KARYAWANKU (MANAJEMEN SHIFT REFLEXION 4)

Sungguh sulit untuk menemukan karyawan teladan di Puskesmas Mojoagung. Mengapa? 80% Karyawan Puskesmas Mojoagung pada tahun 2011 TIDAK DISIPLIN

Bagaimana tidak,  mereka memang datang tidak selalu tepat pukul 7 pagi danpulang tidak selalu pukul 14 siang. Di antara mereka seringkali masih tenang di ruangannya sampai pukul 14.30 atau lebih.
”Mengapa belum pulang bu?”
”Bentar bu Lani, masih menyelesaikan catatan di buku register kurang sedikit”
”Mengapa tidak pulang mas?”
”Iya bu Lani, tanggung, kalau besok baru memasukkan stok obat kuatir ada yang kelupaan.”
”Kenapa tidak di titipkan yang dinas sore?” tanya saya pada petugas lainnya
”Lha ini pekerjaan saya kok dititipkan yang lain.”
Tidak jarang, setelah rapat program bersama dinas kesehatan di kota kami masih kembali ke puskesmas walau sudah pukul 12 lewat, karena ada tugas yang lebih baik diselesaikan hari itu daripada ditunda. Metode CLEAN DESK in one day.

PUSKESMAS MOJOAGUNG bersertifikat ISO 9001:2008

Suatu hari, kami sedang ada auditor ISO dari Surabaya melakukan surveylence audit yang ke sekian, tiba tiba muncul bidan saya yang baru 5 hari melahirkan secata cesar. Sungguh membuatku berlinang …..Demikain pula karyawan lain bersedia hadir ketika ada tamu atau tugas penting walau masih dalam rangka cuti (dokter, bidan, perawat, petugas rumah tangga atau lainnya).
Sama seperti saya kalau begitu. Bahkan ada yang sengaja mengambil cuti agar bisa menyelesaikan pembukuan di rumah dengan tenang.

Cerita yang lain, masih banyak karyawan yang pulang dengan membawa tugas sampai melibatkan suami, istri, anak, menantu, keponakan….. membantu menyelesaikan pekerjaan kantor. Ini adalah peran KBK (Keluarga Besar Karyawan) Puskesmas Mojoagung.
Dokter dan perawat serta bidan yang harus siap siaga 24 jam walau secara bergilir walau tidak harus hadir secara fisik. Petugas promkes (promosi kesehatan), petugas kesehatan lingkungan, petugas siaga bencana dan surveylence ….
” Hallo pak, bisa minta tolong ke lokasi memantau banjir malam ini?”
”Dimana buk”  …. Lalu saya memberikan lokasi tempat yang perlu ditinjau dengan perbekalan yang harus disiapkan…. dialog lewat tilpon itu sekitar jam 00.03. Sementara saya siap di rumah sewaktu diperlukan juga harus berangkat.

dr. Lani, persiapan Pameran Pelayanan Publik (tengah malam)

Suatu malam, tetangga mungkin sempat heran, ada mobil ambulans mampir ke rumah menjemput saya. Setelah itu kami menuju arena pameran penilaian pelayanan publik untuk kabupaten dan pekerjaan memasang display tentang puskesmas Mojoagung akhirnya selesai sekitar pukul 00.30. Hmmm……. esok pagi pukul tujuh sudah harus siap juga di tenda pamer tersebut karena ada wakil dari Kemenpan yang akan menilai, tentu saja bapak Bupati dan para pembesar lainnya.
Hasilnya cukup fantastis, membuat puskesmas lain sempat kecil hati dan ”menggugat” teman di dinkes, mengapa mereka tidak diberi arahan.

Pameran Pelayanan Publik

Tapi ini sungguh innovasi kami beserta karyawan……… Satu langkah ke depan bukan harus menunggu petunjuk atasan, sejauh ini tidak melanggar tata tertib dan aturan.

Maka, sungguh sulit menemukan karyawan teladan diantara puluhan karyawan teladan yang ada. Manajamen seperti ini adalah upaya membangun disiplin dan tanggung jawab TIDAK bernormakan aturan, tata tertib dan  hukuman tetapi menjaring hati nurani insan kesehatan sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab profesi.
Manajemen yang berdasarkan CFC = Concern, Focus and Commitment
Dengan demikian kinerja bukan lagi sesuatu yang dipaksakan tetapi sesuatu yang melekat dalam setiap detak jantung hati dan setiap langkah sehat insan puskesmas Mojoagung dalam bekerja , berinteraksi dan mengolah rejeki.

Akhirnya, berhasil juga mendapatkan kriteria untuk menjaring yang terbaik diantara terbaik lainnya dengan kriteria sebagai berikut :
1.    Ketanggapan terhadap kebutuhan organisasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
2.    Kecepatan dan ketepatan dalam melakukan tindakan
3.    Inovasi tanpa biaya tinggi
4.    Memuaskan baik untuk diri sendiri, rekan kerja dan pimpinan unit kerja
5.    Tidak melanggar aturan yang berlaku.

Akhir dari semua reflaksi akhir tahun dan untuk menjadi semangat di tahun 2012 kami sampaikan SELAMAT atas prestasi sebagai KARYAWAN TELADAN 2011 kepada :

1. Bpk. Samsul Maarif. AMd.Kep, dan

Bpk. Syamsul Ma'arif, AMd.Kep.

2. Bpk. Marimun.

Bpk. Marimun (persiapan Pameran Pelayanan Publik)

Mari kita terus berprestasi dalam doa dan karya dengan CFC = Concern, Focus and Commitment. Sukses……

Salam dari saya,

dr. Lani.

Upload by : Aziz

AUDIT EKSTERNAL ISO 9001:2008 OLEH TIM AUDIT DARI WQA SURABAYA

Opening Meeting

Tanggal 16 Nopember 2011 Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan Tim dari WQA untuk mengaudit ISO 9001:2008 yang sudah dijalankan di Puskesmas Mojoagung . Tim ini terdiri atas dua orang yaitu dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi selaku ketua Tim Audit dan Arifudin, AMD sebagai anggota.
Audit ISO 9001: 2008 ini di bagi menjadi beberapa sesi yaitu Opening Meeting, Proses audit ISO 9001:2008, diskusi Tim Audit ISO 9001:2008, dan Closing Meeting.

Proses Audit di Ruang Perawatan

Proses audit dilakukan pada top manajer, manajer representative, dan pemegang program. Selain itu para auditor juga melakukan observasi pada fasilitas yang ada di Puskesmas Mojoagung mulai dari loket pendaftaran sampai bagian kebersihan. Selanjutnya hasil temuan yang didapatkan didiskusikan dan disusun sebagai bahan penilaian.

Proses Audit di Bagian Loket Pendaftaran Pasien Rawat Jalan

Dalam proses audit sendiri di bagi 2 kelompok, yaitu : pertama QMR activities selaku Auditor Bpk. Arifudin, AMD yang didampingi oleh Bpk. Muji Wahyanto (pemegang program Promkes) dan Ibu Susmajaningtyas TW (Ko. AMI), kedua Providing Health Service & Community Health Activities selaku Auditor Bpk. Dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, M.Si yang didampingi oleh Bpk. Zainul Arifin (kepala Pelayanan Rawat Jalan) dan Bu. Mutoliatul Afidah (kepala Perawatan). Masing-masing proses audit memang sebagian besar banyak temuan di semua pelayanan di administrasi dan sasaran mutu, akan tetapi semua bagian pelayanan bisa di pertanggungjawabkan dengan baik sesuai protap yang ada. Untuk Audit Eksternal kali ini adalah yang ke-5 terhitung sejak Nopember 2007 dan berhasil terus menerus dengan sertifikasi ISO 9001:2000 dan ISO 9001:2008.

Tim ISO Puskesmas Mojoagung...Solid Abisssssss

Hasil temuan yang telah disusun tersebut kemudian dipaparkan dalam closing meeting yang dihadiri oleh dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes selaku Top Manager, ibu Umaysaroh, S.ST selaku Manager Representative, drg. Diana Roossumantri, M.Kes selaku ISO secretary dan para pemegang program. Dalam pemaparannya dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi dan Arifudin, AMD mengemukakan enam hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar mutu pelayanan di Puskesmas Mojoagung tetap terjaga. Namun secara umum Puskesmas Mojoagung masih layak menyandang predikat ISO 9001:2008.

Clossing Meeting ISO 9001:2008

Dalam kesempatan ini juga dr. Dzulkifli Machmud, M.Kes, MSi menyatakan salut atas kekompakan dan semangat karyawan Puskesmas Mojoagung dalam menjalani proses audit. Hal ini dibuktikan dari antusiasme dan keramahan karyawan pada saat proses audit walaupun proses audit dimulai dari pukul 07.00-19.30 WIB.

Upload & Editor by : Abdul Aziz
Narasi : Arif Firman Wicaksono

PENILAIAN KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIK PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2011

Tag

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. (bersama Guk & Yuk Puskesmas Mojoagung)

UPTD Puskesmas Mojoagung mendapat kehormatan menjadi wakil Kabupaten Jombang dalam rangka Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik 2011 Provinsi Jawa Timur. Sehubungan dengan hal itu pada hari ini (Selasa, 18 Oktober 2011 ) Puskesmas Mojoagung mendapat kunjungan dari Tim Penilai yang terdiri atas seorang ketua dan lima orang anggota yang berasal dari berbagai instansi diantaranya Biro Organisasi, Biro Hukum Pemprov Jatim, Depkominfo dan Inspektorat Provinsi Jatim. Penilaian dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan karyawan maupun pasien yang berada di Puskesmas Mojoagung. Adapun aspek penilaian ini sesuai dengan PERMENPAN No. 7 Tahun 2011 Tentang Standar Pelayanan Publik antara lain Visi, Misi, Motto, Sistem & Prosedur, Sumber Daya Manusia, serta sarana dan prasarana.

dari kiri-kanan ( Bu Ina-Ketua Tim Penilai, Bpk. Drs. Widjono S, M.Si.-Wakil Bupati Jombang, Bpk. dr. Suparyanto, M.Kes.-Ka.Dinkes Jombang)

Pada kesempatan yang berbahagia ini Wakil Bupati Jombang Bapak Drs.H Widjono Soeparno,Msi didampingi oleh Dr.Suparyanto,M.Kes selaku Kepala Dinas Kesehatan Jombang berkenan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Jombang mengapresiasi positif adanya penilaian ini untuk perbaikan ke depan, karena Puskesmas Mojoagung ini merupakan salah satu Puskesmas terbaik yang dimiliki Jombang. Pada kesempatan ini juga hadir perwakilan dari elemen masyarakat yang berupa beberapa paguyuban yang dibina oleh Puskesmas Mojoagung yaitu, paguyuban Sehat Kencing Manis (PSKM), paguyuban TB, paguyuban Masyarakat Peduli Kesehatan, paguyuban guru UKS, kader Posyandu, kader Posyandu Remaja, kader TPG, karang wreda, serta perwakilan Kecamatan, Desa, TNI, dan Kepolisian.

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. (presentasi profil puskesmas)

Dalam paparannya, dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes Selaku Kepala UPTD Puskesmas Mojoagung menyatakan bahwa dalam kinerjanya Puskesmas Mojoagung selalu berupaya untuk memenuhi visinya yaitu “Menjadi Pusat Pemberdayaan, Penggerakan, Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang terpercaya dengan sertifikasi ISO 9001:2008”. Selain itu Puskesmas Mojoagung selalu berpegang teguh pada janji layanannya yaitu IDAMAN (Inovatif, Disukai Masyarakat, Aman, Manusiawi, Asih, dan Nyaman) . Menurut ketua tim penilai yaitu Ibu Siti Roaniah, SH Msi berdasaran pengamatan tim penilai pelayanan di Puskesmas Mojoagung cukup baik dan sesuai dengan standar pelayanan publik. Namun menurut beliau ada beberapa hal yang perlu diperbaiki agar mutu pelayanan dapat ditingkatkan yaitu mengenai papan nama dan kebersihan toilet pasien.

Bapak Drs. Eka dan Bapak Hartono dari Biro Organisasi Kabupaten Jombang selaku pembina Puskesmas Mojoagung dalam penilaian ini berharap Puskesmas mojoagung mendapatkan hasil yang terbaik.

Upload by : Abdul Aziz
Narasi : Arief Firman Wicaksono, SKM

Lomba Hias Ruangan Puskesmas Mojoagung

HUT RI

Dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke -66 Tahun serta mengusung tema Lebaran, Puskesmas Mojoagung mempersembahkan untuk keindahan ruangan pelayanan guna memberikan pelayanan yang nyaman bagi pasien.

Kreatifitas teman-teman sangat mempesona dan menawan … dengan berbagai macam bahan/properties yang dipakai untuk menampilkan ruangannya agar tampak ramai dan meriah.

Ini terbukti dengan waktu yang singkat, untuk kebersihan dan hias ruangan terselesaikan dengan baik serta tidak lepas karena kekompakan masing-masing karyawan dalam satu ruangan pelayanan.

Kebersihan dan Keindahan adalah wujud dari cerminan kualitas hidup kita, semakin kita memaksimalkannya akan semakin meningkat pula kualitas  kenikmatan hidup kita “ujar salah satu Petugas Perawatan yang sedang mendekorasi ruangan”.

Untuk penilaian sendiri banyak item yang akan di perhatikan/pertimbangkan oleh panitia, yaitu : Kebersihan, Keindahan, Kerapian, Kejelasan Info dan Kreatifitas. Untuk bobot nilai yang tertinggi pada kriteria Kebersihan dan Kreatifitas.

Kemudian Scuad Tim Penilai terdiri dari :

1. dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes.

2. dr. DIANI ARISANDHI

3. drg. DIANA ROOSSUMANTRI, M.Kes.

Dengan melihat scuad Tim Penilai yang kredibilitasnya tidak diragukan lagi, maka nantinya Lomba Hias pastinya berlangsung JURDIL, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selamat untuk Teman-teman Karyawan Puskesmas, atas Solidnya kerjasama tim dekor masing-masing ruangan pelayanan yang telah berhasil memodifikasi ruangan dengan waktu yang relatif singkat.

Semoga menjadi yang TERBAIK….Amin.

Upload & Narasi : Abdul Aziz

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H

Idul Fitri memberikan kesempatan kepada kita untuk bersilaturahmi, saling mendekatkan diri, dan saling memaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan. Saya ingin mengajak Bapak dan Ibu serta Saudara-saudara  memanfaatkan Idul Fitri untuk mempererat tali silaturahmi itu dan saling memaafkan di antara kita.

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Hari Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim. Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, dimana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan “halal bi-halal”,[4] memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Renungan bagi kita dalam rangka menyambut Idul Fitri dengan biasa saja. Kan, memang sudah menjadi kebiasaan setiap tahun. Mereka yang takut atau setengah takut atau enggap atau perasaan semacam itu akan menyambut Idul Fitri dengan gembira. Hari yang penuh kebebasan setelah mereka harus menahan lapar dan haus selama bulan Ramadhan. Mereka kemudian makan dan minum sepuas-puasnya, berpesta pora menyambut Idul Fitri. Golongan yang menyambut gembira bulan Ramadhan akan menyambut Idul Fitri dengan perasaan yang sedih. Mereka sedih, karena tidak tahu apakah mereka akan menemui bulan Ramadhan tahun depan. Rasulullah bersabda: ”Jika mereka mengetahui hikmah yang terdapat dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka menghendaki agar semua bulan itu bulan Ramadhan.

Nah, kita termasuk golongan yang mana? Mari kita instropeksi ke dalam diri kita masing-masing. Mari kita bertanya ke dalam diri kita masing-masing. Setelah itu, mari kita perbaiki puasa kita di sisa bulan Ramadhan ini. Mudah-mudahan Allah menerima puasa kita, amien.

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Taqobalallahu minnaa wa minkum Shiyamanaa wa shiyamakum

Minal ‘aidin wal faizin

Mohon maaf lahir dan batin

Upload : Abdul Aziz

SENYUM, UNTUK SIAPA MANFAATNYA?

Tag

Smile

Sebagai seorang pemimpin, maka salah satu hal kecil yang penting yang sebaiknya Anda tampilkan setiap hari adalah wajah yang murah senyum. Apalagi bagi Anda yang bergelut di bidang Pelayanan Pelanggan pasti tidak asing dengan 3S: Senyum, Sapa, Salam. 3S adalah prosedur standar yang banyak digunakan dalam industri jasa. Kalau kita ke bank misalnya, para pegawai bank semenjak Anda akan memasuki bank sudah menerapkan 3S ini. Demikian pula kalau kita akan naik pesawat terbang. Para cabin crew akan menyapa Anda dengan wajah cerah menyambut Anda di pintu masuk pesawat.
Ada pula yang menambahkannya menjadi 5S dengan menambahkan Sopan Santun. Ada pula yang 6S dengan menambahkan S terakhir yaitu “Sukses”.
Sebenarnya, untuk siapakah senyum itu? Benar bahwa hal itu wajib diberikan kepada pelanggan yang datang. Dan kalau Anda adalah salah satu orang yang diwajibkan untuk melakukannya, bisa jadi Anda akan ditegur pimpinan Anda karena tidak melakukannya. Dengan situasi persaingan kian hari kian ketat, maka hal ini sudah bukan sesuatu yang asing lagi untuk di debat keberadaannya.
Kalau dilihat lebih jauh, jika kita tersenyum, maka yang paling besar menerima manfaatnya adalah kita sendiri. Berikut adalah beberapa efek positif dari tersenyum:
1. Senyum membuat Anda merasa tenang. Dra. Tieneke Syaraswati ,S.Psi,S.Ed,M.Fil,A.Andr seorang psikolog dan dosen pengajar FKUI mengatakan bahwa Jika kita tersenyum maka tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang baik untuk otak dan membuat kita jadi tenang.
2. Senyum membuat klien / nasabah Anda kembali lagi. Ketika kita tersenyum kepada seseorang, dia akan merasa bernilai, penting dan berharga. Jika dia nasabah Anda, bisa dipastikan jika dia akan senang berkunjung kembali ke tempat Anda tanpa dia sadari. Dan hanya diperlukan sebuah senyum untuk semua itu sebagai ungkapan kehangatan yang tulus. Pepatah China mengatakan, “Seseorang yang tak memiliki senyum seharusnya tidak membuka toko.” Wiraniaga, pelaku bisnis, siapa pun yang kehidupannya bergantung pada pelanggan atau dukungan orang lain harus belajar cara mempraktekkan penerimaan dalam hubungan mereka.
3. Senyum membuat Anda awet muda. Senyum merupakan obat awet muda karena senyum menggerakkan otot wajah, sehingga otot wajah terlatih dan kencang. Senyum dapat mengendurkan urat saraf tegang di wajah sehingga resiko munculnya keriput dapat dikurangi. Tanpa keriput, tentu saja wajah kita terlihat lebih awet muda. Saat tersenyum tubuh kita memberi sinyal-sinyal positif kehidupan, sehingga tubuh kita menerimanya sebagai anugerah, sehingga imunitas tubuh meningkat. Senyum sama dengan olah raga yang bermanfaat, otot-otot wajah ikut bergerak.
4. Senyum membuat Jantung Anda sehat. Diantara satu sebab penyakit jantung adalah stres. Stres akan memicu kerusakan endothelium –lapisan jantung- yang dapat mendorong terciptanya kolesterol pada pembuluh darah. Hebatnya, senyum mampu menghilangkan stres dan mampu membuat jantung tidak berdebar terlalu kencang. Dapat kita bayangkan dampak dari keadaan tersebut. Tersenyum juga dapat membuat kita lebih rileks sehingga kerja jantung pun normal dan resiko hipertensi dapat dikurangi.
5. Senyum mempercepat proses penyembuhan. Senyum (dan tertawa juga) bisa mengurangi produksi hormon efinefrin dan kortisol. Hormon ini memiliki pengaruh memperlambat proses penyembuhan. Selain itu, senyum juga membuat tubuh menghasilkan hormon endorphin serta serotonin yang merupakan hormon pengendali rasa nyeri. Oleh karena itu, senyum dapat mengurangi rasa nyeri dan mempercepat proses penyembuhan. dr. Rosemary Cogan dari Texas Tech University : menemukan bukti bahwa rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa. Tidak itu saja, kekebalan tubuh pun bisa meningkat.
6. Senyum membuat Anda disenangi lingkungan. Orang yang mudah tersenyum memiliki daya tarik tersendiri. Mereka akan terlihat sebagai pribadi yang terbuka, sukses, percaya diri, dan tangguh. Penilaian positif tersebut mampu mengundang orang untuk mengenal lebih dekat bahkan menjalin kerja sama dengan kita. Orang yang mudah tersenyum akan lebih banyak didekati orang-orang di sekitarnya daripada mereka yang susah tersenyum. Nah, ini berarti senyum mampu menciptakan sebuah relasi kedekatan antara si pemilik senyum dengan orang di sekitarnya. Ketika kita sedang tidak dalam mood baik, cobalah untuk tersenyum. Senyuman yang Anda lakukan mampu mengubah kondisi hati Anda. Coba saja, tersenyum sambil memikirkan hal yang negatif. Sulit bukan?! Oleh karenanya, mau tidak mau, tersenyum akan membuat kita berpikir positif dan merasa lebih baik.

Upload : Abdul Aziz
Narasi : Arief Firman W, SKM

Kado ULTAH spesial Kepala Puskesmas Mojoagung

Tag

ULTAH bu LANI

Hari Senin, 18 April 2011 merupakan hari yang paling indah dan renungan bagi yang merayakan Ulang Tahun. Terutama yang spesial untuk Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes) yang telah merayakan Hari Kelahiran (Ulang Tahun). Semoga dengan bertambahnya usia menjadikan Bu Lani insan yang mulia, semakin disayang Tuhan, Keluarga dan Teman sekitar serta menyayangi semuanya, semakin umurnya berkah, pahalanya bertambah, segala urusan dimudahkan oleh NYA ……, Amin.

Sebuah cerita/omongan/pandangan atau yang lain sajalah…. yang penting hanyalah cerita yang mungkin tidak begitu penting bagi banyak orang, tapi ….. juga mungkin juga penting bagi sedikit orang.

Singkat cerita ……
Setiap kali saya datang ke sebuah pesta ulang tahun, saya selalu terpesona dengan suasananya.
Ada banyak orang yang berpakaian bagus-bagus. Dekorasi yang meriah dan kelap-kelip. Banyak balon dan bunga. Banyak makanan dan minuman. Musik. Hadiah. Dan tawa pada raut-raut bahagia.

Kejutan dari Teman2 KBK Puskesmas Mojoagung

Setiap kali saya mempersiapkan diri untuk menghadiri sebuah undangan perayaan ulang tahun, saya selalu berkata pada diri saya sendiri, “Jangan datang dengan membawa otak filsufmu. Tinggalkan saja sebentar dirumah, dan bersenang-senanglah!”
Kemudian saya menjelma menjadi tamu yang turut berbahagia untuk si tuan rumah, dan membaur dengan undangan lainnya.

Kemudian, saatnya tiba waktu untuk pulang ke rumah, saya kembali menjelma menjadi seorang pemikir yang menyebalkan dan iritating.

Saya berpikir, mengapa? Mengapa ungkapan Happy Birthday yang seharusnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Selamat Hari Lahir berubah menjadi Selamat Ulang Tahun? Mengapa harus Ulang Tahun? Mengulang tahun yang sudah berlalu? Bisakah?

Apa esensinya untuk turut berbahagia di pesta ulang tahun? Berbahagia karena sebenarnya kita merayakan berkurangnya umur si tuan rumah? Berbahagia karena sesungguhnya waktu kita bersama si tuan rumah semakin sedikit di dunia ini?
Apa yang membuat kita tertawa? Apa yang sebenarnya dirayakan?

dr. SRIWULANI SUMARGO, Sp.Rad, M.Kes. merayakan ULTAH

Hari lahir memang hanya bisa diperingati setahun sekali. Kecuali yang lahir pada tahun kabisat yang dirayakan setiap empat tahun sekali. Ngomong-ngomong, hitungan umurnya bagaimana ya? Setiap empat tahun bertambah satu atau bertambah empat? Lalu apakah diluar tahun kabisat hari lahir mereka dirayakan di tanggal 1 Maret atau bagaimana?

Oh, kembali ke peringatan setahun sekali itu. Ataukah yang dirayakan sebenarnya adalah ternyata, kita masih diberi kesempatan untuk menjalani hari lahir kita di tahun ini, yang juga berarti sebenarnya kita telah berhasil melalui satu tahun dari ulang tahun kita yang telah lalu dengan selamat dan baik-baik saja. Yakinkah?

Wah, dari satu ungkapan yang terdiri dari tiga kata bisa mempertanyakan banyak hal.
Semua ini hanya saya dan pertanyaan yang berputar di kepala saya saja.

Sekali lagi saya dan teman-teman KBK Puskesmas Mojoagung, menghaturkan spesial buat …. Bu Lani

5 Jangan !!!

Selamat karena telah berhasil merayakan satu kali lagi hari kelahirannya. Dan jangan lupa, waktu kita di dunia semakin berkurang. Maka isilah setiap waktu yang kita miliki dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

Upload by : Aziz

Delegasi WSP (Water and Sanitation Program) Negara LAOS berkunjung ke Puskesmas Mojoagung

Tag

Puskesmas Mojoagung menuju ODF

Setelah pada Tahun 2010 lalu, Puskesmas Mojoagung kedatangan tamu istimewa Bill and Melinda Gates Foundation terjun langsung ke lapangan di Desa Dukuhmojo Kec. Mojoagung Kab. Jombang untuk melihat lebih dekat penerapan program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan ODF (Open Defecation Free) atau tidak BAB di sembarang tempat.
Kini giliran delegasi WSP (Water and Sanitation Program) Laos yang belajar ke Jombang, rombongan delegasi WSP Laos tiba di kota santri didampingi oleh Kementrian Kesehatan RI dan perwakilan UNICEF Laos. Wakil Bupati Jombang, Widjono Soeparno menyambut hangat rombongan di ruang rapat Wabup serta ditemani jajaran Kepala Dinas Kabupaten Jombang.

Di provinsi Dr.Van Kongkoe yang terdiri dari 10 district (setingkat kota/kabupaten, red), ada sekitar 600 desa. Dari 600 desa tersebut baru 6 desa yang sudah menerapkan program STBM.

Banyak hal yang menjadi bahan dialog pagi itu, terkait pendanaan program, pemicu keberhasilan program serta bagaimana merubah perilaku masyarakat untuk sadar dan mengerti akan kebersihan lingkungan. Dr.Van Kongkoe juga sempat menanyakan apakah program STBM ini juga disupport oleh dana APBD. Hal tersebut dijawab dr.Suparyanto, Kepala Dinas Kesehatan Jombang. “Memang kita ada bantuan dari dana APBD sebesar 300 juta rupiah, namun yang kembali justru lebih besar hingga 1,7 Milyar. Ini berkat keseriusan masyarakat untuk mensukseskan program” tegasnya.

Sejak 2008 lalu, program STBM yang didanai oleh World Bank (Bank Dunia, red) telah dijalankan di beberapa desa. Hasilnya, dari survey lapangan yang dilakukan Dinas Kesehatan, kasus diare yang ditemukan turun drastis. “Ini kurva penurunan terjadinya kasus diare di Jombang dari tahun 2008 sampai 2010” kata Suparyanto sembari menunjuk dinding yang digunakan sebagai layar proyektor.

Paparan Suparyanto membuat rombongan WSP Laos makin ingin tahu seluk beluk keberhasilan program STBM di kota santri. Terjerat rasa penasaran yang mendalam, rombongan melanjutkan untuk study lapangan di desa Temuwulan Perak. Di balai desa, mereka dipertemukan dengan kader lingkungan yang berhasil menggerakkan warga desa untuk tidak BAB sembarangan..

Rombongan Delegasi WSP-LAOS

Tiba di Puskesmas Mojoagung pada Kamis (31/3) siang jam 14.30 WIB.
Dr. Van Kongkeo, Deputy Director Champasack Provincial Health Department (setingkat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, red.) yang memimpin rombongan membuka dialog dengan ucapan selamat pagi. “Selamat Siang, we are from Laos, need to learn everything about CTSL or STBM programme in Jombang” ujar pria yang meraih gelar doktor di Jerman ini.

Dr. Van Kongkoe (Ketua Rombongan Delegasi WSP-LAOS)

Penyambutan awal dibuka oleh Kepala Puskesmas Mojoagung dengan singkat profil Puskesmas Mojoagung serta Program Kesehatan yang salah satunya Program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) yang juga menjadi salah satu misi Bapak Camat Mojoagung, dimana di Tahun 2011 Kecamatan Mojoagung menuju ODF (Open Defecation Free).

Dokter Muda UNAIR membuka acara Penyambutan

Ketika Kepala Puskesmas Mojoagung memperlihatkan dokumentasi kepada rombongan tamu bahwa bagaimana proses awal pihaknya bersama Tim SToPS menjadikan wilayah kerja Puskesmas Mojoagung menuju ODF, mereka sangat kagum karena mereka menganggap usaha kami adalah memang pada dasarnya menciptakan masyarakat yang nantinya bisa mandiri dalam hal kebersihan diri dan lingkungannya. Berbagai macam usaha dilakukan oleh Tim SToPS Puskesmas Mojoagung dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat yaitu :
1. Ikut serta dalam pertemuan rutin pengajian jama’ah Tahlil dan Yasin
2. Musyawarah Desa
3. Pertemuan rutin Kader di Puskesmas Mojoagung

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. berinteraksi dengan Rombongan Delegasi WSP LAOS

Yang lebih menarik dari program SToPS (Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi) atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan ODF (Open Defecation Free) atau tidak BAB di sembarang tempat di wilayah kerja Puskesmas Mojoagung adalah antusiasme masyarakat untuk dapat menciptakan lingkungannya sendiri menjadi bersih dan sehat dengan cara arisan untuk membuat jamban sehat, karena tidak mudah mengubah pola hidup masyarakat untuk menjadi lebih baik dan sehat.

Sempat terjadi dialog panjang dengan Kepala Puskesmas Mojoagung dan Tim SToPS serta staf Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, sebelum akhirnya  jam 16.30 WIB rombongan WSP Laos dan Kementrian RI meninggalkan Puskesmas Mojoagung untuk meneruskan perjalanan ke Surabaya.

Sumber :

http://www.djombang.com

Tim SToPS Puskesmas Mojoagung

Thanks for : Dokter Muda UNAIR (Ruthfi Adriana & Aresta Vita Satria, dkk)

Upload by : Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

Pelatihan bagi Karyawan Purna Bhakti dan Purna Bhakti Dini PT. Gudang Garam Tbk. – Kediri

dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. memberikan materi kepada peserta pelatihan

Untuk yang kesekian kalinya bahwa Puskesmas Mojoagung mendapatkan penyematan sebuah kepercayaan dari institusi luar sebagai Pembicara. Singkat cerita bahwa awal komunikasi antara pihak Manajemen PT. Gudang Garam Tbk. dengan Puskesmas Mojoagung berawal dari kemudahan dalam mencari informasi di internet. Singkat cerita bahwa pihak Manajemen PT. Gudang Garam Tbk. Kediri merangkai suatu acara yang intinya adalah bagaimana nantinya Karyawan Purna Bhakti dan Purna Bhakti Dini PT. Gudang Garam Tbk. – Kediri dapat lebih mandiri setelah purna bhaktinya, salah satunya adalah program kesehatan.

Kepala Puskesmas Mojoagung dengan Pihak Panitia Pelatihan

Pada awal bulan Pebruari 2011 kemarin Puskesmas Mojoagung mendapat kiriman E-mail dari pihak Manajemen PT. Gudang Garam Tbk. (Bpk. Iwhan ) dengan memberikan informasi dalam bentuk tawaran sebagai pembicara dalam hal kesehatan secara herbal dan modern. Dalam hal ini memang jauh dari sebelumnya bahwa Tim Pelatihan Herbal Puskesmas Mojoagung sudah sering diundang oleh institusi luar untuk sebagai narasumber. Ternyata kegiatan yang selama ini kami hanya menganggap sebagai cerita manis saja di website Puskesmas Mojoagung,  tercium bau harum oleh pihak Manajemen PT. Gudang Garam Tbk. dan ternyata Ending-nya buah manis itu bisa kita nikmati.

Komunikasi awal yang terjalin adalah MOU (Memorandum Of Understanding ) yang sempat alot karena terjadi miscommunication yang mungkin dikarenakan terjalinnya komunikasi jarak jauh. Dah akhirnya awal Bulan Maret kemarin pihak Manajemen PT. Gudang Garam Tbk. – Kediri, berkenan hadir langsung di Puskesmas Mojoagung untuk menjelaskan MOU secara detail. Disini kontrak kerja yang terjalin adalah sampai 1 tahun, dengan jadwal kegiatan untuk Puskesmas Mojoagung tiap 1 bulan 1 – 2 kali sebagai narasumber.

TIM PELATIHAN PUSKESMAS MOJOAGUNG

BAGI KARYAWAN PURNABHAKTI PT. GUDANG GARAM Tbk. KEDIRI

TAHUN 2011

NO NAMA / NIP JABATAN
1. dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. Kepala Puskesmas
2. dr. Agustina Mufidah Dokter
3. dr. Diani Arisandhi Dokter
4. Sumantri, AMd.Akp, S.Psi, S.Pd. Akupunkturis & Herbalis
5. R. Happy Yuliasari, S.Farm, Apt. Apoteker
6. Nur Farida Handayani, Amd.Gizi Nutrisionis
7. Me’in Yuliana, Amd.Gizi Nutrisionis
8. Abdul Aziz, Amd.Per.Kes. Perekam Medis
9. Mulyono Driver
10. Sartono Driver

Dalam kegiatan yang telah disusun, di awali kemarin pada Hari Minggu tanggal 13 Maret 2011 dengan Tim Pelatihan yang berangkat :

1. dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes. (Kepala Puskesmas Mojoagung)

2. Sumantri, AMd.Akp, S.Psi, S.Pd. (Akupunkturis & Herbalis)

3. Nur Farida Handayani, AMd.Gizi (Nutrisionis)

4. Abdul Aziz, AMd.Per.Kes. (Perekam Medis)

5. Mulyono (Driver)

6. Marimun (Perlengkapan)

Jadwal presentasi jam 14.00 WIB dengan diawali pembukaan oleh Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad,M.Kes,) menjelaskan tentang rontgen, kemudian …

Bpk. Sumantri, AMd.Akp, S.Psi, S.Pd. memaparkan materi Kesehatan Lansia

Dilanjutkan oleh Bpk. Sumantri, AMd.Akp, S.Psi, S.Pd. memaparkan masalah penyakit lansia, herbal dan praktek akupunktur untuk penyakit nyeri. Kemudian…

Nur Farida Handayani, AMd.Gizi memberikan penjelasan tentang Gizi Usila kepada peserta pelatihan

Diteruskan oleh Nur Farida Handayani, AMd.Gizi yang memaparkan tentang gizi Usila, Obesitas dan Osteoporosis.

Sebagai penutup acara yang menyegarkan adalah Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad,M.Kes,) memberikan acara guyonan yang mengolah kreatifitas dan pikiran karena berupa tebak-tebakan yang menyerupai puccle, dan ternyata tidak ada satu pun jawaban yang benar yang terlontar dari peserta dan panitia pelatihan karena begitu rumitnya.

Driver Handal Tim Pelatihan Puskesmas Mojoagung

Untuk kisah selanjutnya, tunggu tanggal mainnya ……… Pasti lebih seru !!!!

Upload by :

Abdul Aziz (medical record)

Kunjungan Dinas Puskesmas Omben Kabupaten Sampang untuk Puskesmas Mojoagung

Tag

(dr. Lilik Suryani, dr. Hj. Titin Hamidah & dr. Sriwulani S, Sp.Rad,M.Kes.) - (kiri-kanan)

Pada Hari Jum’at tanggal 4 Maret 2011 Puskesmas Omben Kab. Sampang melakukan kunjungan dinas ke Puskesma Mojoagung. Karena selama ini Puskesmas Omben hanya dapat melihat Puskesmas Mojoagung lewat dunia maya (internet). Ini merupakan dampak positif dari kemajuan ilmu teknologi sekarang, banyak kemudahan untuk memperoleh informasi yang kita inginkan.

Keluarga Besar Karyawan (KBK) Puskesmas Mojoagung, menghaturkan terima kasih atas kepercayaan Puskesmas Omben – Kab. Sampang kepada Puskesmas Mojoagung Kab. Jombang karena telah sudi untuk berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Staf Puskesmas Omben

Memang sangat penting untuk dipahami bahwa suatu institusi kesehatan dalam organisasi pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam rangka memenuhi kewajiban dalam tugas, fungsi dan wewenang.

Dalam menjalin silaturahim dan mengakrabkan kedua pihak, Kepala Puskesmas Omben (dr. Hj. Titin Hamidah) memperkenalkan diri dengan didampingi oleh 20 stafnya. Begitu juga Kepala Puskesmas Mojoagung (dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes.) secara sekilas menjelaskan porfil Puskesmas Mojoagung.

Serah Terima Cinderamata

Studi banding merupakan salah satu metode dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan sehingga kualitas manajemen dan pelayanan menjadi lebih baik. Kegiatan Sharing ini dalam dilaksanakan dengan pertukaran informasi kedua belah pihak dan penerapannya. Sehingga dapat menciptakan pola pikir yang baik bagi petugas demi perbaikan pelayanan dan memperoleh pengalaman dan memahami dalam penerapan pelayanan perorangan maupun masyarakat.

Untuk kesempatan ini, Keluarga Besar Karyawan (KBK) Puskesmas Mojoagung selalu berbenah untuk menuju yang lebih baik, oleh karena itu mohon maaf kepada Puskesmas Omben Kab. Sampang apabila terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam hal penyambutan ataupun tempat.

Sharing di Poli Gigi

Semoga sukses selalu untuk Puskesmas Omben dan Puskesmas Mojoagung, Amin

Upload by :
Abdul Aziz (medical record)

Bhakti Sosial Operasi Katarak di Puskesmas Mojoagung

Drs. H. Widjono Soeparno, M.Si. (Wakil Bupati Jombang)

Rasa bangga dan gembira ternyata Puskesmas Mojoagung masih dipercaya untuk menggelar acara Bhakti Sosial Operasi Katarak oleh PT. Pertamina Regional V Jawa Timur dalam rangka HUT ke-53 Tahun 2010, yang juga bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-46 Tahun 2010. Dinas Kesehatan Kab. Jombang mengadakan se-abrek acara yang salah satunya adalah Kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak yang diadakan di Puskesmas Mojoagung.

dr. SUPARYANTO, M.Kes (Ka.Din.Kesehatan Kab. Jombang)

Antusiasme masyarakat Jombang dalam menyambut Hari Kesehatan Nasional ke-46 Tahun 2010, terbukti dengan hasil screening pasien operasi katarak pada tanggal 2 Nopember 2010 sejumlah±150 pasien kemudian yang berhasil di operasi pada hari Kamis Tanggal 11 Nopember 2010 sebanyak 80 pasien. Dengan tanpa diduga-duga ternyata Puskesmas Mojoagung memiliki seorang artis biduan mempunyai bakat menyanyi dan bakat itu akhirnya dilantunkan dengan merdunya untuk menyambut tamu undangan yang hadir…

dr. AGUSTINA MUFIDAH

sosok itu tidak lain seorang dokter yaitu Ibu dr. AGUSTINA MUFIDAH

”Saat seperti ini yang saya tunggu, karena biaya untuk operasi di luar tidaklah murah dan dengan adanya kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak ini Ibu saya bisa operasi matanya yang sebalah kiri, saya sangat berterima kasih pada semua pihak yang melaksanakan kegiatan ini” (tutur salah satu pengantar pasien operasi katarak-Mas Ridwan Ds. Carangrejo Kec. Kesamben Kab. Jombang).

drg. Khudri (Ka.Bag. UPMS PT. Pertamina V Jatim)

Puskesmas Mojoagung bekerjasama dengan PT. Pertamina Regional V Jawa Timur serta Tim Medis RS. Mata Fatma Sepanjang – Sidoarjo yang juga bertepatan dengan HUT PT Pertamina ke-53 dimeriahkan dengan menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar setiap tahunnya sejak Tahun 2007 yang di koordinatori oleh Bpk. Zainul Arifin, AMd.Kep. yang juga menjadi Tenaga Paramedis untuk Nakes Teladan 2010 di Puskesmas Mojoagung. Kemudian untuk Tenaga Medis sebagai Nakes Teladan adalah drg. Diana Roossumantri, M.Kes. dan Tenaga Kesehatan Masyarakat sebagai Nakes Teladan adalah M.Usman Effendi, ST.

FOTO BERSAMA NAKES TELADAN PUSKESMAS MOJOAGUNG

Dengan bangga kegiatan ini dihadiri oleh :
1. Bpk. Drs. H. Widjono Soeparno, M.Si. (Wakil Bupati Jombang)
2. Bpk. dr. Suparyanto, M.Kes. (Kepala Dinas Kesehatan Jombang)
3. GM. PT. Pertamina Regional V Jatim, diwakili oleh : Bpk. drg. Khudri (Kabag. Kesehatan UPMS V Jatim) beserta staf.

4. Direktur RS Mata Fatma Sidoarjo

4. Bpk. H. Saichu, SE (Komisi D DPRD Jombang)
5. Bpk. Drs. H. Masduqi Zakariya, M.Si.
6. Beserta undangan yang lainnya.

Ruang Operasi Puskesmas Mojoagung

Semoga kegiatan Bhakti Sosial ini bermanfaat untuk masyarakat Jombang dan sekitarnya serta menjadi salah satu penunjang keberhasilan Jombang untuk mewujudkan Visinya Menjadikan Masyarakat yang Sejahtera, Amin.

Upload by :
Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

DUA KEGIATAN YANG BERSAMAAN DI PUSKESMAS MOJOAGUNG …..

Tag

Puskesmas Mojoagung

Hari ini Selasa tanggal 2 Nopember 2010, Puskesmas Mojoagung menyelenggarakan 2 (dua) kegiatan yang bersamaan dan dapat dikatakan moment yang sangat penting serta merupakan hajadan rutinan tiap akhir tahun yang dilakoni oleh Puskesmas Mojoagung.

Screening "Operasi Katarak"

Yang pertama dalam rangka memeriahkan untuk menyambut Hari Kesehatan Nasional yang ke-46 Tahun 2010, dengan se-abrek2 acara salah satunya yang diadakannya adalah Bhakti Sosial Operasi Katarak. Pada hari ini pelaksanaan Operasi Katarak di Puskesmas Mojoagung bekerjasama dengan PT. Pertamina Regional Surabaya dan RS. Mata Fatma Sidoarjo, melaksanakan screening pada pasien operasi katarak. Kali ini pelaksanaan Bhakti Sosial Operasi Katarak dengan jumlah  100 pasien, dengan di koordinatori oleh Bpk. Zainul Arifin, AMd.Kep. (dkk).

[Ibu drg. Subandriyah (Wadir. RSUD Jombang) sebagai Auditor WQA & Ibu Mutoliatul Afidah, S.ST. (kepala Perawatan)

Yang kedua, Puskesmas Mojoagung kedatangan tamu istimewa yaitu TIM Verifikasi Sertifikasi ISO 9001:2008. Hal ini berkaitan dengan kelangsungan layak atau tidaknya dari sertifikat ISO yang selama ini telah disandang Puskesmas Mojoagung selama 3 tahun berturut-turut. Hari ini TIM Auditor WQA dari Surabaya yang di motori oleh Bpk. M. Husein Adi Saputro, ST beserta Ibu drg. Subandriyah (Wadir. RSUD Jombang) terlihat semangat berjuang untuk meng-Auditor dari Auditan Tim Pembesar ISO Puskesmas Mojoagung yaitu Kepala Puskesmas Mojoagung Ibu dr. Sriwulani Sumargo, Sp.Rad, M.Kes., Manager Representatif oleh Ibu Umaysaroh, S.ST., Koordinator AMI Ibu Susmajaningtyas, AMd.Rad, Secretary ISO Ibu drg. Diana Roossumantri, M.Kes. (dkk).

KARYAWAN PUSKESMAS MOJOAGUNG

Besar harapan kami, Semoga Puskesmas Mojoagung  layak menyandang predikat puskesmas ISO 9001:2008 Tahun 2010. Amin.

Dan acara Bhakti Sosial Operasi Katarak yang sedang berlangsung ”screening” berjalan lancar dan aman, Amin.

Puskesmas Mojoagung, Selalu di Hati ……………….

Upload by :
Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung Mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1431 H

السلام عليكم ورحمة الله وبركات

Mohon Maaf Lahir Batin

Dengan sifat-Nya sebagai Dzat Maha Pengasih Yang Tak Pilih Kasih lagi Maha Penyayang Yang Tak Pandang Sayang, Allah yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa senantiasa melimpahkan Karunia dan Nikmat yang tak terhingga kepada kita. Alhamdulillaahirobbil ‘aalamin. Puji syukur kita panjatkan kepada-Nya, yang dengan karunia-Nya pula kita dapat melaksanakan kewajiban ibadah puasa di bulan Ramadhan yang baru berlalu dan berlanjut dengan shalat Idul Fitri yang sebentar lagi kita laksanakan. Berjumpa dengan bulan Ramadhan, bulan seribu bulan, adalah dambaan setiap insan yang bertakwa dan kita berdo’a mudah-mudahan akan bertemu lagi bulan Ramadhan yang akan datang. Memetik pelajaran dari pengalaman melaksanakan tugas di bulan suci merupakan suatu kearifan. Pengalaman itu akan memberikan peningkatan atau nilai tambah kepada kita bahwa pelaksanaan tugas pada prinsipnya adalah ibadah. Dampak penerapan prinsip itu akan sangat luas pada nilai kehidupan, khususnya pada kualitas dan produktivitas kerja dalam konteks akuntabilitas yang hakiki di hadapan Allah SWT. Mudah-mudahan, kita semua termasuk golongan yang mendapatkan kemenangan dan peningkatan dalam Ketaqwaan, Amin. Demikian itu dalam tahapan pembuktian kearifan memetik pelajaran (lesson learned) dari ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dan memaknai Idul Fitri.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung mengucapkan : Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin

“Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

السلام عليكم ورحمة الله وبركات و

Upload By : Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

Tips Sehat Pemudik Lebaran dari Puskesmas Mojoagung

Selamat Mudik

Lebaran selalu identik dengan mudik atau pulang kampung. Untuk persiapan arus mudik lebaran yang tinggal 1 minggu lagi, ada beberapa tips sehat agar perjalanan mudik terasa menyenangkan dan selamat sampai tujuan.

Mudik lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia yang melibatkan jutaan orang dalam waktu yang relatif bersamaan. Ini merupakan kondisi matra, artinya penduduk berada pada kondisi diluar lingkungan kesehariannya.

Untuk persiapan Arus Mudik Lebaran 2010, Puskesmas Mojoagung menyiapkan Posko Kesehatan atau Unit Pelayanan Kesehatan di jalur mudik tepatnya di Pos Timbangan DLLAJ Desa. Tanggalrejo Kec. Mojoagung Kab. Jombang.

Namun kesiapan mudik juga harus dilakukan oleh pemudik itu sendiri. Pemudik harus bisa menjaga kesehatannya sendiri agar terhindar dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

“Kesiapan juga harus datang dari masyarakat atau pemudik itu sendiri. Para pemudik harus diberi informasi yang cukup bahwa untuk melaksanakan perjalanan yang jauh, kondisi fisik harus bugar meskipun puasa,” ujar Menteri Kesehatan RI, dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, saat meresmikan Apel Siaga Kesiapan Pelayanan Mudik Lebaran 2010 di Gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (27/8/2010).

TIPS SEHAT BAGI PEMUDIK LEBARAN

1. Pemudik harus berangkat dalam keadaan sehat dan fit serta sebaiknya pemudik jangan langsung melakukan perjalanan mudik setelah pulang kantor, karena sudah dalam keadaan lelah dan stres.
2. Bila pemudik memiliki penyakit tertentu, jangan lupa membawa obat-obatan bila harus mengonsumsi obat.
3. Berhati-hati membeli makanan di perjalanan dan biasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan selalu cuci tangan pakai sabun.
4. Kalau diperjalanan pemudik merasa lelah atau sakit, jangan ragu untuk berhenti di posko kesehatan yang telah disiapkan pemerintah.
Pelayanan di posko kesehatan arus lebaran semuanya gratis.
5. Berdo’a sebelum dan selama perjalan mudik.

Selamat Menempuh Perjalanan Mudik
Semoga Selamat Sampai di Tempat Tujuan, Amin.

Upload by : Abdul Aziz, AMd.Per.Kes.

KBK Puskesmas Mojoagung mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1431 H

Bagaimana sambutan anda ketika seseorang datang mengunjungi anda? Biasa saja, takut atau gembira? Tentunya berbeda-beda bergantung kepada siapa yang datang dan apa kira-kira tujuannya dan juga suasana hati anda. Mungkin anda akan menyambut tamu itu dengan gembira, karena anda berkeyakinan bahwa tamu harus disambut dengan ikhlas dan penuh rasa syukur. Tamu anda anggap sebagai pembawa berkah. Bahkan anda sudah siap jauh-jauh hari sebelum tamu itu datang. Semuanya anda lakukan agar tamu itu tidak kecewa. Atau, anda sambut tamu itu biasa saja. Anda menganggap bahwa tamu itu hal biasa dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat, maka anda menyambutnya biasa-biasa saja. Tanpa ada rasa senang atau takut. Akan tetapi, bisa jadi anda menyambut tamu itu dengan rasa takut. Ya, karena anda misalnya berhutang kepadanya, atau karena anda merasa bersalah, atau karena jangan-jangan tamu itu hendak memeras. Yang terakhir ini karena anda tahu bahwa sang tamu mengetahui rahasia anda.

Demikian pula umat manusia dalam menyambut bulan Ramadhan. Ada yang menyambutnya biasa-biasa saja. Yang biasa-biasa saja ada dua, yaitu yang biasa puasa dan yang biasa tidak puasa. Yang biasa tidak puasa, ya mereka akan tidak puasa. Mereka makan seperti biasa, seolah-olah bahwa bulan itu sama saja seperti bulan-bulan lain yang tidak ada kewajiban berpuasa. Mereka makan seperti biasa, baik di rumah ataupun di luar rumah tanpa rasa malu. Mereka juga tetap melakukan kebiasaan buruk mereka. Jika ada yang mengingatkan perilaku mereka, mereka akan menjawab itu bukan urusanmu dan bukan urusanmu, mengurus dirimu saja tidak becus. Dan mungkin masih banyak lagi kata-kata yang tidak sopan. Menghadapi orang Islam yang seperti ini, memang sudah menjadi kewajiban orang Islam lainnya untuk mengingatkan. Jika mereka tidak mau diingatkan apa boleh buat. Ada juga yang biasa berpuasa menyambutnya biasa-biasa saja, tanpa ekspresi. Ya, puasa kan sudah menjadi kebiasaan umat Islam, sehingga ketika bulan Ramadhan itu datang ya mereka puasa. Mereka puasa karena kebiasaan yang memang sudah biasa setiap tahunnya. Mereka ini biasanya kurang memahami arti puasa bagi mereka dan masyarakat. Mereka menganggap puasa sesuatu yang rutin, tidak ada keistimewaan apa-apa. Inilah puasanya orang-orang biasa. Orang-orang yang berpuasa seperti ini tidak ada upaya untuk memperdalam ilmu puasa, tidak ada upaya memperbaiki perilakunya sehari-hari dll. Mereka hanya menahan lapar dan haus, sementara perbuatan yang tidak baik tidak mereka tahan. Inilah puasa yang hanya mendapat lapar dan haus. Ada juga orang Islam yang takut akan Ramadhan. Takut karena mungkin tidak mampu berpuasa, atau takut tidak bisa makan dan minum bebas di siang hari, atau takut tidak bisa berperilaku seenaknya dll. Karena takut inilah, mereka menyambut bulan Ramadhan dengan enggan. Yang terakhir adalah golongan yang gembira menyambut bulan Ramadhan. Ya, karena mereka tahu bahwa bulan Ramadhan penuh dengan kebaikan. Mereka bahkan telah jauh-jauh hari menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut bulan yang suci ini. Mereka gembira dengan rasa syukur karena diberi kesempatan oleh Allah memasuki bulan itu. Mereka berdoa:”Ya, Allah sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan”. Mereka yang menyambut dengan gembira, tentunya selama bulan Ramadhan mereka melakukan berbagai kebaikan dan mengekang perbuatan yang dilarang oleh Allah. Mereka inilah yang beruntung. Golongan inilah yang mendapat rahmat dan hidayah Allah. Selain ketiga golongan ini, ada beberapa golongan antara. Misalnya, ada golongan umat Islam yang berusaha untuk menyambut bulan Ramadhan dengan gembira. Mereka ini, merupakan golongan yang mudah-mudahan Allah memberi rahmat dan hidayah-Nya.

Demikian pula, ketika Idul Fitri datang. Mereka yang menyambut bulan Ramadhan biasa saja, juga akan menyambut Idul Fitri dengan biasa saja. Kan, memang sudah menjadi kebiasaan setiap tahun. Mereka yang takut atau setengah takut atau enggan atau perasaan semacam itu akan menyambut Idul Fitri dengan gembira. Hari yang penuh kebebasan setelah mereka harus menahan lapar dan dahaga selama bulan Ramadhan. Mereka kemudian makan dan minum sepuas-puasnya, berpesta pora menyambut Idul Fitri. Golongan yang menyambut gembira bulan Ramadhan akan menyambut Idul Fitri dengan perasaan yang sedih. Mereka sedih, karena tidak tahu apakah mereka akan menemui atau tidak bulan Ramadhan tahun depan. Rasulullah SAW bersabda: ”Jika mereka mengetahui hikmah yang terdapat dalam bulan Ramadhan, niscaya mereka menghendaki agar semua bulan itu bulan Ramadhan”.

Nah, kita termasuk golongan yang mana? Mari kita instropeksi ke dalam diri kita masing-masing. Mari kita bertanya ke dalam diri kita masing-masing. Setelah itu, mari kita perbaiki puasa kita di sisa bulan Ramadhan ini. Mudah-mudahan Allah menerima puasa kita, Amien.

Keluarga Besar Karyawan (KBK)
UPTD Puskesmas Mojoagung

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1431 H.
Semoga Amal Ibadah kita diterima oleh Allah SWT, Amin.

Klik di sini :
1. RAMADHAN 1431 H (jadwal imsyakiyah daerah Surabaya & sekitarnya)
2. Doa Sesudah Sholat Tarawih & Witir (beserta Doa Niat & Buka Puasa)

Upload by : Abdul Aziz

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.