Puskesmas Mojoagung

Daftar Acara HKN Pke-45: Diselenggarakan oleh Puskesmas Mojoagung

In sekilas info on Oktober 13, 2009 at 8:31 pm

1. Donor Darah untuk umum

Pelaksanaan :

Hari   : Kamis

Tanggal     : 15 Oktober 2009

jam : 08.00 s/d 12.00 WIB

Tempat : Puskesmas Mojoagung

2. Seminar KESEHATAN

Tema : Pendidikan pencegahan dan penanganan penyakit metabolik

Pelaksanaan : Sabtu

Tanggal : 7November 2009

Jam : 08.00 s/d 12.00

Tempat : Gedung ” VIVA” Betek Mojoagung

Kontribusi : sebelum 7 Nov 2009 : Rp. 35.000 ,– (Beli 10 tiket gratis 1 tiket)

(On Place Rp.40.000,–)

Fasilitas : Seminar Kit ( Copy makalah, block note, bolpen, map) , Cek Gula darah GRATIS, Door Price menarik

Pembicara : dr. Miftah Sp.PD (Specialis Penyakit Dalam), dr. Sigit SpS (Specialis Syaraf), Ibu Farida AmG (Ahli Gizi Puskesmas Mojoagung)

Moderator : dr. Intan Nurswida

Info dan Pendaftaran hubungi : Ibu Juariyah (Puskesmas Mojoagung) 0321-495048

email : puskesmas.mojoagung@gmail.com

3. Operasi Katarak GRATIS

Tempat : Puskesmas Mojoagung

Waktu pelaksanaan : Hub. Bapak Zainul Arifin Amd.Kep (Puskesmas Mojoagung) 0321-495048

4. Jalan Sehat Keluarga Besar Puskesmas Mojoagung

Waktu dan tempat : menyusul

PUSKESMAS MOJOAGUNG MEMPERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL (HKN) KE-45 TAHUN 2009

In sekilas info on Oktober 13, 2009 at 10:40 am
Puskesmas Mojoagung Memperingati HKN ke-45 Tahuun 2009

Puskesmas Mojoagung Memperingati HKN ke-45 Tahuun 2009

Dengan acara tradisi tahunan yang dikemas dengan sederhana dan meriah, Puskesmas Mojoagung mempersembahkan serangkaian acara dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2009, yaitu ; Kegiatan Sosial Donor Darah, Lomba Menu Gizi Buruk (Bidan Desa WilKer Puskesmas Mojoagung), Jalan Sehat (untuk masyarakat umum), Operasi Katarak (gratis tanpa syarat), Seminar Medis ”Pendidikan, Pencegahan dan Penanganan Penyakit Metabolik”, dan Resepsi HKN.

Puskesmas Mojoagung bertekad menjadi pusat pelayanan kesehatan yang terdepan sekaligus menjadi pusat pemberdayaan kesehatan masyarakat, berupaya memfasilitasi percepatan pencapaian derajat kesehatan setinggi-tingginya bagi seluruh penduduk di wilayah kerja mojoagung. Melalui inovasi-inovasi dan peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas kepada masyarakat serta sekaligus senantiasa memberdayakan masyarakat pedesaan secara sukarela dan gotong-royong supaya masyarakat sadar dan siap siaga akan kesehatan dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Hari kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November oleh setiap insan kesehatan di Indonesia akan bisa menjadikan tonggak dan semangat untuk lebih ikhlas dan bekerja keras  meningkatkan pelayanan kepada tercapainya derajat kesehatan yang optimal. Puskesmas Mojoagung tahun 2009 ini ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan HKN ke 45 sebagai upaya untuk menunjang tugas dan fungsinya.

Semoga kegiatan HKN ke-45 dapat menjadikan motivasi  puskesmas mojoagung untuk lebih menjadi pusat pelayan bagi upaya kesehatan masyarakat mojoagung secara paripurna ke depan.

Informasi lebih lanjut hubungi :

Telp. (0321) 495048

E-mail : puskesmas.mojoagung@gmail.com

http://puskesmasmojoagung.wordpress.com/

 

Updated by : Abdul Aziz, AMd. Per.Kes.

Makna Idul Fitri

In sekilas info on September 18, 2009 at 10:35 am

بسم الله الر حمن الر حيم

السلام عليك

Keluarga Besar Puskesmas Mojoagung

Keluarga Besar Puskesmas Mojoagung

Bagi muslim yang diterima puasanya karena mampu menundukan hawa nafsu duniawi selama bulan Ramadhan dan mengoptimalkan ibadah dengan penuh keikhlasan, maka Idul Fitri adalah hari kemenangan sejati, dimana hari ini Allah Swt akan memberikan penghargaan teramat istimewa yang selalu dinanti-nanti oleh siapapun, termasuk para nabi dan orang-orang shaleh, yaitu ridha dan magfirahNya, sebagai ganjaran atas amal baik yang telah dilakukannya.

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung

Keluarga Besar Karyawan Puskesmas Mojoagung

Allah Swt juga pernah berjanji, tak satupun kaum muslimin yang berdoa pada hari raya Idul Fitri, kecuali akan dikabulkan. Pertanyaannya, kira-kira puasa kita diterima apa tidak? Atau yang kita lakukan ini hanya ritual-simbolik, sebatas menahan lapar dan haus, seperti yang pernah disinyalir Nabi Muhamad Saw? Jawabnya, Allahu ‘alam, kita tak tahu sejatinya. Tapi menurut para ulama, ada beberapa indikasi, seseorang dianggap berhasil dalam menjalankan ibadah puasa: ketika kualitas kesalehan individu dan sosialnya meningkat. Ketika jiwanya makin dipenuhi hawa keimanan. Ketika hatinya sanggup berempati dan peka atas penderitaan dan musibah saudaranya di ujung sana. Artinya penghayatan mendalam atas Ramadhan akan membawa efek fantastik, individu, maupun sosial. Penghayatan dan pengamalan yang baik terhadap bulan ini akan mendorong kita untuk kembali kepada fitrah sejati sebagai makhluk sosial, yang selain punya hak, juga punya kewajiban, individu dan sosial. Sudahkan kita merasakannya? Itulah rahasia kenapa selamat hari raya Idul Fitri seringkali diakhiri dengan ucapan Minal ‘Âidîn wal Faizîn (Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali pada fitrah sejati manusia dan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat). Selain sebagai doa dan harapan, ucapan ini juga bak pengingat, bahwa puncak prestasi tertinggi bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa paripurna, lahir dan bathin, adalah kembali kepada fitrahnya (suci tanpa dosa). Makna Idul Fitri Sejak Idul Fitri resmi jadi hari raya nasional umat Islam, tepatnya pada tahun II H. kita disunahkan untuk merayakannya sebagai ungkapan syukur atas kemenangan jihad akbar melawan nafsu duniawi selama Ramadhan. Tapi Islam tak menghendaki perayaan simbolik, bermewah-mewah. Apalagi sambil memaksakan diri. Islam menganjurkan perayaan ini dengan kontemplasi dan tafakur tentang perbuatan kita selama ini. Syeikh Abdul Qadir al-Jailany dalam al-Gunyah-nya berpendapat, merayakan Idul Fitri tidak harus dengan baju baru, tapi jadikanlah Idul fitri ajang tasyakur, refleksi diri untuk kembali mendekatkan diri pada Alah Swt. Momen mengasah kepekaan sosial kita. Ada pemandangan paradoks, betapa disaat kita berbahagia ini, saudara-saudara kita di tempat-tempat lain masih banyak menangis menahan lapar. Bersyukurlah kita! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

KBK
تقبل الله منا ومنك
Selamat hari raya idul fitri 1430H.
Mohon maaf lahir dan bathin ya..

Uploaded by : Abdul Aziz, AMd. Per.Kes.