuh gaya metroplolitan.
dari situ kami pun tiba di kompleks GUARDIAN JUNGLE, dannnnnnnnnnn acara outbond pun dimulaiii!!!!
Pertama dengan hiburan oleh pembina / instruktur, yaitu semacam tarian tapi juga konyol….juga butuh konsentrasi tingkat tinggi…. so ada yang terkena hukuman gara2 kurangnya konsentrasi, Game berikutnya adalah proses membentuk sebuah kelompok yang nantinya dibuat menjadi kelompok sebuah petualangan seru….disini oleh pembina disuruh untuk berhitung sampai dengan 8 kemudian siapa yang terhitung / menempati urutan nomor tersebut mengelompok sesuai nomor urutan tadi. So ….seruuuuuuuuuuuu

Puskesmas Mojoagung

Puskesmas Mojoagung

untuk game awalnya setelah game2 pemanasan, 60-an personil semua kami dibagi menjadi 4 kelompok, masing2 punya nama, hahahaha kl kata Shakespeare what is it in a name? jadinya kelompoknya saya pun asal jadi saja, nama kelompoknya bernama Kelompok Singa (Hrrr haauuu) !! kenapa Singa? karena Singa merupakan raja hutan kayak lokasi GUARDIAN JUNGLE, setelah sepakat buat Yel-Yel, semua maju bersamaan, teriaklah kami.. hahahaha (teringat waktu sekalah TK dulu…pada suka tertawa satu sama lain)
(4 kelompok : Singa, Garuda, Cemara, Cibika-Cibiku…. apalah kira2 seperti itu)

Game dilanjutkan……ber-petualang dengan masing2 kelompok yg sudah terbentuk tadi….

Flying Fox (Guardian Junggle)

Flying Fox…pertamanya sih, hukhhhhhh keluar keringat dingin tapi…….akhirnya ya enak juga….setelah terbang uhuiiiiiiiiiiiiiii, tetapi sesuatu yang menarik ada di pundak Bu Suparmi….pokoknya rasa takut, gemetar, keringat dingin seketika sudah terlihat hal2 yg hubungannya terbang…..

 

Masih seputaran kompetisi antar kelompok kemudian adalah permainan kecepatan untuk mengusung bola dengan beberapa seutas tali (lupa nama aslinya) kemudian diletakkan ± 10 meteran ke depan……. lagi2 hmmmm game yg menguras emosi dan konsentrasi….tapi akhirnya juga terselesaikan juga

Bambu Gila

Game ketiga, Bambu gilaaaaaaaaaaaa…. kita semua memang sudah dibuat gila hanya sebuah tongkat kecil…sekecil jari kelingking kita…..tapiiiiiiii juga membutuhkan sebuah kerjasama dan kekompokan antar personil, bagaimana tidak karena semakin kita mengikuti ego… semakin keras bambu itu melawan…he…he he…he he…he, wah da bambu ini da hantunya (sulut pak ketua….)

Game keempat adalah mengusung ban dengan alat tongkat kemudian bersama2 memindahkannya di lain tempat dengan jarak ± 10 meter kemudian hasilnya hahaha ternyata kelompok saya yang paling bagus… wkwkwkkwkwkkwk..

Sungai Buaya

Terakhir game nya adalah sungai buaya so….semua personil harus melintas sungai dengan alat papan seadanya dengan hanya ber-ijak papan yang pas dengan kedua kaki, sulittttttttt pa lagi dengan batasan waktu 20 menit harus nyampe’ semuanya….. hmmmm

Tali Asih Purna Tugas (Bpk. Suroto & Bu. Sri Sulastri)

Begitu selesai game semuanya, akhirnya masuk jam sholat, makan siang dan acara santai, acara santainya nya ya kesan-pesan, pengumuman pemenang kelompok, dan dooooorprizeeeeeee…. untuk kelompok terbaik dalam hal kecepatan, kekompakan, kesabaran….dll adalah kelompok GARUDA…(koor. Bpk. Zainul) hiks.. hiks.. hiks.. semua punya bakat terpendam rupanya, ada yang jiwa mudanya tak tenggelam usia, ada juga yang berbakat humoris.. selama seling jeda ada tali kasih buat Bpk. Suroto Ali Purwoko dan Bu. Sri Sulastri sebagai rasa terima kasih selama ini atas bhakti terbaiknya beliau… hiks.. hiks.. hiks..(yachhhhh daripada terngiang lebih baik yukkkk makan siang)
Inilah daftar moment terbaik buat…….

Group Singa

Ya.. begitulah kira2, acara Fun Outbond 2012 di Guardian Jungle-Wonosalam-Jombang, semoga bermanfaat bagi kita semua, membawa kesegaran dalam lingkungan kerja, mempererat hubungan silaturahim antara sesama kita, serta menjadi kenangan dalam bentuk gambar dan cerita, karena kelak belasan tahun kemudian, a Picture speaks more than words… dan KBK Puskesmas Mojoagung semoga semakin maju memberikan yang terbaik bagi masyarakat.. ….Amin

Diposkan oleh : Aziz

Wassalamualaikum

BERGERILYA MEMBUDAYAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)


dr. Lani, sedang memberikan penyuluhan

Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara untuk hidup sehat yang paling sederhana dan murah tetapi sayang belum membudaya. Padahal bila dilakukan dengan baik dapat mencegah berbagai penyakit menular seperti diare bahkan tipus. Hanya dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) kita bisa mencegah penyakit diare 80-90% dan penyakit -penyakit lain (misal: ISPA, Influensa , bahkan Virus H5N1) sebesar 45 %.

Pak Usman bersama anak sekolah mempraktekkan CTPS

Selain itu Cuci tangan pakai sabun juga merupakan salah satu pilar STBM/StoPS yaitu:

  1. Buang Air Besar ke Jamban sehat
  2. Cuci tangan pakai sabun
  3. Penyediaan air bersih
  4. Pengelolaan sampah rumah tangga
  5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga

Berdasarkan Hasil survei Health service Program tahun 2006 didapatkan  hanya 12 dari 100 orang Indonesia yang melakukan cuci tangan pakai sabun setelah buang air besar. Tidak mengherankan jika banyak penduduk Indonesia yang masih menderita penyakit seperti diare karena kebiasaan hidup yang tidak bersih.

Ember (tong) sederhana & murah untuk mencuci tangan, kreasi Tim CTPS Puskesmas Mojoagung

Oleh karena itu Puskesmas Mojoagung mengawali tahun 2012 ini dengan ”bergerilya” untuk membudayakan cuci tangan pakai sabun pada Murid TK dan SD kelas satu yang berada di wilayah kerjanya. Kenapa dipilih siswa TK dan SD kelas satu? Karena anak-anak cenderung memiliki ingatan yang kuat sehingga apabila Perilaku cuci tangan pakai sabun ini sudah dibiasakan dari kecil diharapkan perilaku ini akan terus terbawa sampai dia dewasa nanti.

Adapun Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan cuci tangan pakai sabun sebagai berikut:

NO

Nama Sekolah

Murid Kls I

Tanggal Pelaksanaan

1

SD Dukuhmojo I

39

09 Januari 2012

2

MI Gedangan

27

09 Januari 2012

3

MI Dukuhmojo

21

10 Januari 2012

4

SD Kedunglumpang

32

10 Januari 2012

5

SD Karangwinongan I

19

11 Januari 2012

6

SD Karangwinongan II

20

11 Januari 2012

7

MI Dukuhdimoro

15

12 Januari 2012

8

SD Dukuhdimoro

38

12 Januari 2012

9

SD Mojotrisno

42

13 Januari 2012

10

SD Mojotrisno

41

13 Januari 2012

11

SD Murukan

38

14 Januari 2012

12

MI Murukan

29

14 Januari 2012

13

SD Kademangan I

30

16 Januari 2012

14

SD Kademangan II

35

16 Januari 2012

15

SD Tanggalrejo

43

17 Januari 2012

16

MI Jonggrong

18

17 Januari 2012

17

MI Babussalam

60

18 Januari 2012

18

MI Sunan Kalijogo

28

18 Januari 2012

19

SD Beth’el

8

19 Januari 2012

20

SD Wijana

10

19 Januari 2012

21

SD Dukuhmojo II

35

19 Januari 2012

22

SD Miagan

40

20 Januari 2012

23

SD Seketi

23

20 Januari 2012

NO

Nama Sekolah

Jumlah

 Murid

Pelaksanaan

1

TK Babussalam Kademangan

61

21Januari 2012

2

TK AT Taubah Kademangan

90

21Januari 2012

3

RA Kusuma Mulia Jonggrong

29

24Januari 2012

4

RA Muawanah Dukuhdimoro

102

24Januari 2012

5

TK Darma Wanita Dukuhmojo

72

25Januari 2012

6

RA Dukuhmojo

135

25Januari 2012

7

RA Mambaul Ulum Murukan

26

26Januari 2012

8

TK Muslimat NU Murukan

73

26Januari 2012

9

TK Babussalam Kalibening

124

27Januari 2012

10

TK Ahlul Quro Kemodo

50

27Januari 2012

11

TK Perwanida Semen

77

28Januari 2012

12

TK Mojoranu Tanggalrejo

35

28Januari 2012

13

TK Tunas Harapan Pandean

72

30Januari 2012

14

TK Bustanul Ulum Seketi

19

30Januari 2012

15

TK Kartika Mojotrisno

56

31Januari 2012

16

TK Darma Wanita Pekunden

50

31Januari 2012

17

RA Roudlotul Hikmah Juwet

24

6 Februari 2012

18

TK Dewi Sartika Dukuhdimoro

47

6 Februari 2012

19

TK Beth’el Mojotrisno

30

7 Februari 2012

20

TK Wijana Kademangan

17

7 Februari 2012

7 Langkah Mencuci Tangan

Banyak pengalaman menarik yang kami dapatkan dari kegiatan ini, salah satunya adalah banyak  anak-anak yang menangis karena  mengira akan disuntik akhirnya setelah dijelaskan bahwa kita akan bermain dan belajar bagaimana cara mencuci tangan dan benar mereka diam dan antusias saat kami memberikan penyuluhan. Selain itu ternyata para orang tua dan guru juga masih belum mengetahui cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar dengan 7 Langkah yaitu :

  1. Basuh tangan dengan air bersih dan mengalir kemudian gunakan sabun
  2. Gosok punggung tangan serta sela-sela jari kanan  dan sebaliknya
  3. Gosok telapak tangansela-sela jari
  4. Gosok sisi dalam jari-jari dengan kedua tangan mengunci
  5. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya
  6. Gosok dengan memutar ujung-ujung jari tangan kanan dan sebaliknya
  7. Gosok Pergelangan tangan kiri dan sebaliknya lalu basuh dengan air bersih yang mengalir kemudian keringkan dengan lap bersih sampai kering

Semoga dengan adanya kegiatan ini beberapa tahun mendatang penyakit yang diakibatkan oleh perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat akan menurun. Amin!

Tim CTPS Puskesmas Mojoagung :

  1. dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad.,M.Kes.
  2. drg. Diana Roossumantri, M.Kes.
  3. M. Usman Effendi, ST
  4. Muji Wahyanto, S.Sos
  5. Zainul Arifin, S.Kep
  6. Syamsul Ma’arif, Amd.Kep.
  7. Neny Nur azizah, Amd.Kep.
  8. Purwati Qori’ah, Amd.Kep.
  9. Nur Farida Handayani, Amd.Gizi
  10. Ahmad Jayin, Amd.Kep.
  11. Mas’adah, Amd.gigi
  12. Arief Firman Wicaksono, S.KM

Narasi Oleh : M. Usman Effendi, ST & Arief Firman Wicaksono, S.KM

Upload oleh : Abdul Aziz

KARYAWANKU (MANAJEMEN SHIFT REFLEXION 4)


Sungguh sulit untuk menemukan karyawan teladan di Puskesmas Mojoagung. Mengapa? 80% Karyawan Puskesmas Mojoagung pada tahun 2011 TIDAK DISIPLIN

Bagaimana tidak,  mereka memang datang tidak selalu tepat pukul 7 pagi danpulang tidak selalu pukul 14 siang. Di antara mereka seringkali masih tenang di ruangannya sampai pukul 14.30 atau lebih.
”Mengapa belum pulang bu?”
”Bentar bu Lani, masih menyelesaikan catatan di buku register kurang sedikit”
”Mengapa tidak pulang mas?”
”Iya bu Lani, tanggung, kalau besok baru memasukkan stok obat kuatir ada yang kelupaan.”
”Kenapa tidak di titipkan yang dinas sore?” tanya saya pada petugas lainnya
”Lha ini pekerjaan saya kok dititipkan yang lain.”
Tidak jarang, setelah rapat program bersama dinas kesehatan di kota kami masih kembali ke puskesmas walau sudah pukul 12 lewat, karena ada tugas yang lebih baik diselesaikan hari itu daripada ditunda. Metode CLEAN DESK in one day.

PUSKESMAS MOJOAGUNG bersertifikat ISO 9001:2008

Suatu hari, kami sedang ada auditor ISO dari Surabaya melakukan surveylence audit yang ke sekian, tiba tiba muncul bidan saya yang baru 5 hari melahirkan secata cesar. Sungguh membuatku berlinang …..Demikain pula karyawan lain bersedia hadir ketika ada tamu atau tugas penting walau masih dalam rangka cuti (dokter, bidan, perawat, petugas rumah tangga atau lainnya).
Sama seperti saya kalau begitu. Bahkan ada yang sengaja mengambil cuti agar bisa menyelesaikan pembukuan di rumah dengan tenang.

Cerita yang lain, masih banyak karyawan yang pulang dengan membawa tugas sampai melibatkan suami, istri, anak, menantu, keponakan….. membantu menyelesaikan pekerjaan kantor. Ini adalah peran KBK (Keluarga Besar Karyawan) Puskesmas Mojoagung.
Dokter dan perawat serta bidan yang harus siap siaga 24 jam walau secara bergilir walau tidak harus hadir secara fisik. Petugas promkes (promosi kesehatan), petugas kesehatan lingkungan, petugas siaga bencana dan surveylence ….
” Hallo pak, bisa minta tolong ke lokasi memantau banjir malam ini?”
”Dimana buk”  …. Lalu saya memberikan lokasi tempat yang perlu ditinjau dengan perbekalan yang harus disiapkan…. dialog lewat tilpon itu sekitar jam 00.03. Sementara saya siap di rumah sewaktu diperlukan juga harus berangkat.

dr. Lani, persiapan Pameran Pelayanan Publik (tengah malam)

Suatu malam, tetangga mungkin sempat heran, ada mobil ambulans mampir ke rumah menjemput saya. Setelah itu kami menuju arena pameran penilaian pelayanan publik untuk kabupaten dan pekerjaan memasang display tentang puskesmas Mojoagung akhirnya selesai sekitar pukul 00.30. Hmmm……. esok pagi pukul tujuh sudah harus siap juga di tenda pamer tersebut karena ada wakil dari Kemenpan yang akan menilai, tentu saja bapak Bupati dan para pembesar lainnya.
Hasilnya cukup fantastis, membuat puskesmas lain sempat kecil hati dan ”menggugat” teman di dinkes, mengapa mereka tidak diberi arahan.

Pameran Pelayanan Publik

Tapi ini sungguh innovasi kami beserta karyawan……… Satu langkah ke depan bukan harus menunggu petunjuk atasan, sejauh ini tidak melanggar tata tertib dan aturan.

Maka, sungguh sulit menemukan karyawan teladan diantara puluhan karyawan teladan yang ada. Manajamen seperti ini adalah upaya membangun disiplin dan tanggung jawab TIDAK bernormakan aturan, tata tertib dan  hukuman tetapi menjaring hati nurani insan kesehatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab profesi.
Manajemen yang berdasarkan CFC = Concern, Focus and Commitment
Dengan demikian kinerja bukan lagi sesuatu yang dipaksakan tetapi sesuatu yang melekat dalam setiap detak jantung hati dan setiap langkah sehat insan puskesmas Mojoagung dalam bekerja , berinteraksi dan mengolah rejeki.

Akhirnya, berhasil juga mendapatkan kriteria untuk menjaring yang terbaik diantara terbaik lainnya dengan kriteria sebagai berikut :
1.    Ketanggapan terhadap kebutuhan organisasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
2.    Kecepatan dan ketepatan dalam melakukan tindakan
3.    Inovasi tanpa biaya tinggi
4.    Memuaskan baik untuk diri sendiri, rekan kerja dan pimpinan unit kerja
5.    Tidak melanggar aturan yang berlaku.

Akhir dari semua reflaksi akhir tahun dan untuk menjadi semangat di tahun 2012 kami sampaikan SELAMAT atas prestasi sebagai KARYAWAN TELADAN 2011 kepada :

1. Bpk. Samsul Maarif. AMd.Kep, dan

Bpk. Syamsul Ma'arif, AMd.Kep.

2. Bpk. Marimun.

Bpk. Marimun (persiapan Pameran Pelayanan Publik)

Mari kita terus berprestasi dalam doa dan karya dengan CFC = Concern, Focus and Commitment. Sukses……

Salam dari saya,

dr. Lani.

Upload by : Aziz

AUDIT EKSTERNAL ISO 9001:2008 OLEH TIM AUDIT DARI WQA SURABAYA


Opening Meeting

Tanggal 16 Nopember 2011 Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan Tim dari WQA untuk mengaudit ISO 9001:2008 yang sudah dijalankan di Puskesmas Mojoagung . Tim ini terdiri atas dua orang yaitu dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi selaku ketua Tim Audit dan Arifudin, AMD sebagai anggota.
Audit ISO 9001: 2008 ini di bagi menjadi beberapa sesi yaitu Opening Meeting, Proses audit ISO 9001:2008, diskusi Tim Audit ISO 9001:2008, dan Closing Meeting.

Proses Audit di Ruang Perawatan

Proses audit dilakukan pada top manajer, manajer representative, dan pemegang program. Selain itu para auditor juga melakukan observasi pada fasilitas yang ada di Puskesmas Mojoagung mulai dari loket pendaftaran sampai bagian kebersihan. Selanjutnya hasil temuan yang didapatkan didiskusikan dan disusun sebagai bahan penilaian.

Proses Audit di Bagian Loket Pendaftaran Pasien Rawat Jalan

Dalam proses audit sendiri di bagi 2 kelompok, yaitu : pertama QMR activities selaku Auditor Bpk. Arifudin, AMD yang didampingi oleh Bpk. Muji Wahyanto (pemegang program Promkes) dan Ibu Susmajaningtyas TW (Ko. AMI), kedua Providing Health Service & Community Health Activities selaku Auditor Bpk. Dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, M.Si yang didampingi oleh Bpk. Zainul Arifin (kepala Pelayanan Rawat Jalan) dan Bu. Mutoliatul Afidah (kepala Perawatan). Masing-masing proses audit memang sebagian besar banyak temuan di semua pelayanan di administrasi dan sasaran mutu, akan tetapi semua bagian pelayanan bisa di pertanggungjawabkan dengan baik sesuai protap yang ada. Untuk Audit Eksternal kali ini adalah yang ke-5 terhitung sejak Nopember 2007 dan berhasil terus menerus dengan sertifikasi ISO 9001:2000 dan ISO 9001:2008.

Tim ISO Puskesmas Mojoagung...Solid Abisssssss

Hasil temuan yang telah disusun tersebut kemudian dipaparkan dalam closing meeting yang dihadiri oleh dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes selaku Top Manager, ibu Umaysaroh, S.ST selaku Manager Representative, drg. Diana Roossumantri, M.Kes selaku ISO secretary dan para pemegang program. Dalam pemaparannya dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi dan Arifudin, AMD mengemukakan enam hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar mutu pelayanan di Puskesmas Mojoagung tetap terjaga. Namun secara umum Puskesmas Mojoagung masih layak menyandang predikat ISO 9001:2008.

Clossing Meeting ISO 9001:2008

Dalam kesempatan ini juga dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi menyatakan salut atas kekompakan dan semangat karyawan Puskesmas Mojoagung dalam menjalani proses audit. Hal ini dibuktikan dari antusiasme dan keramahan karyawan pada saat proses audit walaupun proses audit dimulai dari pukul 07.00-19.30 WIB.

Upload & Editor by : Abdul Aziz
Narasi : Arif Firman Wicaksono

PENILAIAN KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIK PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2011

Tag


dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. (bersama Guk & Yuk Puskesmas Mojoagung)

UPTD Puskesmas Mojoagung mendapat kehormatan menjadi wakil Kabupaten Jombang dalam rangka Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik 2011 Provinsi Jawa Timur. Sehubungan dengan hal itu pada hari ini (Selasa, 18 Oktober 2011 ) Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan dari Tim Penilai yang terdiri atas seorang ketua dan lima orang anggota yang berasal dari berbagai instansi diantaranya Biro Organisasi, Biro Hukum Pemprov Jatim, Depkominfo dan Inspektorat Provinsi Jatim. Penilaian dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan karyawan maupun pasien yang berada di Puskesmas Mojoagung. Adapun aspek penilaian ini sesuai dengan PERMENPAN No. 7 Tahun 2011 Tentang Standar Pelayanan Publik antara lain Visi, Misi, Motto, Sistem & Prosedur, Sumber Daya Manusia, serta sarana dan prasarana.

dari kiri-kanan ( Bu Ina-Ketua Tim Penilai, Bpk. Drs. Widjono S, M.Si.-Wakil Bupati Jombang, Bpk. dr. Suparyanto, M.Kes.-Ka.Dinkes Jombang)

Pada kesempatan yang berbahagia ini Wakil Bupati Jombang Bapak Drs.H Widjono Soeparno,Msi didampingi oleh Dr.Suparyanto,M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Jombang berkenan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Jombang mengapresiasi positif adanya penilaian ini untuk perbaikan ke depan, karena Puskesmas Mojoagung ini merupakan salah satu Puskesmas terbaik yang dimiliki Jombang. Pada kesempatan ini juga hadir perwakilan dari elemen masyarakat yang berupa beberapa paguyuban yang dibina oleh Puskesmas Mojoagung yaitu, paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM), paguyuban TB, paguyuban Masyarakat Peduli Kesehatan, paguyuban guru UKS, kader Posyandu, kader Posyandu Remaja, kader TPG, karang wreda, serta perwakilan Kecamatan, Desa, TNI, dan Kepolisian.

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. (presentasi profil puskesmas)

Dalam paparannya, dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes Selaku Kepala UPTD Puskesmas Mojoagung menyatakan bahwa dalam kinerjanya Puskesmas Mojoagung selalu berupaya untuk memenuhi visinya yaitu “Menjadi Pusat Pemberdayaan, Penggerakan, Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang terpercaya dengan sertifikasi ISO 9001:2008”. Selain itu Puskesmas Mojoagung selalu berpegang teguh pada janji layanannya yaitu IDAMAN (Inovatif, Disukai Masyarakat, Aman, Manusiawi, Asih, dan Nyaman) . Menurut ketua tim penilai yaitu Ibu Siti Roaniah, SH Msi berdasaran pengamatan tim penilai pelayanan di Puskesmas Mojoagung cukup baik dan sesuai dengan standar pelayanan publik. Namun menurut beliau ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar mutu pelayanan dapat ditingkatkan yaitu mengenai papan nama dan kebersihan toilet pasien.

Bapak Drs. Eka dan Bapak Hartono dari Biro Organisasi Kabupaten Jombang selaku pembina Puskesmas Mojoagung dalam penilaian ini berharap Puskesmas mojoagung mendapatkan hasil yang terbaik.

Upload by : Abdul Aziz
Narasi : Arief Firman Wicaksono, SKM

Lomba Hias Ruangan Puskesmas Mojoagung


HUT RI

Dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke -66 Tahun serta mengusung tema Lebaran, Puskesmas Mojoagung mempersembahkan untuk keindahan ruangan pelayanan guna memberikan pelayanan yang nyaman bagi pasien.

Kreatifitas teman-teman sangat mempesona dan menawan … dengan berbagai macam bahan/properties yang dipakai untuk menampilkan ruangannya agar tampak ramai dan meriah.

Ini terbukti dengan waktu yang singkat, untuk kebersihan dan hias ruangan terselesaikan dengan baik serta tidak lepas karena kekompakan masing-masing karyawan dalam satu ruangan pelayanan.

Kebersihan dan Keindahan adalah wujud dari cerminan kualitas hidup kita, semakin kita memaksimalkannya akan semakin meningkat pula kualitas  kenikmatan hidup kita “ujar salah satu Petugas Perawatan yang sedang mendekorasi ruangan”.

Untuk penilaian sendiri banyak item yang akan di perhatikan/pertimbangkan oleh panitia, yaitu : Kebersihan, Keindahan, Kerapian, Kejelasan Info dan Kreatifitas. Untuk bobot nilai yang tertinggi pada kriteria Kebersihan dan Kreatifitas.

Kemudian Scuad Tim Penilai terdiri dari :

1. dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes.

2. dr. DIANI ARISANDHI

3. drg. DIANA ROOSSUMANTRI, M.Kes.

Dengan melihat scuad Tim Penilai yang kredibilitasnya tidak diragukan lagi, maka nantinya Lomba Hias pastinya berlangsung JURDIL, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selamat untuk Teman-teman Karyawan Puskesmas, atas Solidnya kerjasama tim dekor masing-masing ruangan pelayanan yang telah berhasil memodifikasi ruangan dengan waktu yang relatif singkat.

Semoga menjadi yang TERBAIK….Amin.

Upload & Narasi : Abdul Aziz

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H

Idul Fitri memberikan kesempatan kepada kita untuk bersilaturahmi, saling mendekatkan diri, dan saling memaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan. Saya ingin mengajak Bapak dan Ibu serta Saudara-saudara  memanfaatkan Idul Fitri untuk mempererat tali silaturahmi itu dan saling memaafkan di antara kita.

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Hari Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim. Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan “halal bi-halal”,[4] memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Renungan bagi kita dalam rangka menyambut Idul Fitri dengan biasa saja. Kan, memang sudah menjadi kebiasaan setiap tahun. Mereka yang takut atau setengah takut atau enggap atau perasaan semacam itu akan menyambut Idul Fitri dengan gembira. Hari yang penuh kebebasan setelah mereka harus menahan lapar dan haus selama bulan Ramadhan. Mereka kemudian makan dan minum sepuas-puasnya, berpesta pora menyambut Idul Fitri. Golongan yang menyambut gembira bulan Ramadhan akan menyambut Idul Fitri dengan perasaan yang sedih. Mereka sedih, karena tidak tahu apakah mereka akan menemui bulan Ramadhan tahun depan. Rasulullah bersabda: ”Jika mereka mengetahui hikmah yang terdapat dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka menghendaki agar semua bulan itu bulan Ramadhan.

Nah, kita termasuk golongan yang mana? Mari kita instropeksi ke dalam diri kita masing-masing. Mari kita bertanya ke dalam diri kita masing-masing. Setelah itu, mari kita perbaiki puasa kita di sisa bulan Ramadhan ini. Mudah-mudahan Allah menerima puasa kita, amien.

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Taqobalallahu minnaa wa minkum Shiyamanaa wa shiyamakum

Minal ‘aidin wal faizin

Mohon maaf lahir dan batin

Upload : Abdul Aziz

SENYUM, UNTUK SIAPA MANFAATNYA?

Tag


Smile

Sebagai seorang pemimpin, maka salah satu hal kecil yang penting yang sebaiknya Anda tampilkan setiap hari adalah wajah yang murah senyum. Apalagi bagi Anda yang bergelut di bidang Pelayanan Pelanggan pasti tidak asing dengan 3S: Senyum, Sapa, Salam. 3S adalah prosedur standar yang banyak digunakan dalam industri jasa. Kalau kita ke bank misalnya, para pegawai bank semenjak Anda akan memasuki bank sudah menerapkan 3S ini. Demikian pula kalau kita akan naik pesawat terbang. Para cabin crew akan menyapa Anda dengan wajah cerah menyambut Anda di pintu masuk pesawat.
Ada pula yang menambahkannya menjadi 5S dengan menambahkan Sopan Santun. Ada pula yang 6S dengan menambahkan S terakhir yaitu “Sukses”.
Sebenarnya, untuk siapakah senyum itu? Benar bahwa hal itu wajib diberikan kepada pelanggan yang datang. Dan kalau Anda adalah salah satu orang yang diwajibkan untuk melakukannya, bisa jadi Anda akan ditegur pimpinan Anda karena tidak melakukannya. Dengan situasi persaingan kian hari kian ketat, maka hal ini sudah bukan sesuatu yang asing lagi untuk di debat keberadaannya.
Kalau dilihat lebih jauh, jika kita tersenyum, maka yang paling besar menerima manfaatnya adalah kita sendiri. Berikut adalah beberapa efek positif dari tersenyum:
1. Senyum membuat Anda merasa tenang. Dra. Tieneke Syaraswati ,S.Psi,S.Ed,M.Fil,A.Andr seorang psikolog dan dosen pengajar FKUI mengatakan bahwa Jika kita tersenyum maka tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang baik untuk otak dan membuat kita jadi tenang.
2. Senyum membuat klien / nasabah Anda kembali lagi. Ketika kita tersenyum kepada seseorang, dia akan merasa bernilai, penting dan berharga. Jika dia nasabah Anda, bisa dipastikan jika dia akan senang berkunjung kembali ke tempat Anda tanpa dia sadari. Dan hanya diperlukan sebuah senyum untuk semua itu sebagai ungkapan kehangatan yang tulus. Pepatah China mengatakan, “Seseorang yang tak memiliki senyum seharusnya tidak membuka toko.” Wiraniaga, pelaku bisnis, siapa pun yang kehidupannya bergantung pada pelanggan atau dukungan orang lain harus belajar cara mempraktekkan penerimaan dalam hubungan mereka.
3. Senyum membuat Anda awet muda. Senyum merupakan obat awet muda karena senyum menggerakkan otot wajah, sehingga otot wajah terlatih dan kencang. Senyum dapat mengendurkan urat saraf tegang di wajah sehingga resiko munculnya keriput dapat dikurangi. Tanpa keriput, tentu saja wajah kita terlihat lebih awet muda. Saat tersenyum tubuh kita memberi sinyal-sinyal positif kehidupan, sehingga tubuh kita menerimanya sebagai anugerah, sehingga imunitas tubuh meningkat. Senyum sama dengan olah raga yang bermanfaat, otot-otot wajah ikut bergerak.
4. Senyum membuat Jantung Anda sehat. Diantara satu sebab penyakit jantung adalah stres. Stres akan memicu kerusakan endothelium –lapisan jantung- yang dapat mendorong terciptanya kolesterol pada pembuluh darah. Hebatnya, senyum mampu menghilangkan stres dan mampu membuat jantung tidak berdebar terlalu kencang. Dapat kita bayangkan dampak dari keadaan tersebut. Tersenyum juga dapat membuat kita lebih rileks sehingga kerja jantung pun normal dan resiko hipertensi dapat dikurangi.
5. Senyum mempercepat proses penyembuhan. Senyum (dan tertawa juga) bisa mengurangi produksi hormon efinefrin dan kortisol. Hormon ini memiliki pengaruh memperlambat proses penyembuhan. Selain itu, senyum juga membuat tubuh menghasilkan hormon endorphin serta serotonin yang merupakan hormon pengendali rasa nyeri. Oleh karena itu, senyum dapat mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses penyembuhan. dr. Rosemary Cogan dari Texas Tech University : menemukan bukti bahwa rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa. Tidak itu saja, kekebalan tubuh pun bisa meningkat.
6. Senyum membuat Anda disenangi lingkungan. Orang yang mudah tersenyum memiliki daya tarik tersendiri. Mereka akan terlihat sebagai pribadi yang terbuka, sukses, percaya diri, dan tangguh. Penilaian positif tersebut mampu mengundang orang untuk mengenal lebih dekat bahkan menjalin kerja sama dengan kita. Orang yang mudah tersenyum akan lebih banyak didekati orang-orang di sekitarnya daripada mereka yang susah tersenyum. Nah, ini berarti senyum mampu menciptakan sebuah relasi kedekatan antara si pemilik senyum dengan orang di sekitarnya. Ketika kita sedang tidak dalam mood baik, cobalah untuk tersenyum. Senyuman yang Anda lakukan mampu mengubah kondisi hati Anda. Coba saja, tersenyum sambil memikirkan hal yang negatif. Sulit bukan?! Oleh karenanya, mau tidak mau, tersenyum akan membuat kita berpikir positif dan merasa lebih baik.

Upload : Abdul Aziz
Narasi : Arief Firman W, SKM

Kado ULTAH spesial Kepala Puskesmas Mojoagung

Tag


ULTAH bu LANI

Hari Senin, 18 April 2011 merupakan hari yang paling indah dan renungan bagi yang merayakan Ulang Tahun. Terutama yang spesial untuk Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes) yang telah merayakan Hari Kelahiran (Ulang Tahun). Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan Bu Lani insan yang mulia, semakin disayang Tuhan, Keluarga dan Teman sekitar serta menyayangi semuanya, semakin umurnya berkah, pahalanya bertambah, segala urusan dimudahkan oleh NYA ……, Amin.

Sebuah cerita/omongan/pandangan atau yang lain sajalah…. yang penting hanyalah cerita yang mungkin tidak begitu penting bagi banyak orang, tapi ….. juga mungkin juga penting bagi sedikit orang.

Singkat cerita ……
Setiap kali saya datang ke sebuah pesta ulang tahun, saya selalu terpesona dengan suasananya.
Ada banyak orang yang berpakaian bagus-bagus. Dekorasi yang meriah dan kelap-kelip. Banyak balon dan bunga. Banyak makanan dan minuman. Musik. Hadiah. Dan tawa pada raut-raut bahagia.

Kejutan dari Teman2 KBK Puskesmas Mojoagung

Setiap kali saya mempersiapkan diri untuk menghadiri sebuah undangan perayaan ulang tahun, saya selalu berkata pada diri saya sendiri, “Jangan datang dengan membawa otak filsufmu. Tinggalkan saja sebentar dirumah, dan bersenang-senanglah!”
Kemudian saya menjelma menjadi tamu yang turut berbahagia untuk si tuan rumah, dan membaur dengan undangan lainnya.

Kemudian, saatnya tiba waktu untuk pulang ke rumah, saya kembali menjelma menjadi seorang pemikir yang menyebalkan dan iritating.

Saya berpikir, mengapa? Mengapa ungkapan Happy Birthday yang seharusnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Selamat Hari Lahir berubah menjadi Selamat Ulang Tahun? Mengapa harus Ulang Tahun? Mengulang tahun yang sudah berlalu? Bisakah?

Apa esensinya untuk turut berbahagia di pesta ulang tahun? Berbahagia karena sebenarnya kita merayakan berkurangnya umur si tuan rumah? Berbahagia karena sesungguhnya waktu kita bersama si tuan rumah semakin sedikit di dunia ini?
Apa yang membuat kita tertawa? Apa yang sebenarnya dirayakan?

dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes. merayakan ULTAH

Hari lahir memang hanya bisa diperingati setahun sekali. Kecuali yang lahir pada tahun kabisat yang dirayakan setiap empat tahun sekali. Ngomong-ngomong, hitungan umurnya bagaimana ya? Setiap empat tahun bertambah satu atau bertambah empat? Lalu apakah diluar tahun kabisat hari lahir mereka dirayakan di tanggal 1 Maret atau bagaimana?

Oh, kembali ke peringatan setahun sekali itu. Ataukah yang dirayakan sebenarnya adalah ternyata, kita masih diberi kesempatan untuk menjalani hari lahir kita di tahun ini, yang juga berarti sebenarnya kita telah berhasil melalui satu tahun dari ulang tahun kita yang telah lalu dengan selamat dan baik-baik saja. Yakinkah?

Wah, dari satu ungkapan yang terdiri dari tiga kata bisa mempertanyakan banyak hal.
Semua ini hanya saya dan pertanyaan yang berputar di kepala saya saja.

Sekali lagi saya dan teman-teman KBK Puskesmas Mojoagung, menghaturkan spesial buat …. Bu Lani

5 Jangan !!!

Selamat karena telah berhasil merayakan satu kali lagi hari kelahirannya. Dan jangan lupa, waktu kita di dunia semakin berkurang. Maka isilah setiap waktu yang kita miliki dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

Upload by : Aziz

Delegasi WSP (Water and Sanitation Program) Negara LAOS berkunjung ke Puskesmas Mojoagung

Tag


Puskesmas Mojoagung menuju ODF

Setelah pada Tahun 2010 lalu, Puskesmas Mojoagung kedatangan tamu istimewa Bill and Melinda Gates Foundation terjun langsung ke lapangan di Desa Dukuhmojo Kec. Mojoagung Kab. Jombang untuk melihat lebih dekat penerapan program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan ODF (Open Defecation Free) atau tidak BAB di sembarang tempat.
Kini giliran delegasi WSP (Water and Sanitation Program) Laos yang belajar ke Jombang, rombongan delegasi WSP Laos tiba di kota santri didampingi oleh Kementrian Kesehatan RI dan perwakilan UNICEF Laos. Wakil Bupati Jombang, Widjono Soeparno menyambut hangat rombongan di ruang rapat Wabup serta ditemani jajaran Kepala Dinas Kabupaten Jombang.

Di provinsi Dr.Van Kongkoe yang terdiri dari 10 district (setingkat kota/kabupaten, red), ada sekitar 600 desa. Dari 600 desa tersebut baru 6 desa yang sudah menerapkan program STBM.

Banyak hal yang menjadi bahan dialog pagi itu, terkait pendanaan program, pemicu keberhasilan program serta bagaimana merubah perilaku masyarakat untuk sadar dan mengerti akan kebersihan lingkungan. Dr.Van Kongkoe juga sempat menanyakan apakah program STBM ini juga disupport oleh dana APBD. Hal tersebut dijawab dr.Suparyanto, Kepala Dinas Kesehatan Jombang. “Memang kita ada bantuan dari dana APBD sebesar 300 juta rupiah, namun yang kembali justru lebih besar hingga 1,7 Milyar. Ini berkat keseriusan masyarakat untuk mensukseskan program” tegasnya.

Sejak 2008 lalu, program STBM yang didanai oleh World Bank (Bank Dunia, red) telah dijalankan di beberapa desa. Hasilnya, dari survey lapangan yang dilakukan Dinas Kesehatan, kasus diare yang ditemukan turun drastis. “Ini kurva penurunan terjadinya kasus diare di Jombang dari tahun 2008 sampai 2010” kata Suparyanto sembari menunjuk dinding yang digunakan sebagai layar proyektor.

Paparan Suparyanto membuat rombongan WSP Laos makin ingin tahu seluk beluk keberhasilan program STBM di kota santri. Terjerat rasa penasaran yang mendalam, rombongan melanjutkan untuk study lapangan di desa Temuwulan Perak. Di balai desa, mereka dipertemukan dengan kader lingkungan yang berhasil menggerakkan warga desa untuk tidak BAB sembarangan..

Rombongan Delegasi WSP-LAOS

Tiba di Puskesmas Mojoagung pada Kamis (31/3) siang jam 14.30 WIB.
Dr. Van Kongkeo, Deputy Director Champasack Provincial Health Department (setingkat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, red.) yang memimpin rombongan membuka dialog dengan ucapan selamat pagi. “Selamat Siang, we are from Laos, need to learn everything about CTSL or STBM programme in Jombang” ujar pria yang meraih gelar doktor di Jerman ini.

Dr. Van Kongkoe (Ketua Rombongan Delegasi WSP-LAOS)

Penyambutan awal dibuka oleh Kepala Puskesmas Mojoagung dengan singkat profil Puskesmas Mojoagung serta Program Kesehatan yang salah satunya Program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) yang juga menjadi salah satu misi Bapak Camat Mojoagung, dimana di Tahun 2011 Kecamatan Mojoagung menuju ODF (Open Defecation Free).

Dokter Muda UNAIR membuka acara Penyambutan

Ketika Kepala Puskesmas Mojoagung memperlihatkan dokumentasi kepada rombongan tamu bahwa bagaimana proses awal pihaknya bersama Tim SToPS menjadikan wilayah kerja Puskesmas Mojoagung menuju ODF, mereka sangat kagum karena mereka menganggap usaha kami adalah memang pada dasarnya menciptakan masyarakat yang nantinya bisa mandiri dalam hal kebersihan diri dan lingkungannya. Berbagai macam usaha dilakukan oleh Tim SToPS Puskesmas Mojoagung dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat yaitu :
1. Ikut serta dalam pertemuan rutin pengajian jama’ah Tahlil dan Yasin
2. Musyawarah Desa
3. Pertemuan rutin Kader di Puskesmas Mojoagung

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. berinteraksi dengan Rombongan Delegasi WSP LAOS

Yang lebih menarik dari program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan ODF (Open Defecation Free) atau tidak BAB di sembarang tempat di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung adalah antusiasme masyarakat untuk dapat menciptakan lingkungannya sendiri menjadi bersih dan sehat dengan cara arisan untuk membuat jamban sehat, karena tidak mudah mengubah pola hidup masyarakat untuk menjadi lebih baik dan sehat.

Sempat terjadi dialog panjang dengan Kepala Puskesmas Mojoagung dan Tim SToPS serta staf Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, sebelum akhirnya  jam 16.30 WIB rombongan WSP Laos dan Kementrian RI meninggalkan Puskesmas Mojoagung untuk meneruskan perjalanan ke Surabaya.

Sumber :

http://www.djombang.com

Tim SToPS Puskesmas Mojoagung

Thanks for : Dokter Muda UNAIR (Ruthfi Adriana & Aresta Vita Satria, dkk)

Upload by : Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.